Author's POV
.
.
.
"Yottcchan~ akhir-akhir ini kamu sering purang maram, ka-san khawatir. ",ucap mamanya Dion yang notabenenya orang Jepang.
"Ka-san! Dion, cuman latihan basket doang. Enggak aneh-aneh. ",jawab Dion yang mengambil kunci motor kesayangannya.
Iya kunci motor yang ada gantungan kunci animenya.
"Uso!! Kamu kan tiap hari kerjanya cuman nonton hentai, kok bisa ikutan basuke? ",heran mamanya Dion.
Basuke ya guys bukan jasuke.
Sejenak Dion tercengang mendengar kata-kata 'hentai' yang artinya mesum. Gak kaget sih mamanya bilang begitu karena di kamar Dion banyak figure karakter yang terkesan seksi.
"Ya pokoknya diajakin temen main basket. Bentar lagi juga mau ikutan turnamen. Jadi, Ka-san gak usah khawatir okayy! ",jawab Dion yang mulai pasang helm dan tancap gas ke sekolah.
"Haik! Hati-hati ya Yottchan!",ucap mamanya Dion sambil dadah-dadah.
Yaps, Dion itu blesteran Indo-Jepang. Mamanya Dion orang Jepang dan papanya orang Indo. Tapi emang gen keindoan Dion lebih kuat sih, makanya banyak yang enggak percaya kalau Dion keturunan Jepang.
Mamanya Dion dari kecil selalu panggil dengan sebutan 'Jiyon' dan lama-lama jadi 'Yon', dan berakhirlah dengan sebutan 'Yottchan'. Biasalah orang Jepang kalau ngomong diimut-imutin.
Seperti wibu pada umumnya, eh bentar Dion kan orang Jepang juga masa dipanggil Wibu? Okay kita sebut Otaku aja.
Otaku bisanya nolep, penyendiri, suram, jarang mandi, bau bawang, dll. Tapi Dion enggak seperti itu guys. Dia keliatan stylish, ramah, friendly, tinggi, body goal dan kemana-mana pakai moge yang bisa bikin cewek oleng.
Itu semua karena balas dendam. Dion dulu pernah punya pacar dan dia minta putus ke Dion karena tau kalau Dion itu otaku. Mantannya itu ngerasa malu punya pacar kayak Dion. Yang culun, nolep, suram, gak modis, dan suka karakter gepeng yang aduhai.
Sejak saat itu dia berusaha glow up, dia juga berusaha menutupi fakta kalau dia seorang otaku.
Gimana kabar mantannya? Masih idup kah? Cie nyesel.
Sekarang Dion makin kece badai karena gabung tim basket. Bersama temen baru di kelasnya sebut saja geng preman. Personilnya terdiri dari Rey, Angga, Satria, dan Dion tentunya.
Jujurly, Dion ngerasa takut dengan mereka yang keliatan garang. Tapi setelah kenal ternyata mereka semua sama-sama bobroknya. Gak perlu waktu lama mereka akhirnya bisa akrab dan terciptalah geng preman.
.
.
.
Karena turnamen sudah dekat latihan basket diadakan hampir setiap hari sepulang sekolah. Sekitar jam 7 malam mereka baru selesai latihan dan pulang kerumah masing-masing.
Angga dan Satria pergi ke halte untuk naik bus, sedangkan Rey sudah berlari pulang. Dion pun berjalan menuju tempat parkir motornya yang lumayan jauh dari gedung olahraga.
Dion asik berjalan sambil bersenandung soundtrack anime yang sedang hits.
Hingga dia terfokus pada segerombolan orang di dekat gerbang. Di sana ada satu siswa SMA SH yang dikepung oleh beberapa anak STM SH.
Taukan SMA itu Sekolah Menengah Atas. Kalau STM Sekolah Teknik Mesin yang isinya hampir 100% cowok preman yang badannya keker.
Udah jadi rahasia umum walau mereka satu yayasan tapi antar sekolah ini enggak pernah ada akurnya. Padahal hidup bertetangga, jaraknya lumayan deket.
Siswa yang satu sekolah dengan Dion itu terlihat terus terpojok dan seakan terus menolak. Dion tidak bisa tinggal diam saat teman satu sekolahnya diusik sekolah lain apalagi anak STM SH.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Dearest Boy [BL]
Roman d'amourRey, cowok yang bertampang preman tapi sangat jago dalam pekerjaan rumah tangga, misalnya memasak dan bersih-bersih. Keahliannya yang lain yakni bermain basket. Saat akan masuk SMA, Rey bertemu dengan Kenzie anak orang kaya raya yang tidak bisa...
![My Dearest Boy [BL]](https://img.wattpad.com/cover/250813298-64-k779904.jpg)