36. PENANTIAN TIBA

385 38 15
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ᚓᚓᚓᚓᚓ⚘☆⚘ᚓᚓᚓᚓᚓ

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ᚓᚓᚓᚓᚓ⚘☆⚘ᚓᚓᚓᚓᚓ

Tangan Rangga masih menyuapi Daraya dengan perlahan tapi santai.

Ketika sendok terakhir, satu sendok terakhir dibagi menjadi setengah. Satu milik Rangga dan satunya Daraya.

Satu sama lain menyuapi berbeda. Milik Rangga untuk Daraya, milik Daraya untuk Rangga.

Mereka pun melakukan sesuai kesepakatan yang ada. Semua penonton pada histeris heboh menonton adegan bucin ini.

Pandangan mata mereka juga saling bertemu dan salah satu dari mereka tidak ada yang ingin putusin pandangan terlebih dahulu.

Pertemuan mata dengan mata ini berlaku sangat lama. Pada akhirnya Rangga gagal duluan karena ingin ambil sesuatu.

Rangga ambil botol teh apel yang dibeli Ellgar lalu diserahin ke Daraya. Daraya menerima dengan senang lalu meminum minuman yang rasanya sesuai yang dia favoritkan.

Saat hendak menyesap minuman, botol yang ada di genggaman tangan Daraya, tiba-tiba dipukul dengan keras.

DUK!
Bunyi botol dipukul keras

Huk huk huk huk

Daraya terbatuk beberapa kali berdiri dengan kruk lalu condong'in ke arah depan berusaha keluarin air yang ada di dalam.

Yang menurutnya sangat menganggu proses pernafasan saat ini.

Rangga menyaksikan secara langsung Daraya begitu menderita, bantu menepuk-nepuk pelan punggung kesayangannya, untuk redakan air putih mengalir tidak pada tempatnya.

Grok grok
Bunyi hidung berusaha keluarin air yang sudah mulai keluar sedikit.

2 menit Daraya berusaha keluarin air di hidungnya dan merasa sudah baikan, Daraya kembali duduk lalu menyenderkan kepala ke tembok kurangi rasa sakit yang masih ada.

Sedangkan Rangga, dia sudah mengepalkan tangan keras masih menahan amarah.

Rangga alihkan pandangan ke satu cewek berada di depan Daraya yang sekarang sangat ketakutan sambil meremas-remas gugup.

DARANGGA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang