enam puluh lima

343 68 48
                                        

🦋

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

🦋.🦋.🦋

Jaemin memeluk erat bantal yang pernah di gunakan oleh hyunjin . Mujur wangian gadis itu masih belum hilang . Sementara duvet yang pernah menyelimuti tubuh isterinya di menutupi seluruh tubuh .

" I miss you , babygirl . "

" Really miss you .  .  . so damn much ."

Bibirnya yang menempel pada bantal empuk itu bergerak sesuai dengan kata - kata yang di tutur . Bergenang air matanya kerana rindukan hyunjin .

Rasa tidak lengkap dirinya bila gadis itu tiada di sisi . Rasa tidak ceria harinya bila tidak mendengar gelak tawa hyunjin .

Semuanya menjadi serba tidak kena kerana hyunjin .

" sayang , tolonglah sedar .  .  . a-aku takut kau tinggalkan aku .  .  . "

" kenapa kau buat aku macam ni ? "

" perlu ke seksa aku sampai macam ni sekali ?"

Jaemin melepaskan tangisan yang di tahan sejak tadi . Pelukan pada bantal itu semakin di eratkan . Setiap titisan air matanya terkena pada bantal itu .

Memorinya bersama hyunjin terimbau kembali . Betapa bahagianya mereka dahulu . Sehinggakan dalam fikirannya hanya di penuhi dengan hyunjin .

" jaemin-shii .  . "

Wajah yang tersembam tadi terus di angkat saat terdengar suara gadis kesayangannya . Dia terkedu . Hyunjin sedang baring mengiring menatapnya .

" s-sayang .  .  . "

Tangannya cuba untuk menyentuh pipi itu , namun tidak sempat kerana hyunjin menghilang begitu sahaja .

Sekarang , baru lah dia sedar . Bahawa yang tadi hanyalah bayangannya .

" kalau aku mati .  .  . "

sekali lagi suara gadis itu terngiang di telinganya . Jaemin menggelengkan kepala laju .

" aku tak benarkan kau tinggalkan aku ."

" can't you feel it ? My heart just beat for you ."

lagi dan lagi .

Terngiang bagaimana suara lunak hyunjin memanggil namanya , tertawa riang bersama dengannya sehinggalah semuanya  terhapus begitu sahaja sejak perkahwinan mereka mula mengalami krisis .

" Congrats , jaem ."

" You hurt me .  .  . "

" Deep inside . "

" c-ceraikan saya , jaemin ."

Dadanya di pukul . Sakit bila mendengar perkataan itu keluar dari bibir hyunjin . Sakit bila gadis itu memintanya membuat perkara yang dia tidak ingin buat .

"she's my first love . Aku still tak dapat lupakan dia even aku dah ada kau ."

" Maaf sebab masih mencintai rachel ."

Dia masih ingat perubahan wajah hyunjin saat dia melontarkan ayat tersebut . Ingin sekali dia menyeka setiap linangan air mata yang mengalir di pipi mulus itu .

Namun kerana egonya lebih besar , dia hanya sekadar membiarkan sahaja . Kerana serakahnya , dia telah menyakiti Na Hyunjin .

" kalau kau sedar nanti .  .  . "

" Aku nak sangat bagitahu , apa yang aku ucapkan , apa yang terjadi , semua tu hanya kepuraan . "

" A-aku menyesal ."

" Aku terlalu sayangkan kau , butterflies ."

" maaf sebab pembalasan dendam aku .  . "

" kau yang terluka . "

🦋.🦋.🦋

Apa ii pun endingnya , silalah terima dengan hati yang terbuka keii ?? 😌

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

Apa ii pun endingnya , silalah terima dengan hati yang terbuka keii ?? 😌

Korang sabar jap , tinggal beberapa chapter je agi pahtu ending .

Addicted : His ButterfliesTempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang