Don't Touch

3.5K 481 50
                                        

.

.

Big melihat dirinya didepan cermin untuk mengetahui seberapa besar perubahan yang terjadi. Dadanya yang dulu kencang dengan otot kini berubah menjadi lebih besar dan lembut, tidak ada lagi garis kotak pada perutnya, hanya bulatan keras

"Siapa kau?" ia tidak mengenali dirinya sendiri

Chan masuk ke dalam untuk mengambil pakaian ganti, tapi ia malah menemukan Big yang diam berdiri di depan cermin sambil beberapa kali mengelus perutnya

Ia ikut bergabung kesana, memeluk Big dari belakang, menyatukan tangannya dan mengelus anaknya bersama-sama

"Sudah mulai terasa?"

Big hanya menggeleng tanpa menjawab. Bayinya sudah empat setengah bulan, tapi ia tak pernah merasakan gerakan apapun, namun saat terakhir check up bayinya normal, detak jantung dan ukurannya juga normal, hanya saja sepertinya sedikit obesitas

" Tidak ada tanda dia hidup" Big akhir akhir ini memang terlalu pesimis, Ia mudah sekali menyerah dengan keadaan

"Bukan tidak ada, hanya belum" dan Chan akan membangkitkan kembali semangatnya

Mencium bahu telanjang itu dengan lembut beberapa kali, memberikan pujian tak terucap

"Tidur sekarang?"

"Aku ingin nonton film"

"Iya sebentar"

Chan mengambil kaus tanpa lengannya, Big sangat menyukai kaus untuk tidur, Chan sudah menyiapkan banyak kaus dengan bahan yang sama dengan berbagai ukuran untuk menyesuaikan usia kehamilan Big. Tapi Big tetap saja mengambil kaus nya

"Aku seperti pakai dress"

Chan hanya tersenyum memandang Big yang terus berkomentar tentang apapun, Ia ingin melihat ini setiap saat

"Apa lihat lihat? Tidak pernah lihat orang tampan? "

"Kenapa kita tidak bertemu dua puluh tahun lalu? Aku ingin kau terpesona dengan wajahku saat masih muda"

"Yang benar saja! Aku masih delapan tahun saat itu!"

.

.

Big masih setia menonton siaran televisi tengah malam, sementara Chan sudah setengah sadar karena mengantuk. Semenjak pulang dari rumah orangtuanya, Big menjadi penasaran dengan siaran tv malam, karena ia tidak pernah menontonnya disana

'Beberapa tulang belulang manusia ditemukan di tempat pembuangan akhir pinggir kota, diduga korban berjumlah tiga orang dan merupakan korban mutilasi, polisi juga menyatakan bahwa DNA mereka cocok dengan orang hilang beberapa waktu lalu'

Big merasa kurang nyaman dengan tayangan ini, padahal dulu ia sudah bisa melihat darah ataupun mayat baik yang ia bunuh sendiri atau yang dibunuh oleh rekan-rekannya.

Gelombang mual mulai menyerang, Ia berlari cepat ke wastafel untuk memuntahkan makan malamnya. Malam yang buruk untuk sekedar mimpi indah

Tengkuknya terasa dipijat dari belakang, sambil beberapa kali mendapat elusan dipunggung, suaminya ternyata bangun dari tidurnya

"Sudah?"

"Hahh.. Sudah"

Big membasuh mulutnya dan memeluk Chan dengan erat, mencari kenyamanan

"Gendong"

Chan dengan senang hati menurutinya, mengangkat Big dari belakang lutut dan punggung, orang orang mengatakannya gaya pengantin baru

HIDE THIS	(CHANBIG) - SELESAI Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang