"Kau gak ada merencanakan sesuatu bukan,teme?"tanya Naruto dengan wajah serius.
----------------•---------------------•--------------------
Seketika suasana ruangan itu sepi.
"Apa maksud kau,dobe?"tanya Sasuke.
"Kau tahu apa yang aku maksud,teme. Maksudku ayolah,teme. Kau itu ketua polisi di kota ini. Aku juga mengenal mu sejak kita SD. Pasti kau tahu maksud aku bukan-ttebayo?"ucap Naruto.
Sasuke diam tanpa menjawab soalan Naruto.
Tok!
Tok!
"Masuk!"arah Naruto.
Cklek!
Pintu terbuka dan Shikamaru masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Huh? Apa kalian sedang rapat?" tanya Shikamaru.
"Ah! Kami hanya berbual kecil saja. Ada apa kau datang ke sini- dattebayo?"tanya Naruto.
"Huhh.. Aku mahu memberi pesan kepadamu tentang rapat akan dimulakan sebentar lagi. Aku harap kau tidak melupakannya,Naruto"ucap Shikamaru.
"Ohh...?! Nani?! Kenapa kau gak mengingatkan aku-dattebayo?!"tanya Naruto dan bangun dari kerusinya.
"Hahh.. mendokusei. Aku udah menduga hal ini akan berlaku.."ucap Shikamaru.
Naruto mengambil beberapa dokumen yang terletak di atas meja dan langsung berjalan ke arah pintu dengan Shikamaru yang sudah membukakan pintu untuknya.
"Dobe"
Naruto memberhentikan langkahnya dan berdiam diri untuk mendengarkan ucapan Sasuke.
"Tentang anak kau itu aku gak bisa janji. Kerna membunuh orang adalah salah satu jenayah apalagi orang itu bangsawan. Aku gak yakin putra kau gak akan menjadi seorang kriminal, dobe"ucap Sasuke.
Naruto hanya mendengar dan menyambung langkahnya sampai tiba tepat di depan pintu.
"Ne. Kau tau,teme? Mungkin ini akan memberikan kesan yang buruk terhadap statusku sebagai seorang presiden. Tapi aku tidak akan membiarkan kau bertindak tanpa arahanku-dattebayo!"tegas Naruto.
"Memangnya sampai bila kau dapat sembunyikan hal ini dari 'dewan', Naruto?"tanya Sasuke.
"Sampai hari di mana semuanya 'terbongkar',Sasuke"tegas Naruto perlahan.
"Ayo kita pergi, Shikamaru"ucap Naruto dan berlalu pergi dari ruangan tersebut.
"Ha'i"ucap Shikamaru dan mengikuti langkah Naruto.
Sasuke hanya memperhati pintu tempat Naruto keluar tadi. Seketika dia teringat akan pesanan istrinya.
Flashback on
Sasuke sedang mencatat sesuatu di kertasnya dan kadang-kadang mulutnya tidak berhenti mengeluh.
Tring..Tring..
Sasuke langsung memberhentikan tugasnya dan mengalihkan perhatiannya ke arah ponselnya yang berdering. Di situ tertera nama istrinya,Sakura.
"Hello,hime"
"Hello,anata. Aku ingin menyampaikan pesanan kepadamu"
"Pesanan apa?"
"Aku akan duduk lama di Kota Sunagakure. Kerna banyak pasien yang harus ku obati"
"Souka. Hati-hati ya,hime"
"Hurm. Anata juga sama. Kerja kuat-kuat,tau?"
"Itu udah pasti,hime"ucap Sasuke sambil tersenyum tipis.

KAMU SEDANG MEMBACA
I Want To Love You,Mr.Criminal(BoruSara)
ActionMencintai seorang penjenayah, membuat Sarada berada dalam situasi yang sulit. Di satu sisi dia mahu dirinya berada di sisinya. Dan di satu sisi ayahnya tidak suka dengan si dia. Boruto seorang pemuda bangsawan dari keluarga Uzumaki.. Dia terkenal de...