empat puluh lapan

322 59 49
                                        

🦋

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

🦋.🦋.🦋


" You pasti ke tak nak buat operation ? Bukan haritu you dah setuju ? Kenapa ubah fikiran ?"

Dengan nada yang serius , yoona menyoal pada hyunjin .

" I bukan nak marah you ke apa tahu ? Sejujurnya I tak kisah pun kalau you tak nak buat operation tu . Tapi you kena fikir pasal hidup you juga . Takkan lah nak mengalah macam tu je ?"

Yoona menghela nafas panjang . Hyunjin langsung tidak bersuara . Dia mula memicit dahi .

" Macam ni lah . I beri masa you berfikir pasal ni selama tiga hari . Lepas tiga hari , you datang sini balik and bagitahu tentang keputusan you . How ?"

" Yoona , aku .  .  . "

" Hyunjin , jaemin akan mengamuk bila dengar You cakap macam ni ."

Mendengar nama jaemin meniti di bibir yoona , hyunjin meletuskan tawa kecil . Namun kedengaran sinis di pendengaran yoona .

" Why you gelak ? I buat lawak ke ?" Yoona mengangkat sebelah keningnya .

" Nope . Aku cuma rasa nak gelak je ." Nafi hyunjin . Sling beg berjenama Dior di capai lalu berdiri .

" Aku balik dulu lah ."

Yoona tidak membalas . Sebaliknya dia hanya menghantar pemergian hyunjin melalui ekor mata . Dari kelakuan hyunjin , dia pasti ada sesuatu yang tidak kena .

Tiba - tiba telefhone miliknya berbunyi . Tertera contact name Benjamin Leo di skrin .

" what do you want ?" Soal yoona setelah menjawab panggilan tersebut .

" macam mana ?"

" macam mana apa ?"

" Yoona , aku serius ."

Yoona berdecit . Keputusan pemeriksaan hyunjin sebentar tadi di tatap olehnya . Hasil dari pemeriksaan mengatakan bahawa keadaan hyunjin semakin parah .

" Is that rachel jeon ? " tanya yoona saat dia terdengar suara seorang perempuan .

" bukan urusan kau . Bagitahu aku macam mana keadaan dia sekarang ."

sudut bibir yoona ternaik melakar senyum sinis .

" You tanya lah wife you sendiri ."

Di sudut tempat yang lain , jaemin mendengus kasar . Marah apabila yoona sengaja mematikan panggilan . Pipinya di tolak dari dalam sambil melonggarkan ikatan tali leher .

" Leo , are you mad ? "

Jaemin memejam erat kelopak matanya bila jari - jemari runcing rachel bermain di sekitar dada bidangnya . Dia mencelik semula dan menangkap tangan kecil itu .

" Rachel .  .  . "

" hmm ? "

" Aku kena pergi . "

Raut wajah rachel berubah mendung . Perlahan dia menarik tangannya dari genggaman jaemin .

" it's okay . Pergilah ."

Tangan kasar lelaki itu mula naik mengelus lembut pipi rachel .

" i will be back ."

🦋.🦋.🦋

ada engene ke dekat sini ?

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

ada engene ke dekat sini ?

singgah lah dekat fanfic baru aku .

DEVIL'S FLOWER

kau tekan profile aku then cari :)

Addicted : His ButterfliesCerita yang buat anda obses. Terokai sekarang