Eleven.

3K 252 7
                                        

Jaehyun sedang menemani Taeyong dirumah sakit. Chenle tidak boleh masuk kedalam karena ia masih di bawah umur. Akhirnya Jaehyun menitipkan Chenle di rumah Kakaknya Taeyong, Bude Seulgi. Sudah 2 hari Taeyong di rawat, alhamdulillah ada perkembangan. Dari yang ia tidak nafsu makan kini Taeyong justru jadi hobi makan.

"Mau lagi sayang?" Jaehyun menyodorkan waffle kesukaan Taeyong.

"Ngga.. Bi.. Abi gimana bayar semua nya?"

"Umi gak usah mikirin itu ya.. Abang udah lunasin administrasi nya. Tenang aja.."

"Dia baru kerja beberapa hari, memangnya sudah dapat gaji?" tanya heran Taeyong.

"Dia cerita ke Abi, anak CEO perusahaan yang ditempatin abang tuh tiba-tiba kirim duit ke abang, dan yaaa lumayan banyak makanya kenapa dia langsung lunasin." ujar Jaehyun.

"Anak CEO? Siapa bi? Siapa nama nya?"

"Eeeee, Haechan? Haechan mi kalo gak salah.."

"Haechan.. Umi jadi pengen ketemu sama anak itu.." gumam Taeyong.

Taeyong menghela nafasnya, "Umi juga kasihan sama Mark bi.." Taeyong menundukkan kepala nya.

"Hei.. Abi pun sama.. Cuma Umi jangan sedih ya, nanti Mark kepikiran.." Jaehyun memeluk tubuh Taeyong.

***

Johnny sedang membuat kopi di dapur. Hari ini ia datang lebih siang karena dirumah tadi ia harus menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah nya. Apa tidak menggunakan ART saja? Johnny bukan tipe orang seperti itu. Jika ia masih bisa melakukannya sendiri, ya tidak perlu bantuan orang lain. Cuma ya yang susah itu... Haechan. Padahal Johnny sudah menyuruh nya dengan nada pelan, menyuruh Haechan untuk membantu pekerjaan rumah supaya Johnny sedikit terasa ringan.

Hari ini sebenarnya hari libur. Tapi Johnny harus tetap ke perusahaan untuk mengecek keadaan apapun itu. Mulai dari pengamanan, lalu ruangan, berkas-berkas, dan masih banyak lagi. Hari libur di perusahaan Johnny ini memang satpam tidak libur. Satpam juga biasanya ikut membantu Johnny dan ada beberapa karyawan saja yang tetap masuk di hari libur. Makanya kenapa Johnny datang lebih siang.

"Halo Pa?"

Johnny menyeruput kopi nya, "Ah iya kenapa sayang?"

"Papa udah sampe?"

"Sudah ini papa lagi buat kopi."

"HAH? KOPI? SAMA SIAPA? EEE ITU PA ANU APA NAMA NYA EEEEE.."

Johnny kebingungan maksud anak nya, "Apa nak kenapa?"

"Itu... eeeee, Kak Mark ada disana dong berarti?!" tanya Haechan.

"Iya ini lagi ngobrol sama Papa.."

Betul, OB memang tetap masuk di hari libur. Makanya kenapa Mark ada di perusahaan hari ini.

"Haechan gabut dirumah, pengen kesana. Mau mandi dulu abis tuh langsung otw. Dadah Paaaaaaaaa."

"Hahahahahaha. Hadeh dasar bocah." Johnny tertawa membuat Mark merasa takut ada yang aneh dengan diri nya Mark.

"Tuan? Ada yang aneh ya sama saya?"

"Ah ngga ini anak saya, dia tadi gak jelas tiba-tiba pengen kesini. Dia mau mandi dulu baru otw katanya hahahaha hadehhhh." Johnny memberitahu Mark masih dengan tertawa heran nya.

APPROVAL | MARKHYUCK ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang