enam puluh sembilan

342 69 35
                                        

🦋

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

🦋.🦋.🦋

Pintu wad di kunci dari dalam . Dia inginkan waktu yang lama untuk bersama dengan hyunjin tanpa ada sesiapa yang menganggu .

Saat matanya terpandang sekujur tubuh kaku terbaring di atas katil hospital , hatinya menjadi sayu . Perlahan dia melangkah maju ke depan menghampiri hyunjin .

Kerusi di tarik , punggungnya di labuhkan di sana . Terasa dingin tangan kecil itu sebaik sahaja di sentuh olehnya .

" babygirl , i miss you . "

Setitis demi setitis air matanya mengalir ke pipi . Kekura tangan hyunjin di kucup lembut . Lama bibirnya mendarat di sana .

" babygirl , kau tak rindu aku ke ? Kenapa tak bangun lagi ? A-aku janji aku akan buat apa saja yang kau nak asalkan kau bangun , sayang . "

Nadanya sudah mulai kedengaran serak . Wajah pucat itu memenuhi penglihatannya matanya . Hanya suaranya dan bunyi mesin sahaja yang kedengaran .

" Tapi aku minta maaf , permintaan kau haritu aku tak dapat nak tunaikan .  .  . "

" A-aku sayang kau , wifey . "

" T-tak , aku terlalu sayangkan kau .  .  . "

" Aku tak akan sesekali lepaskan kau , babygirl . Kau nyawa aku . I can't live without you .  .  . "

Sekali lagi tangan yang dingin itu di kucup olehnya . Air matanya yang terkena pada kulit hyunjin di lap .

" s-sayang , jangan tinggalkan aku . Aku tak dapat bayang macam mana hidup aku kalau kau pergi . T-tolonglah , bagi aku peluang .  .  . "

" Aku janji aku takkan sakitkan kau lagi .  . Aku takkan lukakan kau lagi .  . A-aku dah berhenti jadi mafia macam yang kau suruh .  .  . Pasal rachel , dia bukan siapa - siapa .  Memang dia first love aku , tapi kau .  . Kau yang terakhir , Na hyunjin ."

" S-sayang , bangun lah . Aku rindu kau ."

Berulang kali jaemin memanggil nama hyunjin . Menyuruh agar gadis itu bangun dengan segera .

Berharap agar gadis itu membalas pegangan tangannya seperti selalu . Berharap agar hyunjin membalas setiap kata - kata yang di tutur olehnya .

Jaemin menunduk . Air matanya di seka . Dia mula berdiri , tubuh hyunjin di angkat sedikit di pindahkan ke tepi untuk memberinya ruang berbaring di sebelah gadis itu .

Jaemin mengiring . Dia melingkarkan tangannya di pinggang ramping itu . Matanya tidak lepas dari merenung wajah yang di rinduinya setiap malam .

" Kau nak tidur ya , sayang ? " tanya jaemin dengan nada yang lembut . Walaupun dia tahu hyunjin tidak akan menjawab , dia tetap ingin menyoalnya .

Dia sanggup di anggap gila , yang penting dia dapat bersama dengan gadis kesayangannya .

Dia mendekatkan wajahnya . Ubun - ubun hyunjin di kucup lembut .

" Tidur lah .  .  . Aku benarkan kau tidur .  . "

" Tapi jangan lama sangat ."

" Kalau kau sedang bermimpi indah sekarang , nikmatilah .  .  . Tapi aku minta sangat , jangan lupakan aku . " Bisik jaemin lagi sebelum matanya terpejam rapat .

🦋.🦋.🦋

THE END

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

THE END .

Addicted : His ButterfliesTempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang