#31

994 73 4
                                    

--Flashback On--

Yoongi serta orang tuanya masih menagis saat membaca surat dari Seokjin.Hosoek,Namjoon,Jimin dan Taehyung yg tak tahu apapun bertanya dengan sangat pelan pada kakaknya itu.

"Hyung,ada apa?Kenapa Eomma,Appa menangis?Itu apa?" Tanya Taehyung.

"Jin hyung,Jin hyung pergi,,," jawab Yoongi.

"Wae?Hyung,jangan bercanda,,,Semalam kan kita tidur bersama?" Ujar Jimin.

"Aku tidak bercanda,Jim,,,Kalau kalian tidak percaya,baca saja surat dari Jin hyung!" Lanjut Yoongi sedikit emosi.

Hoseok dan Namjoon segera mengambil secarik kertas yg sejak tadi di bawa oleh ibu mereka,melepasnya perlahan dan membacanya dengan seksama.

"Benar,,,Jin hyung benar-benar pergi,,," ucap Hoseok.

"Mana!Aku tidak percaya!Jin hyung kan suka bercanda,," ucap Jimin yg merebut paksa surat tadi.

"La-Lalu,bagaimana kita?Kenapa jin hyung pergi?Kenapa Hyung?Hiks,,," ucap Taehyung yg mulai menangis.

"Aku masih tidak percaya,,Aku akan mencari Jin hyung,," ucap Jimin yg langsung pergi dari kamar Yoongi.

Tinggal 4 namja dan orang tua mereka di sana,semua nya masih tidak percaya dan sedih saat Seokjin pergi meninggalkan mereka semua,saat akan berdiri meninggalkan kamar Yoongi tubuh nyonya Jeon tiba2 ambruk dan untuk saja ada Namjoon di sebelah ibunya itu.

"Eomma!" Teriak mereka semua.

"Cepat pindahkan Eomma ke kasur mu,Hyung!" Teriak Taehyung panik.

"Chagi,,Sadarlah,,,Chagi,,," ucap tuan Jeon yg juga panik.

Yoongi dan Hoseok membantu Namjoon memapah ibu mereka sampai di atas tempat tidur Yoongi.

"Cepat ambil minyak angin di kotak P3K!"perintah tuan Jeon,Yoongi segera berlari mencari kotak P3K yg ada di dapur.

"Eomma,,,Eomma bangun,,,Eomma,,," panggil Taehyung.

"Taehyung jangan menangis,,,Eomma sebentar lagi sadar,,," ucap Hoseok menenangkan adiknya.

"Appa,aku akan telfon dokter untuk kesini,," ujar Namjoon dan hanya di angguki oleh tuan Jeon.

Saat semua di landa kepanikan,si kecil Jungkook yg baru saja bangun langsung menghampiri Jimin yg ada di kamar Seokjin.

"Jimin hyung?Kenapa Jimin hyung di sini?Jin hyung mana?" Tanya Jungkook polos.

"Ani,,Aku-Aku hanya ingin meminjam ini." Bohong Jimin sambil menunjuk sisir di atas nakas.

"Ahh,,,Yasudah,aku mau mandi dulu.Nanti bilang Jin Hyung ya,jangan pergi dulu tanpa aku,,," lanjut Jungkook.

"Ne-Nee,,,Nanti aku akan sampaikan,sudah sana kau mandi dulu,," ucap Jimin ragu.

"Kau benar benar pergi,hyung?Kenapa?Kenapa hyung meninggalkan kita semua?Apa aku dan yg lain berbuat salah?Kenapa Hyung?Hiks,,,Hiks,,,"

Ucap Jimin yg menagis saat Jungkook pergi tadi.Dia meremat kesal selimut yg ada di kamar itu,meluapkan emosinya.

Sementara itu,kakek dan Nenek Joong-Jun sedang adu mulut dengan kepergian Seokjin.

"Senang kan kau sekarang?"

"Apa maksudmu?"

"Kau senang sekarang,Seokjin anak yg kau benci sudah pergi!Itukan yg kau inginkan!"

Mendengar ribut2 di ruangan lain,Yoongi yg baru saja akan kembali ke kamarnya,mencoba melerai kakek dan nenek nya itu.

"Halmeoni, Halabeoji tolong jangan bertengkar,,,Aku mohon.Eomma sekarang pingsan,,," ucap Yoongi,wajahnya memerah karena menangis.

Brothership (Telepathy) JinKookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang