Semenjak Harry dan teman-temannya berhasil keluar dengan selamat dari Malfoy Manor, trio golden memulai rencana mereka, melakukan pergerakan termasuk menyebarkan informasi hilangnya Rosie yang ada kaitannya dengan Voldemort.
Sebelumnya hilangnya Rosie sempat menuai kericuhan di Hogwarts, karena Siren itu tiba-tiba menghilang. Remus di tempatnya berlalu lalang dilanda kepanikan begitu mendengar kabar bahwa Rosie berada di sarang para pelahap maut. Kini mereka mengira-ngira apa yang diinginkan Voldemort dari Rosie.
Di Malfoy Manor, Rosie kembali terkurung, kebebasannya terenggut semenjak ia membantu Harry dan kedua temannya melarikan diri. Tom selalu menempatkan dua Pelahap Maut di depan kamarnya, hanya pria itu dan Sue, peri rumah yang ditugaskan untuk melayani Rosie, yang bisa masuk ke dalam kamarnya.
Ruangan Rosie kini dipenuhi oleh sihir hitam yang dibuat oleh Tom untuk mengawasi Rosie. Jika Rosie berencana kabur, maka Tom akan bisa merasakannya. Tom sudah tak lagi mengunjunginya, pria itu semakin sibuk dan hanya mendengar kabar Rosie dari penjaga yang ia tempatkan di luar kamar Rosie.
Akhir April pada tahun 1998.
Voldemort tersenyum puas. Ia merasa cukup dengan pasukan pelahap maut yang ia buat, tak hanya para penyihir pureblood yang memihaknya, para raksasa, makhluk-makhluk mengerikan telah ia siapkan untuk menyerang Hogwarts. Voldemort bersiap memulai perang.
Ia mendapatkan informasi bahwa Harry dan teman-temannya berlindung di dalam Hogwarts. Severus melakukan tugasnya dengan sangat baik, pria itu selalu melaporkan apa yang ia butuhkan. Kembalinya Severus dari Hogwarts menjadi kendali bahwa Voldemort harus segera memulai peperangan.
Tak lama lagi, ia akan segera memimpin dunia sihir.
Di sisi lain, Rosie mendengar rencana Tom dari Sue. Peri rumah itu diam-diam mencuri dengar, dan Rosie harus mengetahui apapun yang direncanakan oleh Tom. Jika Tom memulai rencananya, maka ia harus segera pergi dari Malfoy Manor. Semenjak kejadian waktu itu, Rosie tak lagi menemukan keberadaan Wormtail. Dari informasi yang dibawa Sue, animagus itu mati karena berusaha mengkhianati Tom.
Wormtail mengkhianati Tom?
Apa yang dilakukan Wormtail sebelumnya? Ia tak mengira jika Wormtail berani mengkhianati Voldemort.
Rosie beranjak dari ranjangnya, memandang ke arah luar. Halaman Malfoy Manor terlihat suram dan mengerikan. Tak ada satupun bunga yang tertanam di sana selain pagar rumput.
Dua hari yang lalu, Draco menemuinya. Anak laki-laki itu mengatakan bahwa ia akan kembali ke Hogwarts menemui teman-teman asramanya. Rosie tak mengerti, apa yang akan Draco rencanakan?
Wanita itu menghela napasnya, ia teringat pada Albus. Dalam diamnya, ia merasa sedih pada ketidakmampuannya. Rosie telah gagal melindungi Hogwarts. Tom akan menghancurkan Hogwarts dan ia terkurung di dalam kamar.
Suara bunyi kunci terdengar, ia tak perlu mencari tahu siapa yang masuk ke dalam kamarnya, karena hanya Tom yang bisa. Wanita itu bahkan tak berniat untuk membalik tubuh atau menatap Tom.
Tak ada lagi yang bisa diharapkan Rosie dari Tom. Haruskah ia menyerah pada Tom?
Benar, seharusnya ia menyerah dari awal. Menyerah mengenai Tom dan fokus pada hal yang lain. Harry dan yang lain membutuhkan bantuannya. Ekspetasinya pada Tom terlalu tinggi, pria itu tak akan mungkin berubah.
"Apa kau sudah merenungkan semua yang telah kau lakukan?" Suara Tom memecah keheningan.
Rosie berbalik, matanya yang sayu menatap Tom. Ia telah mengambil keputusan.
"Tak ada yang perlu aku renungkan."
Tom menatap datar, pandangannya lurus dan guratnya tak terbaca. "Kau membuatnya semakin sulit, Rosie."
KAMU SEDANG MEMBACA
Siren (Ft Hogwart Boys) ✓
FanfictionFANFICTION Rosie, gadis Siren yang tinggal di danau hitam, Hogwarts. Memiliki rasa penasaran yang tinggi pada siswa-siswi Hogwarts. Ia selalu mengamati kehidupan anak-anak itu dari tahun pertama hingga tahun terakhir. Di satu sisi, kecantikan Rose...
