Misi adalah kehidupan sehari-hari Daraya Arvia Ozig. Jatuh cinta hanya keberuntungan semata datang dari Rangga Haider Goozer.
᠁᠁᠁≪☠≫᠁᠁᠁
Start : 22 Juni 2022
Finish : 22 Juli 2022
SALAM PỔPCỔNANỔ☯!
Happy Reading 🌹
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ᚓᚓᚓᚓᚓ⚘☆⚘ᚓᚓᚓᚓᚓ
Kehidupan kembali seperti semula. Ellgar dan Daraya yang berasal dari dunia bisa disebut canggih tapi bisa juga dibilang sederhana ini kembali bersekolah dan menjinjing tasnya di pundak. Sesuaikan dunia mereka.
Setelah mengetahui ada kehidupan seperti itu, kakak beradik ini semakin bersyukur dan mengambil hal positif diantara keduanya.
Jujur, mereka berdua lebih milih modern tengah-tengah karena di sinilah mereka tinggal dan lahir sebenarnya. Di dunia asli, mereka merasa nyaman dan bebas.
Mereka percaya bahwa beberapa tahun lagi bisa rasakan apa yang dirasakan waktu tempati kota super maju itu.
Siang ini, Ellgar berada di Kantin bersama Geng Vairon lagi nikmati siomay, spesial ditraktir Dika.
Geng Vairon mengobrol santai membicarakan rencana rolling naik motor malam ini.
Berbanding terbalik dengan Daraya. Sekarang dirinya sedang makan sendirian di pojok kiri, menggunakan kacamata biasa bertangkai merah dan punya keistimewaan rahasia di dalam kacamatanya.
Selagi makan, Ellgar sempatkan untuk melirik adiknya yang lagi makan sendirian. Merasa khawatir lihat keadaan adik kesayangannya sendirian.
Sampai sekarang, ada rasa dendam dengan orang yang rubah segala penampilan Daraya di Sekolah.
Kalau boleh cerita, Daraya waktu di SMP punya satu sahabat yang sangat dipercayainya, pakai banget. Setiap harinya Daraya selalu antusias ceritakan kejadian yang dialaminya ke satu orang itu.
Hingga suatu hari, ada suatu kejadian yang bikin persahabatan diantara keduanya renggang. Sahabat yang dipercayai banget itu, seenak jidat fitnah Daraya di depan umum.
Tuduhan yang diberikan adalah melukai Teman Sekelasnya sampai meninggal.
Dia juga bilang ke depan umum kalau Daraya sangatlah gila. Akibat bicara sendiri waktu tidak ada orang.
Semua teman sekelas Daraya SMP, memercayai perkataan busuk dia. Akibat percayai omongan sahabat busuk Daraya itu, sampai-sampai Daraya sendiri diseret massal ke RSJ sama semua guru dan kepala sekolah SMP-nya karena beranggapan masih gila dan melarikan diri dari RSJ.