Yoongi masih di sana,sampai jam kerja habis.Pukul 5 sore saat Yoongi akan mengambil tas nya di ruang ganti OB,dia terpikir kembali oleh omongan nya dengan Seokjin dan kakek Joong.
"Sebelum aku ikut pulang,aku akan memberitahu sesuatu,,"
"Sekarang saja hyung,,"
"Tidak Yoongi,hyung mu tidak mau kalau setelah ini akan mengganggu pekerjaanmu,,"
"Aiisshh,,,Aku di sini hanya,,"
"Aku tahu!Niatmu kesini untuk mencari kubkan? Sekarang kembalilah bekerja,seluruh staf di sini tidak ada yang tahu kalau kau adik ku,,"
"Baiklah,kalau itu yang kau suruh hyung,,Aku akan kembali bekerja,,"
Setelah duduk cukup lama,akhirnya Yoongi pun bergegas dari ruangan itu.Seperti yang di perintahkan Seokjin,Yoongi menunggu nya di depan ruang kerja nya.
"Sreekkk,,,"
Pintu terbuka dan munculah sosok yang di tunggu sejak tadi.
"Kau sudah di sini lama?" Tanya Seokjin.
"Sedikit,,,Hyung,sebenarnya kau mau membawa ku kemana?" Lanjut Yoongi.
"Kau nanti akan tahu!Ikut aku sekarang,kita akan menemui seseorang,,," jawab Seokjin yang langsung berjalan di depan Yoongi.
2 namja itu segera berjalan menuju ruangan nenek mereka di rawat.Setelah sampai,Seokjin berhenti sejenak dan mengatur nafasnya.
"Haahh,,,," ucap Seokjin pelan.
"Hyung,ini kamar siapa? Ruangan siapa ini?Kenapa kau membawaku kesini?" Tanya Yoongi bertubi tubi.
"Kau akan segera tahu,ayo masuk,,," ajak Seokjin sambil menggeser pintunya.
Pintu terbuka,dan nampaklah di sana ada kakek Joong yang sedang duduk di samping ranjang pesakitan.
"Halabeoji,,," panggil Seokjin.
"Jin-ah,,Kau datang nak?Apa kau sudah akan pulang?" Tanya kakek Joong.
"Nee,,,Dan seperti ucapan ku tadi,Yoongi juga datang kesini." Lanjut Seokjin sambil menarik tangan Yoongi.
"Iisshh,,,Kau tak perlu menarik ku hyung,,," ucap Yoongi sebal. "Eh?Itu,,,Siapa?" Tanya Yoongi yang kini matanya tertuju pada seseorang di atas kasur.
"Kau tak mengenalinya?Padahal dulu,kau dan Jungkook yang sangat senang apabila kamu kesana,," ucap kakek Joong.
Yoongi nampak berfikir dan akhirnya berjalan mendekat ke arah tempat tidur itu.
"Halmeoni?"
Ucap Yoongi pelan-menutup mulutnya,seakan tak percaya kalau yang di lihatnya adalah nenek mereka.
"Nee,,,Itu Halmeoni." Jawab Seokjin pelan-menghampiri nenek Jung yang sedikit terusik saat tangan Seokjin menyentuh pipi nya.
"Kenapa Halmeoni di sini? Halmeoni sakit?Bukan kah, Halmeoni di Amerika?" Tanya Yoongi masih percaya tak percaya.
"Nak,,,Apa kau lupa kalau perusahaan Halabeoji di sana bangkrut?Dan soal Halmeoni kalian,,," kakek Joong tak meneruskan ucapan nya.
"Beliau terkena stroke ringan,Yoon.Dan sudah 1 Minggu Halmeoni di sini.Aku yang merawat nya,,," jelas Seokjin akhirnya.
"Jadi,selama ini apa Halabeoji tinggal dengan Jin hyung?Kenapa Halabeoji berbohong pada Eomma?Kenapa Halabeoji tidak bicara jujur pada Eomma?Wae?" Tuntut Yoongi kesal.
"Maafkan Halabeoji,Yoon,,," ucap kakek Joong.
"Lalu sekarang,apa hubungan nya dengan kedatangan ku kesini?" Tanya Yoongi masih dengan suara kesal.

KAMU SEDANG MEMBACA
Brothership (Telepathy) JinKook
De Todo"Mereka tidak tahu siapa Jin sebenarnya.Selama hampir 20 tahun ini,yang di ketahui adik adiknya Jin adalah kakak tertua mereka anak kandung dari Appa dan Eomma nya."