60. Cinta dan Persahabatan #SeChen #SeBaek Ⅵ

174 10 0
                                        

Notes: cerita ini adalah karya remake dari cerita asli karya author kimeiparkyungsoo_12 yang berjudul Seduction Jongdae.

❥❥❥

"Tidak perlu malu, Baekhyun. Biasa saja, kau kan sedang bicara denganku, sahabatmu sendiri." Baekhyun melihat Jongdae tersenyum padanya. "Kalian akan menjadi pasangan yang sempurna jika bersama."

Ada satu kalimat yang paling Baekhyun ingat dari mendiang ayahnya: kamu tidak akan pernah tahu bagaimana sebuah kehidupan akan berlangsung, jika si pemilik kehidupan itu sendiri tidak berani untuk memulai impiannya.

Sejak ayahnya meninggal diusianya yang baru menginjak sepuluh tahun dan dia harus dititipkan pada bibinya yang miskin -satu-satunya anggota keluarga yang mau menampungnya- sementara ibunya kabur dari rumah sejak dia baru lahir, Baekhyun yang dulu penakut selalu menerapkan kata-kata sang ayah sejak saat itu, tidak ada yang berubah drastis, karena dia tetap Baekhyun yang selalu mengkhawatirkan banyak hal, tapi Baekhyun selalu yakin dengan kata-kata ayahnya, lalu satu per satu dari ketakutannya akan dunia perlahan menghilang, Baekhyun tumbuh menjadi sosok yang berbeda setelah remaja, dia menjadi memberani, dia mampu mengambil keputusan sendiri dengan segala risiko yang sudah dipertimbangkannya.

Perlahan dengan pasti, dia seakan terlahir kembali menjadi sosok lain yang jauh lebih tangguh. Lebih tangguh dari tembok China sekali pun hingga Baekhyun yang saat itu tahu bahwa sama sekali tak ada ketertarikan yang Sehun rasakan padanya, namun dengan nekat dia tetap mengambil risiko membohongi laki-laki itu dengan mengajaknya berpura-pura pacaran setelah tahu bahwa sahabatnyalah pemenang dari kompetisi yang bahkan sebelumnya tak pernah mereka mulai itu.

Byun Baekhyun tahu bahwa Kim Jongdae tidak pernah membuat kesalahan padanya, tapi Baekhyun juga tidak bisa membohongi perasaanya sendiri bahwa dia marah terhadap Jongdae yang sudah tanpa sadar memberikannya harapan palsu.

Semakin larut hujan turun semakin lebat malam itu membasahi setiap inci tubuh Baekhyun yang semakin melemah, dingin seakan telah merasuk menyatu ke dalam tulang-tulangnya hingga membuatnya sulit mengerakkan kakinya sendiri.

Seharusnya Baekhyun segera pulang ke rumah dan melilit tubuhnya dengan pakaian tebal setelah mandi dengan air hangat yang dia panaskan dikompor, tapi begitu dia melihat siluet sepasang laki-laki yang begitu dikenalnya tengah menunggunya di depan rumahnya sambil berpelukan. Baekhyun seketika membeku, dia seakan tak mampu bergerak, rumah yang sebelumnya begitu ingin dia tuju kini berubah begitu ingin dia hindari akibat keberadaan keduanya.

Apa salahku hingga harus hidup dalam ketidakpastian semacam ini? Bukankah sebaiknya aku mati dan bereinkarnasi saja daripada harus merasakan sakit yang tak ku ketahui apa obatnya seperti ini?

Baekhyun memutuskan melangkah pergi, menghindari teman dan orang yang dia cintai. Namun Jongdae lebih dulu menangkap keberadaannya dan segera berlari menghampirinya tanpa menghiraukan lebatnya guyuran hujan sekali pun.

"Baekhyun!" teriak Jongdae, membekukan persendian Baekhyun. "Baekhyun!" panggil Jongdae sekali lagi.

Remaja itu segera menarik pergelangan tangan sang sahabat begitu sadar bahwa sahabatnya sendiri ingin menghindarinya. Jongdae memegangnya erat, Baekhyun akhirnya menoleh ketika Sehun juga ikut menanggal namanya. Meski gelap, Jongdae tahu sorot mata itu menandakan kebencian yang teramat sangat ditunjukkan padanya.

"Baekhyun, jangan pergi. Kau salah paham terhadap kami, ayo bicarakan ini baik-baik di tempat yang hangat," ucap Jongdae dengan suara tinggi agar tak kalah dengan lebatnya guyuran hujan. "Aku tidak mau persahabatan kita hancur gara-gara ini," sambungnya.

REVERSE HAREM (EXO CHEN UKE) 🔞Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang