Keesokan paginya Marsya berkunjung ke rumah Jihan.
Tok....Tok....Tok
Pintu terbuka dan terlihatlah Jihan
"Eh lo Sya."ucap Jihan
"Kak Alka ada dirumah?"tanya Marsya
"Ada didalam, lo tau nggak sih apa yang sedang terjadi?"tanya Jihan
"Kayaknya mereka berdua salah paham."jawab Marsya
"Yaudah ayo masuk."Marsya masuk kedalam rumah Jihan, dia melihat Alka yang sedang menonton TV
"Bang ada Marsya."Alka melihat ke arah Marsya
Marsya duduk di sofa Jihan dan Jihan duduk disebelahnya.
"Ada apa?"tanya Alka
"Kak Alka kenapa pergi ninggalin rumah dan kak Bunga?"tanya Marsya
"Apa abang lagi ada masalah?"tanya Jihan
"Bunga salah paham sama gua, dia pikir gua selingkuh padahal gua nggak selingkuh."jawab Alka
"Gua sayang sama Bunga nggak mungkin gua tega selingkuhin dia."
"Jujur gua cape sama sikap istri gua, gua nggak tau harus gimana biar Bunga luluh dan cinta sama gua."
Marsya terdiam mendengar jawaban Alka.
"Kemarin malam pas gua pulang buat ngambil baju gua nemuin sesuatu, sebentar gua ambil dulu."Alka berlari ke kamarnya, setelah itu dia kembali lagi
"Gua nemuin obat ini, lo tau nggak ini obat apa?"tanya Alka, Marsya mengambilnya dari tangan Alka
"Ini obat buat menenangkan."jawab Marsya
"Kenapa kakak lo minum obat itu?"tanya Jihan
"Hufftt mungkin gua harus jelasin ini ke kalian."jawab Marsya
"Kak Bunga punya trauma di masa lalunya, dulu dia punya pacar tapi toxic dan posesif banget setiap hari kak Bunga selalu dikekang dan kak Bunga pernah hampir bunuh diri gara gara pacarnya."ucap Marsya
"Akhirnya pacarnya dilaporkan ke kantor polisi dan dia masuk penjara kak Bunga seperti bebas, tapi dia menghindar dari cowok dan berusaha tidak membuka hati lagi. Setiap mengingat kejadian itu kak Bunga menjadi panik dan gelisah makanya dia minum obat ini."setelah mendengar jawaban Marsya, Alka menjadi merasa bersalah dengan Bunga
"Gua emang bukan suami yang baik."ucap Alka
"Kak Alka nggak salah kok, gua harap kalian berdua bisa saling mengerti ya."ucap Marsya
Marsya pulang ke rumahnya dia merasa lega sudah bercerita.
Malam harinya setelah mendengar cerita Marsya, Alka memutuskan untuk pulang ke rumah.
Bunga menunggu Alka diluar tapi Alka tidak kunjung pulang, Bunga berlari ke kamarnya.
"Alka lo dimana sih, apa lo marah sama gua."pikiran Bunga sudah tidak karuan dia pun dilanda kepanikan dan gelisah lagi
Bunga mencari obatnya untuk dia minum
"Kenapa obatnya nggak ada ya, seingat gua kemarin gua taro di meja."Bunga terduduk di kasurnya dia mulai nengajak rambutnya
"Lo pasti cari obat ini kan."Bunga melihat ke arah orang yang berada dihadapannya
"Alka."Alka mengambil sebuah kursi untuk duduk berhadapan dengan Bunga
"Lo minum dulu."Bunga pun meminumnya, Bunga mulai merasa sedikit tenang
"Lo kenapa nggak pernah cerita ke gua sih."ucap Alka
KAMU SEDANG MEMBACA
365 HARI
RomansSelama 365 hari Naren dan Jihan bersama, dan Naren membuat hidup Jihan berubah. Tapi semuanya berubah ketika orang yang paling Jihan sayangi pergi meninggalkannya.
