Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
🦋.🦋.🦋
" You pasti ke tak nak buat operation ? Bukan haritu you dah setuju ? Kenapa ubah fikiran ?"
Dengan nada yang serius , yoona menyoal pada hyunjin .
" I bukan nak marah you ke apa tahu ? Sejujurnya I tak kisah pun kalau you tak nak buat operation tu . Tapi you kena fikir pasal hidup you juga . Takkan lah nak mengalah macam tu je ?"
Yoona menghela nafas panjang . Hyunjin langsung tidak bersuara . Dia mula memicit dahi .
" Macam ni lah . I beri masa you berfikir pasal ni selama tiga hari . Lepas tiga hari , you datang sini balik and bagitahu tentang keputusan you . How ?"
" Yoona , aku . . . "
" Hyunjin , jaemin akan mengamuk bila dengar You cakap macam ni ."
Mendengar nama jaemin meniti di bibir yoona , hyunjin meletuskan tawa kecil . Namun kedengaran sinis di pendengaran yoona .
" Why you gelak ? I buat lawak ke ?" Yoona mengangkat sebelah keningnya .
" Nope . Aku cuma rasa nak gelak je ." Nafi hyunjin . Sling beg berjenama Dior di capai lalu berdiri .
" Aku balik dulu lah ."
Yoona tidak membalas . Sebaliknya dia hanya menghantar pemergian hyunjin melalui ekor mata . Dari kelakuan hyunjin , dia pasti ada sesuatu yang tidak kena .
Tiba - tiba telefhone miliknya berbunyi . Tertera contact name Benjamin Leo di skrin .
" what do you want ?" Soal yoona setelah menjawab panggilan tersebut .
" macam mana ?"
" macam mana apa ?"
" Yoona , aku serius ."
Yoona berdecit . Keputusan pemeriksaan hyunjin sebentar tadi di tatap olehnya . Hasil dari pemeriksaan mengatakan bahawa keadaan hyunjin semakin parah .
" Is that rachel jeon ? " tanya yoona saat dia terdengar suara seorang perempuan .
" bukan urusan kau . Bagitahu aku macam mana keadaan dia sekarang ."
sudut bibir yoona ternaik melakar senyum sinis .
" You tanya lah wife you sendiri ."
Di sudut tempat yang lain , jaemin mendengus kasar . Marah apabila yoona sengaja mematikan panggilan . Pipinya di tolak dari dalam sambil melonggarkan ikatan tali leher .
" Leo , are you mad ? "
Jaemin memejam erat kelopak matanya bila jari - jemari runcing rachel bermain di sekitar dada bidangnya . Dia mencelik semula dan menangkap tangan kecil itu .
" Rachel . . . "
" hmm ? "
" Aku kena pergi . "
Raut wajah rachel berubah mendung . Perlahan dia menarik tangannya dari genggaman jaemin .
" it's okay . Pergilah ."
Tangan kasar lelaki itu mula naik mengelus lembut pipi rachel .
" i will be back ."
🦋.🦋.🦋
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.