36. Mashikyu

6.7K 816 370
                                        

Hyunsuk mengintip Haruto dibalik pintu, dan bisa ia lihat, Haruto sedang melayang di atas pohon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hyunsuk mengintip Haruto dibalik pintu, dan bisa ia lihat, Haruto sedang melayang di atas pohon.

Mata Hyunsuk sontak membola, dengan cepat ia lari kesana dan menendang kursi yang Haruto pijak.

Hal itu, membuat Haruto yang sedang mengikat ujung tali dibatang pohon, reflek berpegangan pada batang tersebut hingga tubuhnya gemantungan seperti monyet.

"Ada apa dengan tubuhku? aku belum memulainya tapi kenapa tubuhku sudah melayang?, terus kenapa leherku tidak sakit?" Pekik Haruto panik.

Melihat hal itu, Hyunsuk mengambil kayu dan memukuli pantat Haruto agar pemuda itu sadar.

"Turun, sialan!"

Haruto menunduk, matanya mendelik terkejut melihat Hyunsuk memergokinya. dengan cepat ia turun dari sana.

"H-hai?"

Hyunsuk berdecak, lalu menjewer telinga Haruto keras. "Kau ini punya nyawa bukannya disayang, malah berniat bunuh diri! mau jadi hantu penunggu pohon?" Omelnya marah.

"Aww" Ringis Haruto kesakitan.

"Jangan seperti orang bodoh" Ucap Hyunsuk memarahinya.

Haruto menunduk, dan menggaruk tengkuknya gatal.

"Kau marah dengan Junkyu?" Tanya Hyunsuk mencoba tenang.

Haruto mengangguk, "Dia jahat, meninggalkanku tanpa salam perpisahan! aku membencinya."

Hyunsuk mengangguk mengerti, "Lalu kenapa kau mencoba bunuh diri?"

"Untuk menyusul Junkyu"

Hyunsuk berdecak, "Katanya benci, tapi kenapa menyusul?"

"Ingin saja"

Hyunsuk yang merasa kesal, langsung menendang tubuh Haruto kebelakang.

"Bikin emosi saja"

"Apa kau tidak memikirkan bagaimana perasaan Jeongwoo? Dimana otak mu!" Sentak Hyunsuk kesal.

Dengan polosnya Haruto menunjuk kepalanya sendiri. "Disini"

"Ck" Decak Hyunsuk kesal.

"Menangis lah"

Mendengar ucapan Hyunsuk, spontan Haruto menangis, dan terduduk berlutut.

"K-kenapa Junkyu meninggalkanku? apa dia sudah tidak menganggapku teman?"

Hyunsuk tersenyum kecil, dan mendekat ke arah pemuda itu. lalu menepuk pundaknya pelan.

"Dia menyayangi mu"

"Kau bohong!"

"Junkyu sendiri yang mengatakannya"

Haruto semakin menenggelamkan kepalanya dilipatan lututnya.

"Junkyu sialan" Umpatnya terisak kecil.

Hyunsuk mengelus surai hitam Haruto. "Kau harus mengikhlaskannya, agar dia tenang"

Devil Husband -HoonsukTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang