Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
🦋.🦋.🦋
Jaemin memeluk erat bantal yang pernah di gunakan oleh hyunjin . Mujur wangian gadis itu masih belum hilang . Sementara duvet yang pernah menyelimuti tubuh isterinya di menutupi seluruh tubuh .
" I miss you , babygirl . "
" Really miss you . . . so damn much ."
Bibirnya yang menempel pada bantal empuk itu bergerak sesuai dengan kata - kata yang di tutur . Bergenang air matanya kerana rindukan hyunjin .
Rasa tidak lengkap dirinya bila gadis itu tiada di sisi . Rasa tidak ceria harinya bila tidak mendengar gelak tawa hyunjin .
Semuanya menjadi serba tidak kena kerana hyunjin .
Jaemin melepaskan tangisan yang di tahan sejak tadi . Pelukan pada bantal itu semakin di eratkan . Setiap titisan air matanya terkena pada bantal itu .
Memorinya bersama hyunjin terimbau kembali . Betapa bahagianya mereka dahulu . Sehinggakan dalam fikirannya hanya di penuhi dengan hyunjin .
" jaemin-shii . . "
Wajah yang tersembam tadi terus di angkat saat terdengar suara gadis kesayangannya . Dia terkedu . Hyunjin sedang baring mengiring menatapnya .
" s-sayang . . . "
Tangannya cuba untuk menyentuh pipi itu , namun tidak sempat kerana hyunjin menghilang begitu sahaja .
Sekarang , baru lah dia sedar . Bahawa yang tadi hanyalah bayangannya .
" kalau aku mati . . . "
sekali lagi suara gadis itu terngiang di telinganya . Jaemin menggelengkan kepala laju .
" aku tak benarkan kau tinggalkan aku ."
" can't you feel it ? My heart just beat for you ."
lagi dan lagi .
Terngiang bagaimana suara lunak hyunjin memanggil namanya , tertawa riang bersama dengannya sehinggalah semuanya terhapus begitu sahaja sejak perkahwinan mereka mula mengalami krisis .
" Congrats , jaem ."
" You hurt me . . . "
" Deep inside . "
" c-ceraikan saya , jaemin ."
Dadanya di pukul . Sakit bila mendengar perkataan itu keluar dari bibir hyunjin . Sakit bila gadis itu memintanya membuat perkara yang dia tidak ingin buat .
"she's my first love . Aku still tak dapat lupakan dia even aku dah ada kau ."
" Maaf sebab masih mencintai rachel ."
Dia masih ingat perubahan wajah hyunjin saat dia melontarkan ayat tersebut . Ingin sekali dia menyeka setiap linangan air mata yang mengalir di pipi mulus itu .
Namun kerana egonya lebih besar , dia hanya sekadar membiarkan sahaja . Kerana serakahnya , dia telah menyakiti Na Hyunjin .
" kalau kau sedar nanti . . . "
" Aku nak sangat bagitahu , apa yang aku ucapkan , apa yang terjadi , semua tu hanya kepuraan . "
" A-aku menyesal ."
" Aku terlalu sayangkan kau , butterflies ."
" maaf sebab pembalasan dendam aku . . "
" kau yang terluka . "
🦋.🦋.🦋
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
Apa ii pun endingnya , silalah terima dengan hati yang terbuka keii ?? 😌
Korang sabar jap , tinggal beberapa chapter je agi pahtu ending .