Misi adalah kehidupan sehari-hari Daraya Arvia Ozig. Jatuh cinta hanya keberuntungan semata datang dari Rangga Haider Goozer.
᠁᠁᠁≪☠≫᠁᠁᠁
Start : 22 Juni 2022
Finish : 22 Juli 2022
SALAM PỔPCỔNANỔ☯!
Happy Reading 🌹
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ᚓᚓᚓᚓᚓ⚘☆⚘ᚓᚓᚓᚓᚓ
Hari di mana diadakan tour atas izin Kepala Sekolah telah tiba. Waktu pembagian kertas, semua murid teriak kegirangan.
Kelas Daraya memutuskan pergi ke Tebing Koja. Di sana, mereka berniat menikmati sunset, mengarungi sungai dengan sampan dan tujuan utama adalah foto sebanyak-banyaknya.
Daraya yang terkenal pendiam, hanya mengikuti mereka semua tanpa perdebatan sama sekali karena hindari konflik berkepanjangan.
Daraya merangkul tas berisi beberapa pakaian, charger, kamera, Snack, dompet di dalam tas tersebut.
"Baik anak-anak berhubung kita sudah sampai, silahkan kalian bermain sesuka kalian dan jangan menghilang begitu saja."
"Jika butuh sesuatu, silahkan langsung ke saya." Himbauan wali kelas Daraya ke semua anak. "Selamat menikmati."
Teman sekelas Daraya langsung berpencar dengan sirkel mereka sendiri dan asik dengan dunianya.
Walaupun Daraya tidak ada teman, dia akan tetap berkeliling sendiri dan rasakan sensasi wisata yang cukup terkenal di kota ini.
Daraya mulai ambil kamera di tasnya lalu memotret momen disekitar tampak mempesona di matanya.
Tebing-tebing yang naik turun, perahu yang tergeletak, pengunjung lain yang menaiki perahu, langit cerah, awan berjejer indah. Itulah yang dia foto.
Di tempat lain, pria selalu bersama Daraya kapan itu, menyusul secara sembunyi-sembunyi. Sengaja meninggalkan acara kelas mereka yang terkesan membosankan.
"Tunggu aku, Sayang, pasti sebentar lagi kita bertemu." gumam Pria berdarah Asia sedang menyetir mobil dengan kecepatan penuh.
Brum ... Bunyi mobil mengebut
Dalam mobil tersebut terdapat lagu mengisi suasana perjalanan mereka untuk mencapai tujuan. Sangking asiknya perhatikan sekitar, mereka enggan buka pembicaraan. Tetap diam dan bicara jika mereka butuh.