Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
🦋.🦋.🦋
Bibir hyunjin terkunci . Dia tidak dapat menyambung kata - katanya bila bibir lembut jaemin menempel bibirnya .
Baju tidur lelaki itu di genggam kuat . Selepas beberapa saat , baru lah soft kiss itu di leraikan oleh jaemin .
" Jangan sebut pasal mati ."
" Jaem , setiap manusia tetap akan mati kan ?"
Jaemin mendengus .
" Aku tak rela kau pergi , butterflies ."
" Tap- - - "
" Shut up, butterflies. Or I will kiss you roughly ."
Hyunjin terus mendiamkan diri . Bila jaemin sudah bersuara dengan serius , lebih baik dia diam . Perlahan dia merungkaikan pelukan di pinggang jaemin dan mula menjauh .
Dia mengiring membelakangi lelaki itu . Dia cuba untuk memejamkan mata namun tidak berjaya . Bibir di kemam rapat .
" sayang , i'm sorry ." Jaemin memeluk hyunjin dari belakang . Kepala gadis itu di cium lembut .
Bahu hyunjin mula terhinjut - hinjut . Teresak - esak menangis . Saat di rasakan jaemin ingin bangun , segera dia menghalang .
" Don't . Aku tak nak kau tengok aku menangis ."
Jaemin akur lalu memeluk gadis itu semula . Dia hanya senyap menunggu gadis itu tenang semula .
" Jaem ."
" yes ? "
" K-kalau . . "
" Babygirl , listen ! Aku akan buat apa sahaja supaya kau tetap ada di samping aku . Kau tahu kan aku tak boleh hidup tanpa kau sejak kau datang dalam hidup aku ? . . You are my priority , babygirl ."
🦋.🦋.🦋
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.