Bagaimana aku bisa berpaling darinya,sementara dari pertama kali aku melihatnya sampai sekarang dia menjadi milik ku dia tetap sama!!
Alya menuruni anak tangga satu persatu. Ia keluar dari kamar karna sudah merasa bosan dikamar. Apalagi arif tidak kembali ke kamar lagi setelah mengantarkan sarapan tadi. Entah pergi kemana laki laki itu yang pasti alya ingin mencari nya sekarang.
"Mas" panggil alya.
Ia tak mendapati jawaban dari laki laki itu. Alya pergi ke dapur untuk untuk minum,karna merasakan tenggorokannya yang kering.
Ia mendengar gemericik air dari halaman belakang. Ia pergi kesana untuk memastikan siapa yang berada dihalaman belakang.
Alya tersenyum ketika mendapati siapa yang berada di halaman belakang itu. Tapi senyum nya lenyap tergantikan dengan raut heran. Pasalnya arif saat ini sedang mencuci motor besar,ia tidak pernah sama sekali melihat motor itu.
"Mas" panggil alya.
Arif menoleh dan tersenyum ketika mendapati alya berada didepan pintu.
"Kenapa gak istirahat,hm?"
"Ini punya siapa?" Alya tidak menjawab pertanyaan arif,ia malah balik bertanya.
"Punya mas"
"Kenapa?"
"Kok alya gak pernah tau,lagian mas kan santri kok punya motor beginian" ucap Alya.
"Loh,emang santri gak boleh punya motor kayak gini?"
"Ya boleh si,tap..."
"Besok kita jalan jalan pake motor ini kalo kamu udah sembuh,mau?" Tawar arif.
"Mau" jawab Alya antusias. Lagipula ia sudah lama tidak jalan jalan menggunakan motor,karna dulu ayah sangat melarangnya.
"Sekarang kamu masuk istirahat lagi,biar cepet sembuh" ucap Arif sembari menyudahi kegiatannya mencuci motor,dan mengajak alya untuk masuk.
"Bunda kapan pulang mas?" Tanya alya.
"Besok bunda sama ayah pulang,mereka cuma 1hari diluar kota" ujar arif.
//
Mereka saat ini sudah berada di teras kamar milik alya. Arif sedang menikmati teh manis nya sementara alya sedang menikmati jus mangga nya.
"Kita kapan pulang mas?" Tanya gadis itu.
"Kalau kamu udah sembuh kita bisa langsung pulang"
"Kenapa gak sekarang?"
"Kamu udah sembuh"
"Udah"
"Kalau gitu nanti waktu bunda sama ayah sudah pulang kita pamit,ya?"
"Iya"
"Mas tau gak?" Tanya alya tiba tiba.
"Hm?"
"Dulu alya suka liatin mas Arif diem diem dari sini loh" ujar nya.
"Mas tau" jawab arif dengan enteng.
"Hah?"
"Kok mas Arif bisa tau?" Tanya alya.
"Yang pertama mas tau karna mas pernah gak sengaja liat kamu subuh2 diteras kamar"
"Yang kedua?"
"Yang kedua ayah yang ngasih tau"
"Ayah ngasih tau apa?"
"Kepo" jawab arif sambil mencubit gemas hidung alya.
"Dih"
"Ternyata dulu kamu pengagum rahasia mas ya?" Goda arif
"Ya bisa dibilang gitu" jawab Alya enteng.
"Sekarang seneng gak doa nya udah dikabulin sama ALLAH?"
"Seneng bangetttt" ucap Alya kemudian memeluk erat arif.
"Gemes punya suami kayak mas arif"
Tamat
Gak gak candaaaa🤣
Latian aja dulu yekannn🤣🤝🏻👍🏻
Kalian mau sad end or happy end?🤔
1 part lagi aku up nanti malam ya,see youuuuuuu🤗
Jangan lupa jadi anak baik!!
KAMU SEDANG MEMBACA
Hayy Mas Santri(On Going)
Novela Juvenil"Terimakasih untuk hal baik dikala itu mas" Alya Uzma Taqiyya Memendam rasa kagum kepada seseorang secara diam diam itu tidak salah, selama kamu menyertakan Allah didalam nya>< Pedam saja rasa itu dalam dalam dengan sebaik baik nya,maka kelak akan a...
