Badai telah berlalu, dan kini sudah saatnya [Y/n] berangkat menuju distrik Shina. Beberapa saat lagi, dirinya akan berada di ruang persidangan. Namun tiada sedikitpun raut gugup tergurat di parasnya. Bahkan, ia masih bisa tersenyum sinis ketika mendapati dirinya duduk dengan nyaman di sebuah kereta kuda.
Mengesampingkan fakta bahwa dirinya tercatat sebagai salah satu anggota kerajaan, dalam hal ini ia tetaplah seorang kriminal. Jika saja bukan karena statusnya, mungkin kini [Y/n] akan diarak mengelilingi kota dengan tambang yang terikat di lehernya sebelum diantar menuju pengadilan. Persis seperti dia, yang dahulu juga pernah diperlakukan demikian sebelum akhirnya dijual sebagai seorang budak.
Dari jendela kereta, [Y/n] bisa melihat ke arah luar dengan begitu jelas. Beberapa warga sipil sudah berkerumun di depan pengadilan. Tentu saja yang berada diluar adalah rakyat dari kalangan bawah, karena ruang persidangan tentu sudah dipenuhi oleh para konglomerat sialan itu.
Namun, karena ini adalah pengadilan bangsawan, beberapa rakyat sipil diperbolehkan untuk masuk. Bukan hanya untuk menonton, tapi mereka nantinya juga akan terlibat dalam persidangan. Sebaliknya, dalam peradilan publik, para rakyat hanya bisa menonton persidangan. Dan tentunya, melibatkan para rakyat menjadi salah satu kartu yang sudah disiapkan oleh [Y/n].
Terlebih, para rakyat yang nanti berpartisipasi akan didominasi oleh anak-anak muda dari golongan terpelajar. Mereka tentu tidak bisa disuap— atau setidaknya akan sulit untuk disuap oleh para aristokrat. Hal ini menjadi kartu berikutnya yang [Y/n] genggam dengan percaya diri.
"Kita sudah sampai."
Suara Levi mendadak membuyarkan lamunan [Y/n]. Sejujurnya, gadis itu sendiri juga sempat lupa bahwa si Kapten berwajah datar ini berada di kereta kuda yang sama dengannya. Ini semua tentu karena Hanji 'terpaksa' pergi lebih awal untuk menemui Historia. Dan sebagai gantinya— juga sebagai jaminan agar [Y/n] tidak kabur di tengah perjalanan, maka Levi dijatuhi tanggung jawab untuk 'mengawal' gadis ini.
"Oh, ya? Baguslah...." Kalimat [Y/n] terdengar pelan, seolah tengah bergumam. Ekspresinya masihlah datar ketika ia berdiri dan mendekat ke arah pintu kereta.
Namun secara mengejutkan, Levi mendadak menarik pergelangan tangannya. Mau tidak mau, [Y/n] akhirnya terjatuh dan menimbulkan guncangan hebat pada kereta kuda yang mereka tumpangi. Juga, posisi jatuh si perempuan sangatlah tidak enak dipandang. [Y/n] kini terduduk di antara paha si Korporal, sementara punggung gadis itu tersandar pada torsonya.
"Sialan! Apa-apaan ini?!" [Y/n] mendongak, membalas nyalang manik yang menatapnya itu sambil berbisik menahan emosi.
Yang bersurai legam tidak menggubris, kini atensinya beralih ke arah lain. Mengingat Levi menatapnya dari sudut atas, [Y/n] sempat mengira bahwa tatapan pria itu tertuju pada kerah bajunya yang terbuka.
"Dasar mesum!" [Y/n] menghardik, namun ajaibnya si Korporal malah memindahkan telapak tangannya. Yang tadinya mencengkram lengan si gadis, kini beralih menggulung lengan kemeja [Y/n]. "Berhenti menuduhku yang tidak-tidak. Lagi pula, aku tidak tertarik dengan anak kecil." Levi membalas sinis.
"Ujung lenganmu kotor, aku tidak nyaman jika harus melihatnya sepanjang persidangan." Kapten itu melanjutkan ucapannya, membuat [Y/n] benar-benar terdiam seketika.
Levi benar, ujung lengan kemejanya memang kotor. Itu semua karena bekas darah yang mengering akibat kelakuannya tadi pagi. Sekarang, bercak merah kecoklatan itu sudah tersembunyi setelah Levi menggulung lengan kemejanya. Namun sebagai gantinya, kini dua besi yang mengekang lengannya terekspos begitu jelas.
"Apa? Kenapa diam saja? Menyingkir sekarang sebelum aku menedangmu keluar dari kereta ini." Levi kini menatap [Y/n] dengan kilatan dingin seperti biasanya. Gadis itu hampir saja memaki, tapi riuh sayup dari luar kereta membuatnya mengurungkan niat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triangle Love? No, This Is Square! [Levi x Reader x Eren x Erwin]
FanfictionCover by: @gincerman Terjebak didalam cinta segitiga? Itu sudah biasa. Bagaimana jika terjebak dalam cinta Persegi? Antara Aku, Kamu, Dia, dan Dirinya. SLOW UPDATE! ~~~~~ All Characters belongs to: Isayama Hajime-Sensei. And this fanfiction is min...
![Triangle Love? No, This Is Square! [Levi x Reader x Eren x Erwin]](https://img.wattpad.com/cover/88473467-64-k926428.jpg)