🔞🔞🔞 AREA!!!
❥ Bagaimana jadinya jika satu orang uke manis yang keras kepala memiliki lebih dari satu kekasih yang super protektif? Kim Jongdae memiliki lebih dari seratus kisah dengan banyak lelaki yang begitu mencintainya.
Bacalah kumpulan cerbu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia pasti akan dimarahi habis-habisan oleh neneknya jika ketahuan kalau akhir-akhir ini dia sering mendekati wilayah manusia, tapi Chen pikir ... "Uhh, maafkan aku nenek!"
Chen benar-benar menyesal karena telah melanggar sumpah hingga berkali-kali, jika seandainya ketahuan, Chen janji tak akan memberi pembelaan apa pun dan rela dihukum berat oleh neneknya.
Neneknya, satu-satunya keluarganya yang masih hidup. Ayahnya telah lama menghilang dan karena Chen menemukan ekor milik ayahnya putus bermil-mil jauhnya dari rumah mereka, maka mereka pun harus menganggapnya telah mati. Lalu ibunya, karena kematian suaminya itu, setelah beberapa bulan, mermaid betina itu memutuskan mengakhiri hidupnya dengan datang ke wilayah anjing laut dan menjadi santapan mereka.
Sementara saudara-saudara Chen, sudah sejak lama mati satu per satu. Tinggal lah Chen dan neneknya yang tersisa.
Tapi, persediaan makanan semakin menipis, ikan-ikan di lautan semakin jarang terlihat. Sering kali para mermaid mau tak mau harus mengganjal perut mereka dengan sampah-sampah di sekeliling mereka.
Sampah favorit Chen untuk mengganjal perutnya adalah bungkus plastik, Chen akan merasa kenyang selama berminggu-minggu jika menelannya, tapi itu tidak bagus untuk kesehatannya, namun, karena Chen masih muda maka tak apa.
Tapi, tidak untuk neneknya yang telah hidup selama 130 tahun, tubuhnya akan langsung memuntahkan plastik-plastik itu, tapi makanan sudah terlalu sulit untuk ditemukan dan Chen selalu merasa sedih tiap kali melihat neneknya yang kini terbaring sakit akibat ekornya hampir putus, masih harus menderita menahan lapar.
Sejak Chen menolong manusia beberapa saat lalu, dia melihat manusia-manusia memiliki persediaan ikan yang banyak yang mereka taruh disebuah ember, sambil mengendap-endap, Chen mencuri ember yang paling kecil yang isinya paling sedikit sambil berkata, "Maaf aku mencurinya, semoga rezekimu selalu berlimpah."
Kemudian Chen menghilang di dalam lautan penuh limbah.
Sejak saat itu, Chen selalu datang ke wilayah manusia yang tinggal di tepi laut untuk mencuri ikan-ikan mereka. Seperti hari ini, karena ikan yang dia curi lima hari lalu sudah habis akibat dia bagikan juga untuk mermaid-mermaid lain yang kelaparan.
Saat sedang berenang mengendap-endap, Chen malah melihat seseorang yang menutupi wajahnya dengan masker sedang berdiri di atas batu besar sambil membuang banyak sekali ikan segar dari dalam ember-ember besar yang ada di sekelilingnya.
Seketika Chen menelan salivanya lapar. "Apakah manusia itu sudah bosan memakan ikan? Kalau begitu, boleh kah aku mengambilnya?"
Karena ikan-ikan itu dibuang, jika Chen pungut, maka Chen tidak mencurinya, kan?
Seketika sepasang bola mata Chen berbinar-binar. Dengan sabar, dia menunggu manusia itu menyelesaikan kegiatannya dan setelah manusia itu pergi, sambil tetap waspada, Chen mendekati tempat orang tadi membuang ikan dan dia segera mengumpulkan ikan-ikan itu ke dalam plastik besar yang sempat Chen pungut.