Jeritan Hanji benar-benar bisa membuat seisi asrama terjaga. Sekembalinya dari dapur, wanita itu merasa jantungnya hampir melompat keluar ketika memasuki ruangannya sendiri.
Di hadapannya, sosok [Y/n] mendadak terlihat begitu asing. Surai [H/c] yang tadi ia kuncir kini tinggal sebahu. Sementara sisanya berserakan begitu saja di bawah kaki gadis itu. Dan di tangan kirinya, sebuah pisau kecil digenggam. Berikut lengan kemejanya yang terlihat kotor akibat bercak kemerahan.
"Astaga! Apa yang kau lakukan?!" Hanji bergegas menghampiri gadis itu dan merebut pisau yang ada di genggamannya.
Yang lebih tua segera melempar benda tajam itu sembarang arah dan langsung menggulung kedua lengan kemeja [Y/n]. Hanji baru bisa menghela nafas setelah memastikan tidak ada luka sayatan di kedua pergelangan anak ini.
"Apa-apaan kau ini?!" Hanji meninggikan suaranya, seolah ia tengah membentak gadis ini. Namun tak dipungkiri bahwa suaranya juga bergetar kala itu.
[Y/n] sendiri terdiam. Ia tidak pernah berpikir bahwa Hanji akan memberikan reaksi seperti ini. Walau kedua manik coklat itu terhalang oleh kacamatanya, [Y/n] bisa melihat dengan jelas bagaimana keduanya berkilat basah.
"M-maaf, tanganku bergerak sendiri...." [Y/n] merasa suaranya ikut bergetar. Jantungnya berpacu cepat, dan ia sendiri tidak tahu kenapa.
Hanji lantas memeluk gadis itu. Rasa takutnya belum lagi hilang. Walau ia sudah memastikan bahwa urat nadi [Y/n] masih utuh, tapi keringat dingin tetap mengalir di pelipisnya.
Tubuh si komandan ini merosot sementara kedua lengannya masih melingkar di tubuh yang lebih muda. [Y/n] tetap bergeming ketika mendengar Hanji mulai mengeluarkan isak tangisnya. Gadis itu tidak pernah terpikir sedikitpun bahwa hal ini akan terjadi.
Dengan ragu, [Y/n] akhirnya mengusap surai coklat itu. Ia lupa bahwa darah yang mengucur dari jemarinya belumlah berhenti. Ia lupa bahwa helaian rambut Hanji bisa menambah perih pada sayatan di ujung jemari. Tapi sekali lagi, [Y/n] tak sampai hati.
Sosok Hanji yang biasanya begitu ceria terlihat sangat menyedihkan kala itu. [Y/n] bersumpah atas nama ketiga tembok yang mengurung mereka; bahwa ini adalah pertama kalinya ia melihat Hanji menangis tersedu.
"Jangan lakukan ini lagi, berjanjilah padaku...." Hanji masih terisak, suaranya redam karena wanita itu menenggelamkan wajahnya pada kemeja [Y/n].
"Bagaimana jika nanti Erwin menjadi arwah penasaran dan bergentayangan di sekitarku karena dia pikir aku tidak bisa menjagamu dengan baik, hah?!" Kali ini Hanji mengangkat wajahnya, menatap gadis yang kini kedua matanya ikut berkaca-kaca.
Hanji tidak tahu bahwa menyinggung perihal kematian sang komandan terdahulu bisa meruntuhkan bendungan yang dibangun [Y/n] untuk menampung air matanya. Kedua tangannya kini mencengkram pundak Hanji, berikut dengan tatapannya yang terlihat menajam— seolah ia menahan emosinya.
"Biarkan saja arwah orang gila itu bergentayangan!" [Y/n] ikut meninggikan suaranya. Ia sendiri sudah tidak peduli ketika lidahnya sedikit terpeleset dan menyebut mendiang Erwin sebagai orang gila.
Emosinya sudah tidak terbendung lagi, begitu pula air matanya. "Jika arwahnya muncul di depan hidungku, aku bersumpah akan memaksanya masuk kembali ke dalam tubuhnya!" Suara [Y/n] melengking, menandakan bahwa ia tak kuasa lagi mengendalikan dirinya.
Hanji terbelalak, ia tidak tahu emosi seperti apa yang sekarang diluapkan bersama kalimat tersebut. Wanita itu bahkan bergeming ketika setetes air mata jatuh ke wajahnya.
"[Y-y/n].... Tenang—"
"Tidak bisa! Bagaimana mungkin aku bisa tenang?!"
Kini [Y/n] tak bisa lagi menahannya. Tangisnya pecah, dan anehnya itu semua malah membuatnya lega. Semakin kencang ia menangis, maka semakin ringan pula tarikan nafasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triangle Love? No, This Is Square! [Levi x Reader x Eren x Erwin]
FanfictionCover by: @gincerman Terjebak didalam cinta segitiga? Itu sudah biasa. Bagaimana jika terjebak dalam cinta Persegi? Antara Aku, Kamu, Dia, dan Dirinya. SLOW UPDATE! ~~~~~ All Characters belongs to: Isayama Hajime-Sensei. And this fanfiction is min...
![Triangle Love? No, This Is Square! [Levi x Reader x Eren x Erwin]](https://img.wattpad.com/cover/88473467-64-k926428.jpg)