52. SEPUPU ELLGAR

320 55 6
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ᚓᚓᚓᚓᚓ⚘☆⚘ᚓᚓᚓᚓᚓ

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ᚓᚓᚓᚓᚓ⚘☆⚘ᚓᚓᚓᚓᚓ

"Ellgar rindu,"

Ellgar memeluk erat Daraya yang didalamnya ada arwah mendiang kakak sepupu Ellgar dan Daraya.

"Kak, kenapa Kakak datang lagi setelah sekian lama?" Ellgar memandang sendu kakak sepupunya

"Selama ini Kakak masih berada di sekitar kalian. Bahkan Kakak pernah ngobrol sama Raya." Kakak sepupu berjenis kelamin perempuan beri senyum ke Geng Vairon.

Ellgar cemberut. "Kakak mah jahat. Kakak benci ya sama Ellgar?"

Rangga dkk menahan malu ternyata sahabatnya bisa manja juga kalau bersama orang yang ada di raga Daraya.

Sepupu Ellgar tersenyum lega ternyata Ellgar masih saja mudah cemburu-an dengan orang yang paling disayanginya.

"Kamu jangan cemburu seperti itu. Kakak gak pernah beda-bedakan kalian berdua. Kakak sayang kalian."

Sepupu Ellgar merubah pandangan ke para sahabat Ellgar yang nampak kebingungan dan tidak berani ikut nimbrung takut ganggu.

"Kalian sahabatnya, El, ya ... hai, salam kenal, saya Disha kakak sepupunya Ellgar dan Daraya." sapa sepupu Ellgar ramah ke Geng Vairon.

"Salken Kak," sahut Rangga dkk serempak tersenyum canggung.

"Berhubung waktu Kakak gak banyak, kakak beri pesan ke kalian semua." Geng Vairon menunggu kalimat selanjutnya akan keluar.

"Terus jaga dan awasi Daraya, Ya. Adek kakak satu ini tidak sekuat yang kalian kira. Dia banyak sembunyikan dan pendam sendiri karena gak mau bikin kalian khawatir."

"Kalian bisa, Kan? Jaga amanat ini," Disha menatap Geng Vairon penuh permohonan berharap mereka bisa

Rangga berurusan dengan Daraya maju sat langkah dan siap mengembani amanat sepupu Ellgar.

"Bisa kak, kami semua akan selalu menjaga Daraya layaknya keluarga sendiri." Geng Vairon mengangguk setuju dengan perkataan Rangga.

Disha menghela lega adik perempuan satu-satunya ini dikelilingi orang baik dan sayang ke adiknya. Jadi dia tidak khawatir lagi, adiknya dijauhi seperti tahun-tahun lalu.

DARANGGA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang