Jika bukan karena bujukan ibu nya mana mungkin Nagyung berada di rumah ini sekarang. Ibunya terlalu sering menghubungi nya membuatnya lama-lama pusing juga akhirnya minggu ini dia dan Jeno pulang kerumah. Saat Nagyung tiba dirumah ibu nya telah selesai memasak bahkan keadaan rumah sudah bersih dan rapi dia dan Jeno memang berangkat siang dari rumah berkah sehingga sampai di rumah pukul lima sore. Tidak ada senyum diwajah Nagyung karena itu salah satu bentuk penolakan atas perjodohan yang di rencanakan kedua orang tua nya. Ini sudah 2023 catat 2023 bukan jaman dulu apakah orang tua nya mengira Nagyung tidak akan laku, tidak ada yang mau menikahinya padahal Nagyung punya pacar kenapa harus di jodohin.
Acara makan malam tinggal satu jam lagi sebelum keluarga teman ayah datang Nagyung berjalan pelan untuk menemui ibu nya yang duduk di sofa kamar jantung nya berdetak lumayan kencang antara gugup dan takut.
"Ma," panggil Nagyung pelan membuat Yoona ibunya langsung memusatkan atensi nya kepada putri satu-satunya itu. Yoona tersenyum saat melihat Nagyung telah cantik menggunakan dress selutut berwarna peace dan make up tipis membuat nya tampak cantik.
"Kenapa sayang." Yoona menepuk sofa di sebelah nya agar Nagyung duduk di sana tapi Nagyung tidak bergerak sedikitpun lebih memilih untuk berdiri saja. Sejak tadi dia selalu memilin tangan nya kebiasaan jika sedang gugup. "Aku gak mau di jodohin," cicit Nagyung pelan menundukkan kepalanya.
"Kenapa nggak mau?" tanya Yoona lembut membuat Nagyung perlahan berani mengangkat wajah nya untuk melihat ibu nya.
"Aku gak suka di jodohin kenapa harus dijodohin segala aku bisa kok cari pasangan sendiri."
"Siwon, Yuri dan ayah kamu itu sahabat sejak kecil--" penjelasan Yoona terpotong saat melihat Donghae memasuki kamar mereka tanpa Nagyung sadari.
"Terus kenapa kalok mereka sahabatan jangan bilang mereka punya perjanjian konyol kayak di drama. Ma tolong lah aku udah gede aku tau yang terbaik buat aku," sela Nagyung sedikit emosi.
Yoona ingin sekali memberitahu Nagyung jika ada Donghae di sini tapi Donghae melarang nya dengan memberi isyarat membuat Yoona menarik nafas pasrah. "Kamu tau tidak ada orang tua yang akan memberikan sesuatu yang buruk untuk anak nya. Jadi mama pikir gak ada yang salah dengan perjodohan ini mama setuju dengan ayah kamu. Lagi pula kamu belum mengenal anak nya Siwon dia anak yang baik."
Nagyung terperangah mendengar itu sejak kapan ibu nya berubah seperti ini. "Kenapa mama berubah jadi pemaksa Nagyung gak mau titik."
"Mama bukan maksa mama cuman pengen yang terbaik buat kamu. Apa yang kurang dari anak nya Siwon dia tampan, baik, sopan, punya usaha sendiri dia sempurna buat kamu. Lagi pula kalian tidak akan langsung di nikahkan kalian masih harus mengenal satu sama lain itu sebab nya perjodohan ini ada."
"Kalok aja papa masih disini dia gak bakal maksa aku buat perjodohan konyol ini." Nagyung tersenyum getir.
"Nagyung hargai usaha ayah kamu dia cuman ingin kamu bahagia. Justru papa kamu akan berterimaksih pada ayah mu karena sudah mencarikan yang terbaik buat kamu."
"Apa yang terbaik menurut kalian belum tentu baik untuk aku. Aku gak suka ayah terlalu ikut campur tentang masa depan aku selayaknya ayah kandung, dia cuman ayah tiri! orang asing di hidup kita kalau--"
"NAGYUNG!" Bentakan Yoona membuat ucapan Nagyung terpotong bahkan Nagyung sampai memejamkan matanya karena terkejut dengan bentakan ibu nya.
Donghae yang berdiri di ambang pintu kamar juga terkejut. "Yoona, tidak perlu membentak," tegur nya membuat Nagyung seketika berbalik, mata Nagyung membulat saat mengetahui Donghae diruangan ini hati nya merasa bersalah atas ucapan nya barusan.
Nagyung tersentak saat ibu nya tiba-tiba meraih pergelangan tangan nya membuat nya seketika berbalik menghadap Yoona. Terdapat amarah di mata Yoona membuat Nagyung langsung mendunduk tidak berani menatap mata Yoona. "Sejak kapan jadi gak sopan gini. Mama selalu ngajarin kamu buat sopan sama orang tua. Mama kecewa Nagyung! Ternyata didikan mama selama ini percuma" Yoona tersenyum getir rasa kecewa nya tidak dapat dia sembunyikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruber 00l
FanfictionSekumpulan mahasiswa semester 4 yang udah nyaman dari maba belajar online dan mager mau cari kosan.Waktu maba mereka udah dapet kosan di sekitar kampus tapi berujung kuliah online akhirnya pulang ke rumah lagi. Dan ternyata di semester 5 ini perkuli...
