Warning!!!
Akan ada adegan 18+ di bawah. Untuk yang gak nyaman dengan adegan dewasa, bisa langsung diskip aja ya hehe. Thanks~
•
•
•
•
Saat ini Lisa tengah mengendarai mobilnya seorang diri. Ia sudah keluar dari rumah sakit sejak beberapa hari lalu dan sedang menjalani masa pemulihan. Lisa sudah melakukan aktivitasnya dengan normal, bahkan ia tetap masuk sekolah seperti biasa.
Jennie sedang ada rapat OSIS mingguan, itu sebabnya Lisa berkendara sendiri sekarang. Bukannya tidak ingin menunggu, tapi Lisa memutuskan untuk pergi sebentar karena perutnya lapar tapi kantin sekolah sudah tutup. Setelah mengisi perutnya, nanti dia akan kembali menjemput Jennie di sekolah.
Lisa membelokkan stir mobilnya ke sebuah restoran cepat saji melalui proses drive thru. Ia tidak ingin terlalu lama berada di luar dan membuat Jennie menunggunya. Usai mendapatkan pesanannya, Lisa memakan burger miliknya sambil mengemudi.
Tanpa sengaja, Lisa melihat keberadaan seseorang saat ia melewati sebuah junior highschool yang cukup terkenal di kotanya. Gadis itu terlihat duduk seorang diri di depan halte sekolahnya. Yang menarik perhatian Lisa adalah penampilan gadis itu. Ia tampak berantakan dengan seragam basah dan kotor. Bahunya tampak bergetar. Sepertinya dia menangis.
Lisa adalah salah satu orang yang tidak pernah peduli pada sekitarnya. Tapi entah kenapa, hatinya tergerak untuk menghampiri gadis itu. Tanpa sadar, Lisa mengarahkan mobilnya mendekat. Ia langsung keluar dari mobilnya dan berjalan ke arah gadis SMP itu.
"Kau baik-baik saja?" tanya Lisa memastikan.
Gadis itu sepertinya kaget dengan kedatangan Lisa yang terkesan tiba-tiba.
"Jangan takut, aku tidak berniat jahat padamu" kata Lisa hati-hati
Gadis itu menatap Lisa dengan lekat. Ia memperhatikan penampilan Lisa dari atas hingga ujung kakinya. Lisa sebenarnya agak risih ditatap seperti itu, tapi Lisa tidak bisa berbuat banyak dan membiarkannya.
"HEY BITCH! KEMARI KAU!"
Belum sempat gadis itu membalas ucapan Lisa, sebuah teriakan terdengar membuat keduanya kompak menoleh ke sumber suara. Lisa mengernyitkan alisnya heran menyaksikan tiga orang perempuan beserta dua orang laki-laki berdiri dengan angkuhnya, tak jauh dari posisi kedua. Sedangkan gadis tadi, ekspresinya berubah ketakutan. Tubuhnya sampai bergetar karena rasa takut.
"APA KAU TULI?! CEPAT KEMARI!" teriaknya lagi.
Gadis itu perlahan bangkit dari duduknya dan hendak berjalan ke arah mereka berlima, namun Lisa menahannya.
"Mereka mengganggumu?" tanya Lisa.
Gadis itu hanya menggeleng dan tetap menghampiri mereka. Lisa diam di tempatnya. Namun, matanya terus mengawasi interaksi yang terjadi di antara anak-anak SMP itu.
"Yak! Apa-apaan kalian!" teriak Lisa saat melihat gadis itu didorong hingga terjatuh.
Lisa berlari untuk menghampiri bocah-bocah SMP tersebut.
"Berhenti di sana dan jangan ikut campur, hyung!" si bocah laki-laki memperingati.
"Mwo? Dia memanggilku hyung? Ah tapi aku sendiri tidak yakin dengan gender-ku. Persetan lah!" gumam Lisa pelan, namun kaki panjangnya tetap melangkah mendekati mereka.
"Yak! Apa kau tuli, hyung?" seorang bocah laki-laki tinggi menghadang langkah Lisa.
Lisa hanya menatapnya datar. Tidak merasa takut sama sekali dengan tatapan datar yang bocah itu layangkan ke arahnya. Justru Lisa tertawa di dalam hati. Bocah ini belum tahu siapa Lisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
When Perfect Meet Trouble Maker [END]
Fanfiction"Arrgghhh...bisakah sehari saja kau berhenti mencari masalah?! Aku lelah, Lisa!" teriak Jennie frustasi. "Aku akan. Asal kau menjadi milikku!" tatapan Lisa menembus ke dalam mata Jennie. G!P 18+ 🔞🔞🔞
![When Perfect Meet Trouble Maker [END]](https://img.wattpad.com/cover/333048645-64-k878283.jpg)