Bab. 74 🔞

1.3K 97 33
                                    

Halloooooo
🤗🤗🤗
Apa kabar semuanya???

.
.
.
Seperti biasa minta votenya donk biar lebih semangat buat nulis
Sorry kalo banyak typo
😅😅😅
Dahlah gausah banyak omong langsung aja kita baca...
🥰🥰🥰

HAPPY READING

🌞🌻🌞

Setelah merebahkan tubuh sang istri dengan hati hati, niat erlang hendak kekamar mandi untuk membersihkan dirinya. Namun saat ia hendak beranjak, tangan sang istri malah menggenggamnya erat dan tak ingin melepaskannya.

" Sayang, lepas dulu ya daddy mau mandi sebentar.. "

" Eunghhh... " Bukannya melepas, kana malah semakin menarik erlang bahkan ia juga membenamkan wajahnya diperut sang suami.

" Sayang, daddy mandi dulu .. ya.. " Erlang sambil melepaskan pelukan kana. Namun masih saja tak ingin melepasnya.

" Daddy disini aja, aku kangen.. " Kana semakin membenamkan wajahnya bakhan sedikit menduselkan kepalanya diperut erlang.

" Sayang kalo gini terus nanti daddy gak jadi mandi.. "

" Hmmm biarin...pokoknya daddy gak boleh kemana mana. " Semakin membenamkan kepalanya dan memeluk erlang dengan erat.

" Ya udah, daddy gak jadi mandi. Kamu bobok ya.. "

" Ehm... " Kana sedikit bangkit ia melonggarkan pelukannya dan menatap sang suami.

Perlahan tangannya merayap didada sang suami. Ia membelainya dengan lembut sambil menggigit bibir bawahnya.

" Sayang... Kamu..?? " Tanya erlang antusias.

Kana menaik turunkan alisnya sambil sesekali mengedipkan matanya.

Melihat itu tanpa menunggu lagi erlang lantas mengungkung sang istri dibawah tubuhnya.

" Ini kamu yang minta ya.. " Ucap erlang

" Lakukan.." Ucap kana sensual.

Kini erlang memulai dengan membelai wajah sang istri. Kana yang menikmatinya hanya memejamkan mata sambil menggigit bibir bawahnya.

Tangan erlang membelai wajah hingga leher dan tengkuk sang istri membuat sebuah sengatan bagi kana yang menikmatinya.

" Sssshhhhh... Aaacchhhh... " Desah kana.

Tak ingin menunggu lama, erlang mulai mencium bibir sang istri. Ia menciumnya dengan perlahan dan lembut tak seperti dimobil tadi.

" Mmphhhh... Aaahhhhh.. " Desahnya saat ciuman erlang berpindah kelehernya.

Saat ini tangan kana mulai bermain dan melepaskan kancing baju sang suami. Dan setelah terlepas ia mulai membelai abs sang suami yang kekar dan sexy dimatanya.

Merasakan sentuhan itu , junior erlang yang sudah mulai tertidur akhirnya kembali bangun dan mulai berontak. Dengan sekali tarikan erlang mampu melepaskan celananya yang hanya model kolor.

Kini dirinya yang sudah full naked beranjak naik kearah wajah sang istri. Kana yang paham langsung menggenggam junior erlang dan memasukkan kedalam mulutnya.

" Mmmppphhh mmpphhhhhhh.. "

"Hoekkk... " Kana sedikit tersedak saat melakukan deeptroath.

Erlang yang tau mengeluarkan juniornya dan minta maaf.

" Maaf sayang daddy terlalu semangat.. "

" Iya gak papa... " Kana kembali mengulum dan menjilat junior erlang seperti es krim.

𝙎𝘼𝙉𝙂 𝙋𝙀𝙒𝘼𝙍𝙄𝙎 (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang