lima puluh enam

320 62 104
                                        

🦋

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

🦋.🦋.🦋

Hyunjin hanya mendiamkan diri menahan rasa sakit di hatinya . Melihat orang yang di cintai bermesraan bersama seorang gadis yang jauh lebih cantik darinya di satu meja makan , bukan mudah .

Sedari tadi dia berusaha untuk mengelak dari terpandang dua merpati sejoli itu . Tiba - tiba sahaja rasa menyesal kerana duduk di satu meja makan yang sama dengan jaemin dan juga rachel .

Terasa seseorang mengenggam tangannya dengan lembut di bawah meja . Dia menoleh memandang minhee .

Bibir jejaka itu membentuk senyum manis padanya .

" Cik hyunjin nak makan kek ? Saya boleh ambilkan ." Soal minhee . Hyunjin segera menggelengkan kepala .

Tak akan lah dia nak biarkan minhee tinggalkan dia dengan pasangan ini ?

" Cik Hyunjin ada nak apa - apa tak ?" Soal minhee sekali lagi . Dia mengerling jaemin yang duduk di sebelah hyunjin .

Raut wajah lelaki itu berubah tegang . Jika dulu , dia gentar dengan cerlungan sepasang mata tajam . Namun kini , tidak lagi .

" Eerm aku nak ambil udara segar dekat luar . " Hyunjin menarik tangannya dari genggaman minhee dan mula berdiri meninggalkan meja makan .

Keluar sahaja dari hotel , dia menghampiri swimming pool di situ . Tangannya mula naik memukul dada sendiri .

" berhenti menyakitkan , jaemin . Please jangan paksa aku untuk jadi orang yang kau paling benci ."

Bibir di ketap rapat seraya memejamkan kedua matanya .

" stop crying , bitch . Kau nampak menyedihkan ." Kata hyunjin pada dirinya sendiri .

Dia mengambil waktu beberapa minit untuk menenangkan dirinya . Saat berpaling , dia terkejut .

Hyunjae sedang berdiri tepat di belakangnya .

" you know what , kitty ? Kau tak patut jauh dari benjamin kau sekarang ni ."

Hyunjin menapak ke belakang dengan perlahan bila hyunjae maju mendekatinya .

" kau tak takut ke seorang diri macam ni ? Mafia kesayangan kau tu banyak musuh ."

" siapa mafia ? Jaemin dah berhenti jadi mafia lah ! " bantah hyunjin .

Pinggir bibir hyunjin ternaik membentuk senyum sinis . Dengan gerakan yang pantas , dia menarik lengan hyunjin . Hampir sahaja gadis itu terjatuh ke dalam kolam .

" since when benjamin berhenti jadi mafia ? Setahu aku , membunuh merupakan hobi dia . "

" N-no , dia sendiri setuju tak nak terbabit dalam urusan mafia lagi ."

Hyunjae tergelak sinis . Bersungguh - sungguh hyunjin menidakkan fakta yang benar .

" poor you , kitty . I guess mesti kau kena tipu hidup - hidup kan dengan dia ? Tch , kesian ."

Hyunjae merapatkan wajahnya . Bibirnya di bawa ke telinga hyunjin .

" memandangkan rachel pun ada dekat sini . Apa kata kita tengok benjamin kau lebih pilih kau atau rachel dia tu ? "

" w-wh .  .  . hyunjae ! "

Tanpa hyunjin duga , lelaki itu menolaknya jatuh ke dalam swimming pool .

Lelaki itu hanya memandang sepi hyunjin yang terkapai - kapai meminta tolong dengannya .

🦋.🦋.🦋

ermm nah last part :)

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

ermm nah last part :)

Addicted : His ButterfliesTempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang