7. Like A Habit

2.7K 407 67
                                        

-----

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-----

Giya, 20 tahun.

"Ma! Giya berangkat dulu ya?"

"Berangkat sama Arsen?"

Giya mengangguk semangat. "Iya, Ma. Arsen kelas jam 7 nih, takut keburu telat, jadi gak turun dulu gak apa-apa ya?"

"Yaudah sana buruan, nanti beneran telat," jawab Mama Giya lembut.

Giya mengangguk lagi sebelum melesat dan masuk ke dalam mobil sedan hitam yang berhenti di depan rumahnya.

"Ya, lama banget ih, aku ada kuis."

"Eh? Beneran? Yaudah, cepet!" pekik Giya yang terburu-buru memakai sabuk pengaman.

"Kamu udah sarapan belum?"

Arsen menggeleng. "Gak keburu, jadinya dibekel aja nanti aku makan abis kelas."

"Aku suapin mau gak? Sambil jalan."

"Mau hehehe," kekeh Arsen. "Untung kodenya nyampe," lanjutnya sambil menjawil pipi Giya.

Giya menahan senyum dan langsung menoleh ke jok belakang di mana satu kotak makan teronggok begitu aja.

"Jorok ih, Sen. Gak bawa kantong atau tisu?"

Arsen menggeleng. "Buru-buru banget! Si Barca sih seenaknya pake kamar mandi aku, Ya. Jadinya aku mandi telat, makan gak keburu, mana kepikiran bawa yang lain?"

"Yaudah, aku bawa tisu sih buat nyimpen sendok kotornya nanti," gumam Giya santai.

"Ini Bunda yang masak?"

"Iya," jawab Arsen. "Ngide banget Bunda, udah tahu kalau masak lama ya ampun masih bisa-bisanya maksa masakannya harus kebawa."

"Ngomel mulu ih kayak ibu-ibu," timpal Giya. "Nih, aaaaa."

"Aaaaaa," tiru Arsen sambil sedikit memiringkan wajahnya ke arah Giya.

"Malem minggu nanti pacaran yuk? Aku pengen nonton, Ya," ucap Arsen sambil mengunyah sarapannya.

"Ayo, aku izin dulu sama Mama tapi ya?"

"Oke! Kamu lagi ada film yang mau ditonton gak?"

Giya menggeleng. "Gak ada. Aku ikut kamu aja mau nonton apa."

"Asik!" pekik Arsen. "Berarti makan terserah kamu ya?"

Giya mengangguk semangat. "Sip! Aku pengen pizza kayaknya, udah lama banget gak sih terakhir kita makan pizza bareng?"

"Banget," jawab Arsen. "Terakhir makan pizza di rumah kamu, terus aku kebagian sisa aja soalnya udah abis sama Siya, kan?"

Giya tertawa sebelum kembali menyuapi Arsen. "Iya, itu! Kok masih inget sih?"

Today I Fudged UpCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang