19 | PENGANTIN BARU I

7.1K 698 39
                                    

"Auranya pengantin baru emang beda, ya?" celetuk Megumi ketika Nora dan Kalandra bergabung duduk di meja makan untuk menikmati makan malam bersama.

Memang, Mami mengajak anak, menantu dan cucu-cucunya untuk makan malam bersama. Sekaligus menjadi acara penyambutan menantu baru di keluarga tersebut.

Mendengar celetukan Megumi membuat Nora merona salah tingkah, sedangkan Kalandra tetap dengan ekspresi datarnya.

Mami tersenyum kemudian menaruh sepiring lasagna di hadapan Kalandra. "Kalandra suka lasagna, kan?"

"Iya Mi. Terima kasih." Kalandra mengangguk pelan pada ibu mertuanya itu. Kemudian Mami beralih pada Nora. Mengusap dengan lembut lengan Nora kemudian kepalanya. Bertanya Nora ingin memakan apa. Tapi, Nora menolak untuk diambilkan makanan. Maka Mami kembali duduk di tempatnya.

"Jadi, Om Kala suaminya Aunty Nora, ya?" celetuk Agas menatap Kalandra.

"Iya. Kan kemarin udah nikah," sahut Aurora yang duduk di sebelah putranya itu.

Agas kembali menatap Kalandra kemudian Nora. "Terus adiknya mana?"

"Adik apa?" sahut Nora.

"Adik bayi."

Tawa meledak di meja makan tersebut.

"Astaga Nak. Aunty Nora sama Om Kala baru sehari nikah. Adik bayinya belum jadi," ujar Ardan dengan tawa pelan.

"Oh gitu,ya?'" Agas mengangguk-angguk.

"Jadi, kapan adik bayinya Aunty Nora dan Om Kala jadi?" sahut Ken.

"Masih lama. Ken tunggu aja kabar baiknya." Kalandra yang menjawab.

"Boleh request langsung dua? Cewek ya, Om. Soalnya kalau cowok, gak seru. Pasti nanti nakal. Kayak Ken dan Agas," sahut Kei mendapat delikan dari Ken dan Agas.

"Aku gak nakal. Aku anak baik, rajin menabung dan suka berkebun. Bantu Kak Lula, bantu Ayah, bantu Bunda. Bantuuuu semuanyaaa!" seru Agas tak terima dikatai nakal.

Lagi-lagi tawa meledak mengisi meja makan tersebut.

"Udah, udah. Tuh mukanya Aunty-mu udah merah karena bahas anak bayi," tegur Mami.

"Mami ih," desis Nora karena Mami membuatnya semakin salah tingkah.

"Kok bisa Aunty mau nikah sama Om ini?" sahut Kei.

"Kei," tegur Orion pada putranya itu. Pasti Kei bertanya seperti itu karena Kalandra yang tanpa ekspresi.

"Karena Om ganteng."

Semuanya terperangah. Bahkan menghentikan kegiatan makan mereka. Mendengar jawaban Kalandra dengan ekspresinya yang datar. Lalu pria itu kembali makan, seakan tak pernah mengucapkan hal tersebut.

Megumi masih tercengang di tempatnya. Tak ia sangka Kalandra yang ia kenal sebagai pria pendiam dan kaku, akan mengatakan hal tersebut.

Cinta benar-benar bisa mengubah seseorang ya?

Sementara itu Nora tersenyum tipis.

"Om juga punya banyak tato, gak?" sahut Kei lagi. Anak itu menatap tato Kalandra yang nampak di lengan.

"Kei, Om Kala lagi makan lho. Jangan ajak bicara dulu."

"Gak pa-pa kok, Yon," sahut Kalandra, kemudian kembali menatap Kei. "Tato Om gak terlalu banyak."

"Tato bikin cewek-cewek jadi suka ya, Om?" tanya Kei lagi.

"Kei! Gak usah mikir aneh-aneh. Kamu masih kecil!" tegur Megumi. Sangat tau apa yang sekarang ada di kepala anaknya itu.

When He Loves MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang