❥❥❥
“Izinkan aku memperkenalkan diri. Aku adalah Pangeran Mahkota Kerajaan Acqua, Kim Junmyeon.”
Rendezvous sedikit banyak mampu menebak apa yang Pangeran Pertama inginkan. Namun, mau bagaimana pun, kedua kakak-beradik itu sungguh menghiburnya.
“Ini menarik.” Dia menjilat bibirnya; tertarik. “Apakah kau ingin menjadi bagian dari diriku juga?”
Pangeran Pertama menggeleng.
“Apakah kau ingin tahu apa yang adikmu lakukan selama ini?”
Pangeran Pertama menggeleng.
“Apakah kau ingin mematahkan kutukanku dengan datang langsung kepadaku?”
Pangeran Pertama menggeleng.
Rendezvous menarik sebelah alisnya. “Tahu kah kau bahwa dirimu yang seperti ini sungguh tak sopan dan membuatku marah?”
Seakan udara di sekelilingnya tahu bahwa Rendezvous merasa kesal, udara di sekitarnya pun berubah pekat dan sesak. Seakan dipenuhi oleh asap kehitaman beracun. Udara yang Pangeran Pertama hirup pun tak luput dari hal tersebut hingga membuatnya kesulitan bernapas dengan dadanya yang terasa sesak.
“Izinkan aku membalaskan dendamku sendiri padanya,” ucap Junmyeon tiba-tiba.
“Ooh, menarik.” Udara di sekitar Penyihir Rendezvous mulai sedikit ringan.
“Sebagai gantinya. Jangan melindunginya dan sesekali kunjungilah Pangeran Kedua di kediamannya.”
Rendezvous masih menunggu kata-kata selanjutnya yang mungkin ingin Pangeran Pertama sampaikan. Namun, sungguh hanya itu lah yang ingin pria itu katakan.
“Kau datang jauh-jauh ke sini dengan tubuh tak sempurna mu itu hanya untuk mengatakan hal tersebut?”
Dalam sujudnya, Pangeran Pertama menahan senyumannya. Senyuman itu pun tak luput dari pandangan Rendezvous, yang kini semakin penasaran dengan niat sebenarnya Pangeran Pertama sekaligus apa yang sedang Pangeran Pertama sembunyikan.
“Akan ku kunjungi dia sesuai permintaanmu,” katanya angkuh, “namun, aku tak bisa melepaskan tanggung jawabku untuk melindunginya, karena aku dan Pangeran Kedua telah menjadi satu.”
Tersirat kekecewaan pada raut wajah Pangeran Pertama. Namun, dengan cepat, dia menyembunyikan hal tersebut.
Setelah beberapa saat debur ombak memecah hening, Pangeran Pertama pun berdiri, dia menatap wajah Penyihir Rendezvous yang berdiri di atas batu paling besar sambil menatapnya dari atas dengan tatapan merendahkan.
“Tak masalah,” ucap Pangeran Pertama, “karena aku pun tahu, kau mungkin akan berubah pikiran setelah bertemu dengannya setelah sekian lama.”
Setelah melalui detik-detik yang menegangkan. Pangeran Pertama pun beranjak pergi dari gua yang menjadi kediaman Penyihir Rendezvous.
Dan malam itu juga, Penyihir Rendezvous langsung pergi ke kediaman Pangeran Kedua yang kini telah sah menjadi penguasa wilayah Kerajaan Acqua.
Anehnya. Di sepanjang tempat-tempat yang masih mencakup wilayah Kerajaan Acqua, terdapat barrier sebanyak dua lapis. Barrier itu mencegahnya untuk masuk ke wilayah tersebut. Sayangnya barrier tersebut bukanlah tandingan Rendezvous.
“Penyihir yang membuat barriernya pasti belum genap berusia 100 tahun.”
Namun, semakin dalam Rendezvous masuk ke wilayah Kerajaan Acqua, semakin banyak pula lah barrier-barrier bahkan para monster yang diciptakan khusus hanya untuk menghalangi jalannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
REVERSE HAREM (EXO CHEN UKE) 🔞
Fanfiction🔞🔞🔞 AREA!!! ❥ Bagaimana jadinya jika satu orang uke manis yang keras kepala memiliki lebih dari satu kekasih yang super protektif? Kim Jongdae memiliki lebih dari seratus kisah dengan banyak lelaki yang begitu mencintainya. Bacalah kumpulan cerbu...
