Malam minggu ini Nagyung menemani Soobin mengecek cafe nya yang berada di daerah Bataranila. Bataranila adalah tempat nongkrong yang mayoritas pengunjung nya adalah mahasiswa entah sekedar makan atau mengerjakan tugas yang jelas disini selalu ramai bahkan sampai malam. Selain ada banyak cafe dengan harga terjangkau, ada taman yang asri dengan air mancur dan banyak penjual makanan ringan di sepanjang jalan menjadikan daerah ini benar-benar ramai. Cafe Soobin pun menjadi salah satu tempat yang wajib di kunjungi jika ke Bataranila. Mengusung konsep yang intstagramable dengan tema warna putih dan coklat cafe yang menyediakan coffee dan dessert dengan harga yang terjangkau.
Nagyung duduk disalah satu kursi yang disediakan yang berada di dekat panggung di temani oleh laptop yang menyala menampilkan aplikasi canva untuk membuat PowerPoint malam minggu tanpa tugas agak nya sedikit mustahil bagi mahasiswa pertengahan seperti dirinya. Soobin jangan di tanya setelah memberikan menu favorit Nagyung yaitu brownis dengan toping tiramisu dia langsung pergi ke ruangan nya rapat dengan beberapa staf.
Nagyung enjoy saja mengerjakan tugas di cafe ini, akhir-akhir ini mereka berdua memang sering bersama entah itu untuk berangkat kuliah, mengerjakan tugas atau sekedar jalan-jalan ke mall. Setelah obrolan mereka di warung mpok Cl mendapat pencerahan dari Haechan mereka juga mulai untuk saling mengenal satu sama lain.
Nagyung yang sedang fokus membuat PowerPoint tak menyadari jika kursi disamping nya sudah di isi oleh Soobin. Soobin juga tak bersuara, tetap diam memandang Nagyung dari samping dengan satu tangan yang bertumpu di kepalanya. Melihat Nagyung yang fokus dengan wajah serius sungguh membuat Soobin terpesona. Soobin tersenyum tipis hingga tangan nya tak tahan untuk menyelipkan rambut Nagyung yang terjatuh disisi wajah nya.
"Ih Soobin ngagetin tau! sejak kapan lo disitu?" Nagyung tentu saja terkejut tiba-tiba merasakan ada yang menyentuh rambutnya.
Soobin hanya terkekeh ringan merubah posisi nya menjadi duduk tegap. "Belom lama lagian lo fokus banget sampe gak sadar ada orang disamping lo?"
"Pusing gue tuh gak paham materi nya mana besok udah harus di kumpul lagi," Nagyung menggerutu.
Soobin mendekat kesamping Nagyung untuk melihat layar laptop materi apa yang di kerjakan oleh Nagyung. "Kimia?" tanya Soobin dengan alis terangkat. Yah karena di layar laptop hanya menampilkan sebuah struktur dan juga nama obat.
"Iya kimia medisinal gila stres banget gue. Jadi tuh ya kita di bagi materi terus di suruh nyari sendiri penjelasan nya nanti di tanya. Ya kalok materi yang lain kan enak nyari nya lah ini kimia loh struktur. Pasti nanti dosen nya tu tanya nya yang ribet gugus mana yang memberikan efek, gugus ini kalok di ganti sama yang lain bisa nggak. Ih pokok nya bikin stres kita kan kuliah buat belajar karena kita gak tau lah ini?" Nagyung mengeluh panjang kali lebar menyalurkan emosi nya yah dari seminggu yang lalu dia sudah struggle dengan tugas ini tiap minggu harus presentasi dengan dosen paling killer dan rese di jurusan nya.
Soobin hanya mengusap lembut rambut Nagyung, sebenarnya Soobin ingin sekali tertawa melihat Nagyung yang menggerutu dengan emosi yang membara itu karena Nagyung sungguh menggemaskan tapi tentu saja dia tak bisa. "Ada materi yang masih lo bingungin? Bagian mana nya nanti gue bantu cari penjelasan nya?" tawar Soobin dengan lembut meskipun Soobin tidak terlalu mengerti kimia apalagi ini tentang obat-obatan karena dia tidak semalam itu mempelajari nya tapi demi Nagyung Soobin akan membantu.
"Sebenarnya gue udah coba cari penjelasan sebisa gue tapi masih kurang percaya diri aja."
"Gak papa kalok lo udah berusaha maksimal tinggal di kencengin doa nya semoga di beri kemudahan dan kelancaran waktu lo presentasi."
"Lo udah kelar rapat nya?" tanya Nagyung mengalihkan pembicaraan.
"Udah selesai lo mau pulang sekarang?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruber 00l
FanfictionSekumpulan mahasiswa semester 4 yang udah nyaman dari maba belajar online dan mager mau cari kosan.Waktu maba mereka udah dapet kosan di sekitar kampus tapi berujung kuliah online akhirnya pulang ke rumah lagi. Dan ternyata di semester 5 ini perkuli...
