16. Hali bego, Solar pinter.

462 47 14
                                        

"Jelaskan ini, Amato" tekan Mara, istrinya dengan menatap suaminya dingin.

Setelah memasuki ruang kerja Amato dirumah baru Hali dan (name). Mara menemukan data-data mengenai Yaya dan ibunya. Memangnya mereka siapa nya Amato?

"Kau berselingkuh dari ku? Kekasihnya Hali adalah anakmu juga?" tanya Mara menatap Amato seduktif.

"Ti-tidak! Aku bisa jelaskan" elak Amato membela diri karena ia merasa benar.

"Silahkan"

"Dia adalah anak dari saudara tiri ku. Ayahnya (name)"

Mara tertegun sesaat, namun ia dengan cepat merubah mimik wajahnya kembali datar dan dingin.

"Bryan. Ya namanya Bryan. Dia berusia lebih tua 2 tahun dari diriku, dan dia adalah anak kandung dari ibu tiri ku. Bryan menikah dengan ibu nya (name) pada tahun 20XX. Hasil dari pernikahan mereka adalah (name). Namun seiring berjalannya waktu, Bryan selalu pulang dalam keadaan mabuk. Dan beberapa bulan kemudian rupanya ia telah menghamili ibu nya Yaya dan terpaksa ia harus bertanggung jawab. Istri barunya memaksa bahwa ia harus meninggalkan ibu nya (name) jadi ia pun meninggalkan mereka berdua hidup sendirian tanpa sosok suami dan ayah."

Mara menangis. Cengeng? Tidak. Ia seorang wanita, tentu saja ia sangat mengerti apa yang dirasakan oleh menantu dan besannya.

"Lalu, data-data ini untuk apa?"

"Sudah banyak info yang aku dengarkan tentang anak ini. Bahkan ia sempat memfitnah dirimu atas seorang anak laki-laki bernama Thorn."

"Thorn? Anaknya Kak Tarung dan Kikita?"

"Ya. Dan putra sulung kesayangan mu itu telah memberikan separuh harta kita kepada dirinya"

"Maksudmu Hali!?"

"Siapa lagi putra sulung mu?"

"Anakku tidak sebodoh itu."

"Ya kau benar, tapi anakmu atau anak kita sudah ditipu oleh dirinya"

"Apa yang harus kita lakukan!?"

"Jangan lupakan juga kau punya anak yang sangat pintar"

"Solar" ucap mereka diakhir secara bersamaan.

--

"LEPASKAN TANGAN KU!!"

"Seorang jalang berani ya pada seorang Yaya?"

"Kau!! Aku bukan jalang!! Kau lah yang jalang. Semua rahasia mu sudah diketahui oleh semua keluarga Boboiboy!"

Yaya menampar (name) untuk kesekian kalinya. Mereka berdua sedang berada didalam gudang tak layak huni. Yaya menculik (name) untuk menyakiti dan membalas dendam pada (name).

'Hali.. Tolong aku, aku takut'

"Berpikir Hali akan datang menyelamatkan dirimu? Hahahahaa! Kau ini lucu ya kakak ku tersayang."

"Hali hanya mencintaiku dan akan seperti itu selamanya. Kau hanya seorang jalang. Sama seperti ibu mu"

"Ibu mu lah yang jalang. Buktinya kau adalah anak hasil perbuatan haram, kau tau itu kan adikku?" jawab (name) dengan tenang namun tersenyum sinis.

"BRENGSEK!!" satu tamparan melayang lagi diwajah (name).

"Tamparan itu tidak ada apa-apanya lho adikku~ setiap hari aku disakiti oleh suami ku sendiri. Bukan kah sangat menyedihkan? Namun sepertinya ia sudah berubah. Ia memberikan sebagian harta dan aset keluarga untukku sebagai istrinya." sekali lagi, ini sangat memancing emosi Yaya.

Maybe We Can Love?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang