Saat ini Ara terbangun karena merasa lapar tanpa sengaja dia terantuk oleh dada Fenly, membuat Fenly meringis kecil sedangkan Ara memperhatikan Fenly dengan polos.
"Kamu nyari apa Ra ?" tanya Fenly.
"Aku hanya cari makanan, aku sangat sangat lapar karena tadi malam pulangnya langsung tidur terus paginya aku telat bangun karena ada kerjaan yang buatku harus lembur" jawab Ara.
"Makanannya habis aku makan kak," celetuk Mufida.
Sungguh Ara sangat lapar tapi malang sekali harus bersabar menunggu 3 jam lagi, hingga dia pun ngambek pada semuanya membuat Fenly punya ide untuk singgah sebentar.
"kita singgah di caffe yang ada dekat sini saja bagaimana, kita makan dulu dan kasihan Ara juga belum makan," ujar Fenly.
Hal itu membuat mata Ara kini terharu akan ide dari Fenly sungguh sepertinya Ara juga butuh toilet karena sejak tadi moodnya telah berubah-ubah membuatnya horor.
Tidak butuh waktu lama mereka pun telah tiba di sebuah caffe yang saat ini lagi trend, dan mereka pun segera ambil tempat setelah duduk beberapa pelayan datang hingga Ara memesan segelas jus apel, es cream, kentang goreng dan juga mie goreng lalu dia pun langsung pamit menuju toilet.
Kini dia baru keluar dari kamar mandi, disaat sedang mencuci tangan di westafel Ael bersender di depan pintu dengan smirk membuat Ara tidak mengerti.
"Ael ngapain disini ?" tanya Ara.
Bukan jawaban yang di dapat Ael dengan mudah menolak Ara hingga dia terbentur ke dinding, dalam benak Ara bertanya apa kesalahannya membuat Ael sangat marah, dengan senyum sinis Ael menjambak rambut Ara membuat Ara cuma bisa meringis dengan segera Ael pun menampar Ara.
"Kali ini aku membebaskanmu, mulai detik ini kita bukan lagi sahabat Ara karena aku tidak sudi punya sahabat sepertimu yang mengambil Fenly dariku," bentak Ael.
Kini Ael menginjak kaki Ara membuat Ara meringis rasanya saat ini tubuhnya mati rasa, apa cinta bisa membuat orang sebuta itu hingga sahabat sendiri rela disakiti bukan dilindungi hanya demi satu lelaki.
"Aku tidak mendekatkan Fenly jika tau akhirnya membuat persahabatan kita hancur, dan juga dari awal aku tidak berniat dekat dengan Fenly kan tapi apa semua itu secara tiba-tiba kami menjadi dekat," ucap Ara.
Setelah selesai mengatakannya Ara pun langsung menuju tempat teman-temannya namun sebelum itu Ara pun merapikan bajunya dan berlalu disusul Ael dari bekalangnya.
"Nah ini yang anak digibahin baru muncul," ucap Citra.
"Ra, wajahmu kenapa?" tanya Alyssa.
Alyssa tanpa sengaja melihat wajah Ara yang kini telah merah, begitupun semua teman-temannya yang bingung melihat wajah sahabatnya yang membiru namun Ara fokus makan, hingga Fenly pun menyentuh pipi Ara membuat Ara meringis.
"Aku jatuh dan terbentur pintu," jawab Ara.
"Alasan klasik, ini bekas tamparan bukan terbentur," ucap Fenly.
"Kenapa kamu sok tau sih Fen, ini terbentur," ujar Ara.
Setelah makan mereka pun kembali menaiki mobilnya untuk segera pulang ke Jakarta, selama perjalanan mereka masih betah berdiam diri hanya suara music yang kini bersenandung indah.
"Jangan datang lagi cinta ...."
"Bagaimana aku bisa lupa ...."
"Padahal kau tahu keadaannya ...."
"Kau bukanlah untukku ...."
Bait yang kini juga di nyanyikan Ara menggunakan hati membuat Fenly seketika menoleh, dalam fikiran Fenly masih bertanya-tanya ada apakah pada Ara sejak kembali dari toilet, Fenly curiga jika ada sangkut pautnya sama Ael.
"Setelah ini apakah kita bisa menjadi sahabat Un1ty idol yang wah itu ?" tanya Mufida ke Ara.
"Mungkin kalian bisa tapi aku tidak bisa kembali bertemu dengan Fenly," ucap Ara yang kini melirik Fenly.
Hal itu membuat yang lainnya bingung bagaimana mungkin bisa begitu Ara bisa berteman dengan siapapun kecuali bukan Fenly, hingga pertanyaan dari Alyssa membuat mereka terdiam.
"Fenly tidak melakukan kesalahan apapun denganmu, tapi kenapa malah kamu yang menganggap Fenly seperti musuh ?" tanya Alyssa.
"Fenly telah melakukan kesalahan, Fenly sudah membuat persahabatanku hancur dengan Ael belum puas!" kesal Ara.
"Tapi aku tidak melakukannya," ucap Fenly.
"Kamu sudah melakukannya Fenly tanpa kamu sengaja, dan aku harap setelah ini kita tidak akan pernah lagi bertemu," ucap Ara.
Kini Ara berusaha menidurkan dirinya hal itu membuat Fenly terdiam, meski dunia melarang hubungan mereka tapi Fenly akan memperjuangkannya mungkin ini saatnya Fenly berjuang.
... selamat membaca ...
KAMU SEDANG MEMBACA
UN1TY|| So Bad (END)
Fiksi Penggemar(Book : 03) Sinopsis : Seorang lelaki yang berasal dari sebuah boygoup ternama kini tengah naik daun bernama UN1TY, Dia sedang mengalami jatuh cinta pada seorang gadis yang memiliki paras baby face sifat random pada semua orang, namun disaat dia ing...
