41. Demam

3.7K 341 28
                                        

Tatapan tegas mata elang kecoklatan milik Jaehyun bertemu dengan mata bulat cantik dihadapannya.

Dari binarnya, Jaehyun bisa melihat tatapan mata bulat yang jauh tenang. Berbanding jauh dengan tatapan galak ketika dia baru saja tiba beberapa menit yang lalu.

Mendadak Jaehyun jadi merasa lucu melihat perubahan sikap Jungkook sebanyak 180derajat hanya karena mendengar kisah pilu tentang cedera kaki yang dia alami yang membuatnya tak lagi bisa menari.

Tak pelak, Jaehyun tak lagi bisa menahan. Anak tampan berlesung pipi itu terkikik seraya menundukkan kepala sambil menutup mulut dengan satu telapaknya.

"Iih, gimana sih? Ditanyain malah ketawa?!" Gerutu Jungkook yang mendadak kesal karena bukannya Jaehyun menjawab pertanyaannya tapi malah tertawa.

Cekiiitt!

"Aaakkhh, sakiit! Ampun Jungkook!"

Pekikan Jaehyun pun menggelegar bagaikan petir di siang bolong, memecah keheningan di kamar minimalis yang didominasi warna ivory hangat itu ketika Jungkook mencubit lengan Jaehyun dengan keras.

Jungkook pun melepas cubitannya

"Sakit Jungkook. Kenapa dicubit?" ucap Jaehyun sambil meringis dan mengusap-usap lengannya yang berdenyut.

"Salah sendiri siapa suruh ketawa? Ditanya tuh jawab, bukannya ketawa!"

Jungkook menambah satu cubitan lagi di paha Jaehyun.

"Aakkh! Iya, iya. Ampun! Ampuuun! Astaga galaknya.." ujar Jaehyun sambil melepas tangan Jungkook dari pahanya membuat cubitan itupun seketika terlepas.

"Kenapa ketawa?"

"Mm..i-itu.."

"Itu apa?"

"Kamu"

Sejenak Jungkook terdiam. Mata besarnya memindai seluruh tubuhnya sendiri mencari sesuatu yang mungkin tampak aneh disana.

Tak menemukan satu keanehan pun, Jungkook kembali menatap Jaehyun.

"Kenapa? Kayanya ga ada yang aneh tuh"

"Bukan badan kamu yang aneh, Jung. Tapi ini lho inii" ujar Jaehyun seraya mengulurkan telapak kananya lalu menangkup kedua pipi Jungkook. "Wajah kamu yang aneh. Tadi tampangnya galak sekarang melas. Kamu bipolar apa gimana sih, Jung?"

Tap!

Jungkook mengenyahkan tangan Jaehyun dari kedua pipinya.

"Kok bisa ya Eunwoo sama Yugyeom bisa temenan akrab gitu sama anak super ngeselin kaya kamu?" Tanya Jungkook setengah meledek membuat Jaehyun kembali terkikik.

"Udah takdir kali" jawab Jaehyun masih sambil terkikik membuat kedua lesung pipinya yang dalam terpampang begitu nyata.

"Yaudah langsung to the point! Mau bicara apa tadi?"

"Aahhh iya! Hampir aja lupa sama tujuan utama. Jadi begini, Kim Jungkook yang galak dan ketus.." Jaehyun bangkit dari sandaran di ranjang, agar bisa menatap mata Jungkook secara langsung lalu kembali berujar.

"aku mau ajakin kamu duet buat join kompetisi menari satu distrik enam bulan lagi buat ngalahin si Joshua sialan itu tuh"

"Joshua??"

"Iya. Anak yang bikin leher kamu luka. Dia juga ikut kompetisi itu"

"Jae, kamu serius??"

"Dua ribu rius sih kayanya" jawab Jaehyun asal membuat Jungkook mendelik galak. Sepertinya Jaehyun jauh berbeda dari Eunwoo. Yang satu ini begitu random dan jahil membuat Jungkook harus sering bersikap galak.

CRAYON ( Revisi )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang