18. Married By Accident #ChanChen #HunChen Ⅲ

271 23 9
                                        

Special Happy ChanChen Day! ♡

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Special Happy ChanChen Day! ♡

❥❥❥

“Tuan Kangta? Kenapa Anda bisa berada di sini? Bukankah proyek kerjasama yang sudah Anda setujui tengah berlangsung? Jika ada yang ingin Anda bicarakan dengan saya, kita bisa membicarakannya di kantor atau tempat lain yang lebih layak.” Chanyeol berjalan menghampiri Kangta dan Suho dengan senyum ramah dan bahasa yang sopan. “Maafkan saya atas keributan yang sempat Anda dengar, kami hanya tengah sedikit berdiskusi tentang masalah keluarga. Saya jamin ini tidak akan mempengaruhi kinerja Thornley Group dengan perusahaan Anda.”

“Bagaimana keadaan Taeyang?” tanya Kangta, mengabaikan basa-basi anak tertua keluarga Thornley itu.

Sandara yang merasa pertanyaan ini ditunjukkan padanya sebagai istri tertua, maju beberapa langkah menghampiri Kanta dan Suho, berdiri sejajar dengan Chanyeol. “Harta dan kekuasaan tak dapat membeli nyawa.” Sandara memasang wajah muram. “Terima kasih sudah menyempatkan diri menjenguk Taeyang di sini, mohon doanya.”

“Apa Tuan Kangta ingin bertemu dengan suami kami?” Chaerin mengatur napasnya agar tetap terlihat elegan, memasang senyum terbaiknya, Sandara selalu satu langkah lebih maju darinya. Tapi kali ini tidak akan dia biarkan, Chaerin tahu Kangta dan Bom memiliki anak-anak yang akan mewarisi kekayaan mereka, Sehun harus mendapatkan salah satu dari mereka. “Jika berkenan, aku bisa mengantarkanmu.”

Sehun mengernyit heran. “Maaf, tapi dari mana Anda mengetahui kami berada di sini sementara tidak ada siapa pun diantara kami yang memberitahu Anda tentang keberadaan kami?”

Meski apa yang Sehun katakan benar, tetapi Chaerin memelototi putra semata wayangnya, merasa bahwa pertanyaan tersebut kurang sopan.

“Sehun ....”

“Kenapa? Aku, kan, hanya bertanya.”

Kangta tertawa kecil. “Putra bungsuku tengah dirawat, Suho tak sengaja melihat kalian dan mengajakku untuk datang ke mari.”

“Ah, apakah dia sakit? Aku turut sedih mendengarnya.” Chaerin kembali mencari wajah.

Sandara mengeluarkan parfum dari dalam tasnya, menyerahkannya pada Kangta dengan kedua tangannya. “Ini adalah parfum milik mendiang nenek buyutku, mungkin kau bisa memberikannya pada putramu agar dia lekas pulih. Ini memang kuno, tapi aku meyakininya, wewangian harum dapat menenangkan jiwa serta syaraf seseorang. Terimalah.” Sandara tersenyum, dia memang selalu satu langkah lebih maju dari siapa pun. “Omong-omong, siapa nama putra kedua Anda?”

Kangta tersenyum. “Namanya Jin Zhong Chen.”

Jantung Sehun hampir berhenti berdetak saking terkejutnya. Dia tak salah dengar, 'kan?

“Ah, dan terima kasih atas parfumnya, Mrs. Sandara. Tapi, sebaiknya kau memberikan parfum itu pada suamimu agar dia memiliki cukup waktu untuk memikirkan hukuman apa yang pantas anak-anaknya terima setelah melecehkan anakku.”

REVERSE HAREM (EXO CHEN UKE) 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang