Sekumpulan mahasiswa semester 4 yang udah nyaman dari maba belajar online dan mager mau cari kosan.Waktu maba mereka udah dapet kosan di sekitar kampus tapi berujung kuliah online akhirnya pulang ke rumah lagi. Dan ternyata di semester 5 ini perkuli...
Hyunjin yang berjalan mondar-mandir di halaman samping tentu saja mengganggu konsentrasi Sunwoo yang sedang menulis laporan praktikum. 4 kali putaran Hyunjin berjalan Sunwoo masih bisa sabar tapi setelah berkali-kali Sunwoo kesal juga. Sunwoo menghentakkan pena yang ia gunakan pada meja tapi Hyunjin tidak terpengaruh sama sekali. "Lo kenapa si nyet gak bisa diem dari tadi. Gue lagi nulis laporan minggat sono ganggu aja."
"Gue mau ngelakuin saran lo tapi bingung." Akhirnya Hyunjin berhenti berjalan dan menghampiri Sunwoo yang duduk di gazebo bawah pohon.
Sunwoo mengangkat sebelah asli nya sedikit bingung, "Saran yang mana?"
"Ngajak balikan mantan gue."
"Oh yaudah sono ajak balikan gak usah mondar mandir disini."
"Itu cara nya gimana gue bingung. Akses gue di blokir semua wa, ig, facebook nomor gue juga di blokir. Kalok kepapasan di rumah cuman berdua ama gue pasti langsung aja ngelewatin gue." Hyunjin frustasi juga lama-lama. Mau move on tapi masih sayang banget tu susah. Beruntung sekali dirinya bisa satu rumah dengan mantannya setidaknya kesempatan untuk berbicara masih ada kan walaupun kecil.
Sunwoo malas berpikir sebenarnya, otak nya sudah mengepul menulis laporan praktikum Fitokimia tapi melihat Hyunjin kasihan juga. "Tulis surat selipin di pintu kamar."
"Bagus juga saran lo kenapa gue gak kepikiran ya," sahut Hyunjin semangat.
"Emang mantan," belum sempat Sunwoo menyelesaikan kalimatnya tapi Hyunjin telah beranjak pergi. "Dasar gamon," desis nya kemudian kembali melanjutkan laporan yang tertunda. Sejujur nya Sunwoo penasaran siapa mantan Hyunjin karena sejak awal Hyunjin tidak memberitahu nya. Sunwoo hanya berdoa semoga saja mantan Hyunjin bukan perempuan yang sudah menarik perhatian nya sejak awal ia tiba dirumah ini. Kan tidak lucu jika dia harus bersaing dengan Hyunjin karena sejak awal mereka sudah sangat dekat karena memiliki hobi bermain game yang sama.
Sesuai arahan Sunwoo kini Hyunjin sudah berada di kamar nya duduk fokus di meja belajar dan mulai menulis di selembar kertas. Karena Heejin yang membuka topik mantan ngajak balikan kemarin jadi dia juga ingin mengajak balikan. Yah meskipun si mantan udah nyindir keras tapi gak ada salah nya kan nyoba. Pacaran 4 tahun gak mungkin kan semudah itu buat ngelepas. Hyunjin yakin namanya masih ada di hati mantan itu sebab nya dia optimis kali ini.
Dengan senyum merekah Hyunjin memandangi kertas yang berisi isi hatinya. Kertas itu ia lipat dengan rapi kemudian Hyunjin keluar kamar melihat kondisi ruang tengah dan ternyata sepi tapi ada suara ramai dari ruang tamu bahkan Hyunjin mendengar jelas suara mantan nya. Dengan cepat kilat Hyunjin berjalan kekamar tepat di samping kamar nya ia berjongkok dan menyelipkan kertas nya melalui celah antara pintu dan lantai.
"Anjir jantung gue maraton," gumam Hyunjin setelah misinya berhasil kemudian dia berjalan dan duduk di ruang tv sambil memantau.
Tak sampai 10 menit semua orang yang berada di ruang tamu berjalan ke ruang tengah Nagyung, Yeji dan Jeno langsung ke kamar sedangkan Haechan menghampiri Hyunjin dan duduk di sebelah nya.
"Tegang amat muka lo," celetuk Haechan.
"Gue lagi menguji keberuntungan," sahut Hyunjin singkat matanya tak pernah lepas dari pintu di depan nya.
Sedangkan didalam kamar Yeji mengambil kertas yang ia temukan di lantai kamar nya saat membuka dia sudah bisa menebak itu dari siapa saat melihat tulisan nya.
Yeji tolong di baca jangan di buang. Yeji aku mau minta maaf, sungguh Yeji aku nyesel banget. 4 tahun bukan waktu yang sebentar ayok kita perbaiki lagi. Aku akan berusaha yang terbaik untuk hubungan kita maaf banget aku udah khianatin kamu. Aku sayang banget sama kamu. Aku memang gak bisa jamin kamu bakal selalu bahagia sama aku tapi aku bakal berusaha keras buat kamu bahagia. Yeji sampai sekarang aku masih mikirin kamu terus, aku bodoh banget karena nyakitin kamu maafin aku. Aku tahu kalok aku gak tau diri banget mau minta kamu balik sama aku. Tapi, aku mohon Yeji kembali sama aku ya.
Hyunjin
Yeji langsung melihat kembali kertas nya dan menghembuskan nafasnya lelah. Kalau ditanya masih sayang tentu saja dia juga masih menyayangi Hyunjin, bahkan dia juga sudah memaafkan Hyunjin tapi untuk kembali bersama Yeji tidak akan bisa. Hyunjin sudah berkhianat dia meyelingkuhi nya itu bukan hal sepele bagi Yeji tapi kesalahan fatal.
Selama ini Yeji bersikap biasa pada Hyunjin karena dia ingin berdamai mungkin mereka bisa berteman tapi untuk lebih terlalu berat. Yeji langsung berjalan keluar kamar untuk menemui Hyunjin.
Mendengar pintu terbuka Hyunjin langsung berdiri dan menghampiri Yeji yang berdiri tepat di tengah pintu sambil membawa kertas yang ia berikan. Tak ada ekspresi di wajah Yeji membuat Hyunjin gugup.
"Yeji aku," Hyunjin tak sempat melanjutkan kalimat nya karena Yeji langung menyedorkan kertas yang ia pegang. "Twice Perfect World." Yeji hanya mengatakan satu kalimat itu membuat Hyunjin bingung. Tak mau repot menjelaskan Yeji langsung kembali masuk kekamar dan menutup pintu nya.
Hyunjin baru sadar saat suara pintu tertutup. "Yeji Maksudnya apa? Yeji buka dong pintunya." Hyunjin terus mengetuk pintu kamar Yeji mungkin jika buka karena teguran Seoyeon dia akan terus disana.
Dengan wajah bingung nya Hyunjin langsung pergi ke kamar nya, ini benar-benar diluar eskpetasi nya. Apa itu Twice Perfect World. Karena penasaran Hyunjin langsung membuka aplikasi paling pintar dan mengetik Twice Perfect World. Hyunjin semakin bingung karena yang muncul adalah sebuah lagu dari girl grup korea Selatan Twice. "Ini Yeji kenapa jadi bikin teka-teki sih udah tau gua gak pinter." Gerutunya. Dia penasaran apa yang di maksud si Yeji apakah dia ingin balikan atau tidak. Tapi wajah nya hanya datar saja rasanya seperti dia tidak ingin kembali bersamanya.
Karena Hyunjin sangat penasaran dia langsung membuka salah satu artikel lirik lagu Twice.
Maaf aja kalok gue gak sopan Urusan gue sama elo udah selesai Selamat tinggal? Udah pasti Meski lo menolak, dan salah mengartikannya itu sudah terlambat Dunia sempurna yang runtuh seperti istana pasir Dalam kenangan yang sulit Dengan semua kenangan ini Gue gak menyesal Gue gak butuh cinta lo Gausah banyak alasan Hentikan semua ini biar jadi lebih baik Hidup gue gak melulu tentang cinta sama lo Jangan buat gue tambah benci sama lo Gue cuman pengen jauh dari lo Pergi menjauhlah Gue udah tulus maafin lo Pergi menjauhlah
Hyunjin langsung speechless setelah membaca lirik nya. "Wah ini gue ditolak."
"Keren banget si Yeji ni lagu isi hati dia?" gumam Hyunjin pada diri nya sendiri.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan lupa vote dan komen ya ❤ Lagu Twice yang ini emang asli keren banget si gila aura nya mahal.