"Hobin beneran melabrak Baek Sungjoon?"
Taehoon menoleh ke arah Yeonwoo, lalu mengangguk. Saat ini dia berada di rumah pemuda nerd itu sesuai permintaannya tadi pagi. Ia juga tak sempat mengikuti rapat dengan anggota Yoo Hobin Company yang lain karena malas.
Lagi pula Taehoon tidak terkejut, memang sudah sepantasnya Baek Sungjoon dilabrak oleh Yoo Hobin. Kejahatannya telah menumpuk, salah satunya adalah penyerangan ke pejabat tinggi di tengah hujan badai. Jadi Taehoon tak akan melarang Hobin atau menyetujui tindakan tersebut. Ini demi keadilan.
Menurutnya Yoo Hobin sudah benar, hanya saja. Apakah itu cukup? Sungjoon itu licik dan cerdas. Bisa mencuci opini publik dengan mudah. Hobin pasti kuwalahan menghadapi fandom Baek Sungjoon yang berdiri kokoh seperti beton.
Tidak mudah untuk menghancurkan kepercayaan orang yang disusun sedemikian rupa. Walaupun begitu, dia masih bingung. Jjiksae mengatakan bahwa Hobin mendapatkan semua bukti itu dari seseorang. Pasti orang tersebut memiliki maksud tertentu. Hobin masih anak-anak, gampang percaya dengan apa yang diyakininya.
Hobin yakin jika semua anggota XJ Company itu memiliki masa lalu yang kelam, kecuali Yeonwoo. Taehoon khawatir jika Yoo Hobin sedang dijebak atau dimanfaatkan oleh seseorang. Akal pikirannya tertuju pada nama seseorang yang terbesit begitu saja.
Lee Jinho. Taehoon curiga jika orang itu dalang dibalik alasan Hobin melabrak Sungjoon. Pria tersebut terlalu mencurigakan untuk dipercayai. Namun ia tak memiliki bukti atas dugaannya saat ini. Taehoon hanya bisa berharap Hobin baik-baik saja.
"Hoon, kau memikirkan apa?" Yeonwoo menunduk, menatap Taehoon yang terbaring di ranjang. Si empu berdeham sekilas, kemudian mengubah posisinya menjadi terduduk. Taehoon harus mengutarakan apa yang dipikirkannya sedari tadi.
"Aku merasa ada yang janggal. Kau tahu 244? Kata Rumi, orang itu tiba-tiba memberikan surat kontrak ibu Yoo Hobin yang asli. Alasannya dia nggak mau ribut sama How To Fight."
"Hm.. aneh, tapi 244 memang misterius. Ada sesuatu yang 244 dan Bang Sungjoon sembunyikan dari kami, anggota XJ Company. Mereka seperti memiliki hubungan rahasia dan sangat licik." Yeonwoo menerangkan apa yang diketahuinya selama menjadi bagian dari XJ Company.
Taehoon mengangguk setuju. "Lalu 244 itu adalah pria yang kita temui di bazar tempo lalu, kau ingat?"
Kedua mata Yeonwoo sontak membola, kemudian menggeleng lucu. Kecurigaannya terbukti benar. Lee Jinho dan 244 memang satu orang yang sama. Namun penampilan mereka yang bertolak belakang membuat Yeonwoo ragu, walaupun aura yang dikeluarkan sama.
Sekarang masalahnya hanya satu. Bila labrakan Baek Sungjoon gagal, pasti ada sesuatu yang terjadi. Yeonwoo sempat mendengar pembicaraan dua anggota XJ Company yang membahas tentang pers dan politik. Dia menduga jika salah satu dari mereka memiliki hubungan kotor dengan anggota pers.
Hobin akan kalah jika pers turun tangan. Memang banyak newtuber pelabrak yang ikut menyerang Baek Sungjoon dengan bantuan para buzzer. Lalu sebentar lagi pasti akan ada berita mengenai hal tersebut. Namun itu semua belum cukup bila anggota politik turun tangan.
How To Fight bisa kena serangan balik. Itu sangat merugikan Yoo Hobin. Yeonwoo mau membantu, tetapi mengingat larangan ayahnya membuat dia tak bisa berbuat apa-apa. Padahal ia bisa menjadi kartu AS bagi Hobin dan kawan-kawan karena pelaku pembegalan sang ayah belum tertangkap.
Saksi mata pun berada di pihak mereka. Rekaman bukti pelaku pembegalan pun ada. How To Fight bisa menang jika semua itu diserahkan pada pihak berwajib. Ditambah dengan kesaksiannya sebagai anak dari pejabat tinggi yang dibegal. Meskipun harus mengungkap perbuatan kotor yang ayahnya lakukan bersama Baek Sungjoon.
KAMU SEDANG MEMBACA
How To You
FanfictionKetika Yeonwoo mengejar salah satu cahaya hidupnya. Sung Taehoon, orang yang berani membebaskan dia dari penjara ayahnya. Namun sayangnya Taehoon adalah orang yang gila kebebasan dan hidup semaunya tanpa terikat oleh siapapun, berhubungan dengan ses...
