Satu-satunya

530 60 0
                                        

Senyum Seoyeon merekah saat melihat nama sang pemanggil di ponsel nya. Dia langsung berkaca melihat wajah nya kemudian memakai liptint dan membenarkan tatanan rambutnya agar tidak terlalu berantakan Seoyeon menarik nafas nya terlebih dahulu dan tersenyum saat menggeser tombol hijau.

"Haiiii," Sapa Seoyeon riang sedangkan disebrang sana seorang lelaki hanya terkekeh pelan melihat betapa semangat nya Seoyeon.

"Kamu bangun tidur ya?" tanya Seoyeon melihat Yoshi yang sedikit lesu. Lelaki itu adalah Yoshi kekasih Seoyeon.

"Aku baru selesai kerja."

"Ah pantesan muka nya capek tapi tetep ganteng kok." Seoyeon membenarkan posisi duduk nya dan mengatur ponsel nya agar kamera menyoroti nya dengan pas.

"Kamu juga cantik banget btw kamu potong rambut ya?"

"Ah iya aku potong rambut tadi pagi gimana cocok gak?"

"Cocok keliatan fresh."

"Udah makan?" tanya Seoyeon.

"Udah tadi makan pas di kantor kamu disana jangan lupa makan. Oh iya minggu depan aku pulang nanti kita ke pantai mau nggak?"

"Ih mau banget lah ya kali aku nolak," balas Seoyeon sambil terkekeh.

"Tumben rumah kamu sepi?" Yah wajar si Yoshi tanya gitu dia dan Seoyeon sering sekali melakukan panggilan vidio dan terkadang suara di luar kamar Seoyeon pun sampai terdengar oleh Yoshi.

"Udah banyak yang pulang kerumah mangkannya rumah sepi."

"Oh pantesan gak berisik kamu betah tinggal disana."

"Betah kok disini baik-baik orang nya asik juga."

"Kemaren aku liat sw kamu cowok nya pada ganteng ya gak ada yang kamu suka gitu?"

"Mereka muka nya emang pada ganteng tapi kalok tau kelakuan mereka tiap hari udah enek duluan. Lagian kan mereka udah pada punya pacar." Jelas Seoyeon terkekeh paham pacar nya di sebrang sana sedikit cemburu. "Tapi kamu boleh kok cemburu kan cemburu tanda cinta," Seoyeon terkikik saat Yoshi disebrang sana salah tingkah.

"Siapa yang cemburu."

"Kamu juga disana pasti ketemu cewek cantik kan gak usah ngeles."

Obrolan mereka masih berlanjut hingga satu jam kedepan. Yang teman nya tahu mungkin Seoyeon suka berganti pasangan dan dekat dengan banyak lelaki padahal itu semua tidak benar. Seoyeon dekat dengan Felix, Sanha dan lainnya itu ya karena mereka ingin mendekati teman jurusan nya disini Seoyeon hanya sebagai cupid. Membantu kisah cinta orang lain untung saja kisah nya juga mulus.

Yang mendekati Seoyeon jangan di tanya tentu saja ada mereka nge chat ya Seoyeon balas tapi jika mereka sudah nge chat terlalu sering akan Seoyeon abaikan.  Mereka ngajak jalan ya Seoyeon terima. Seoyeon tidak pernah membatasi lingkup pertemanan nya mau dengan siapapun itu. Sejak awal Seoyeon sudah menegaskan jika mereka hanya sebagai teman karena Seoyeon memang tidak berniat untuk selingkuh jika mereka setuju maka mereka bisa berteman tapi jika tidak lebih baik mundur. Seyeon tidak mau membuat harapan itu sebab nya dia lebih suka terang-terangan jika sudah mempunyai kekasih. 
 
Lelaki yang sering melakukan panggilan vidio dengan nya adalah satu-satunya lelaki yang ia sayangi Yoshi. Mungkin jika orang lain melihat akan dikira mereka adalah sepasang kekasih yang lagi kasmaran. Nyatanya hubungan mereka sudah berjalan 3 tahun lebih dan satu tahun terakhir mereka ldr. Tapi Seoyeon nyaman dengan Yoshi dia tidak bisa melepaskan Yoshi meskipun ada hal yang harus ia korbankan yaitu tidak bisa bertemu. Apakah Seoyeon akan menyerah karena Yoshi yang berjarak sangat jauh? Tentu saja tidak Seoyeon akan selalu menunggu Yoshi karena Seoyeon paham Yoshi memang sedang meraih impian nya Seoyeon tidak ingin menghalangi mimpi Yoshi.

Ruber 00lTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang