14. Pengadilan Hakim Cha

2.8K 281 44
                                        

Eunwoo terkejut.

Ia tidak menyangka akan mendengar jawaban itu dari Jungkook.

Bundanya?

Jadi wanita baik yang sedari tadi merawat dan membuatnya nyaman melebihi seorang perawat manapun ternyata adalah Bundanya Jungkook?

Saat itu juga Eunwoo perlahan beringsut menjauh dari Yejin.

Sementara Yejin lalu berdiri dari duduknya dan menegur Jungkook.

"Adek ga boleh gitu. Bunda yang peluk Eunwoo biar bisa tidur setelah muntah kayak biasanya kalo adek lagi sakit" ujar Yejin.

Sementara Tuan Cha langsung menimpali.

"Eunwoo juga ga boleh gitu, bukan Jungkook yang minta gendong, tapi Papa yang sengaja gendongin Jungkook biar diem nangisnya tadi"

"Nggh!" Seru Jungkook mendadak protes.

Ia menatap cemberut Tuan Cha sambil menggoyangkan-goyangkan kakinya.

Anak itu malu karena Tuan Cha menyebutnya baru saja menangis.

"Oh, maksudnya biar cepet jalannya ke supermarket, Ya kan Pak Junsu?" koreksi Ayah yang paham situasi.

Sepertinya kedua pria itu mulai akrab karena Tuan Cha meminta Ayah untuk memanggilnya dengan sebutan Pak.

"Oh iya,iya. Biar cepet jalannya tadi ke supermarket" jawab Tuan Cha begitu menyadari kekeliruannya sambil menahan senyumnya.

'Dasar bocil...' batin Eunwoo yang hanya terdiam menyaksikan itu semua.

Tuan Cha kemudian menurunkan Jungkook dari gendongannya.

Bukan di kursi.

Tapi mendudukkan Jungkook di sebelah kanan Eunwoo, di ranjang.

Di tempat Bundanya Jungkook tadi duduk.

Tapi yang namanya dua anak sedang berseteru, apalagi yang satu masih rewel karena kurang tidur, Dengan wajah cemberut Eunwoo dan Jungkook langsung bergeser membuat jarak diantara keduanya.

Namun ketika tiba-tiba tatapan Eunwoo tertuju pada jajanan dalam dekapan Jungkook, ia pun jadi tergiur.

Jungkook yang tahu hal itu langsung memiringkan badan kearah yang berlawanan.

"Ga boleh minta jajanku ya!" ketus Jungkook.

Pipi Eunwoo pun memerah karena tertangkap basah sedang mengamati jajanan tersebut.

"Aku ga minta kok!" elak Eunwoo.

"Adek, itu kan jajanan yang beliin Papanya Eunwoo. Ayo dibagi" tegur Ayah.

Kini giliran Jungkook yang memerah pipinya setelah ingat siapa yang membelikan semua jajanan ini.

Namun ia masih tetap diam.

"Mau Bunda laporin ke Kak Seokjin?" Bunda ikut bicara.

Seperti biasa kata kunci 'Seokjin' yang Jungkook takuti terbukti ampuh.

Saat itu juga Jungkook mengarahkan jajanannya kepada Eunwoo.

"Kamu mau yang mana?" tanya Jungkook masih dengan nada ketus.

Kalau Eunwoo ingat gengsi, pasti ia akan menolak. Tapi satu jajanan favoritnya lebih menggiurkan daripada mempertahankan gengsi.

"Y-yang biskuit coklat, boleh..?" tanya Eunwoo.

Pluk!

Tanpa kata Jungkook menaruh sekantung biskuit coklat itu kepangkuan Eunwoo.

"Makasih..." ucap Eunwoo pelan.

CRAYON ( Revisi )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang