#Part 49 (suami pengganti)

76 6 2
                                        

*Part sebelumnya*

Jungkook yang mendengar suara tembakan seketika menoleh ke arah kakaknya berada.

Jungkook: TIDAK!!!! (Teriaknya)
______________________________________________________________________________________

*Part selanjutnya*

Jungkook langsung berlari menghampiri Jimin yang sudah lemas di pelukan seseorang berpakaian serba hitam. Orang itu menahan tubuh Jimin yang mulai merosot kebawah. Jujur ia sangat terkejut dengan apa yang terjadi.

Jungkook: Hyung.... (Teriaknya) Hyung aku mohon bertahanlah. (Tangisnya melihat punggung Jimin yang mulai mengeluarkan banyak darah)

Jimin: (menatap adiknya) Jung.. aku sudah tidak kuat. A-aku sudah tau apa yang akan terjadi padaku. Karena itu aku menyuruh mu untuk tetap diam di mobil dan mengambil barang di bagasi. Akhhhhh.. (menahan sakit) Hyung.. aku s-senang bertemu denganmu. Walaupun hanya s-sebentar. (Ucap Jimin dengan rasa sakit yang begitu besar ia tahan)

Jungkook: Ani Hyung apa yang kau katakan, kau harus kuat. Kaja kita ke rumah sakit. Hyung... Hyung... Bangun Hyung (teriaknya melihat Jimin yang sudah tidak sadarkan diri)

...: (Menyentuh tangan Jimin) dia sudah tiada. (Ucapnya)

Jungkook: Hyung, apa kau bercanda! Tidak mungkin Jimin hyung meninggalkan aku dan yang lain. Katakan jika ini hanya sebuah candaan. Hyung.. jawab aku!

...: Ani, ini bukan candaan. Hyung mu sudah tiada, kau harus bisa ikhlas dan merelakan kepergiannya. Walaupun terasa berat, karena aku juga merasakannya. (Jawabnya lesu)

Jungkook: bagaimana dengan yn nuna, apa yang harus aku katakan. Dia pasti sedih mendengarnya (batin)

...: Kaja kita bawa Jimin, aku akan mengurus semua pemakaman nya.

Jungkook: (mengangguk)

Jungkook dan orang yang ia panggil Hyung itu pergi dari sana sambil membopong tubuh Jimin untuk di makamkan.

Mereka membawa Jimin ke rumah duka yang ada di negara itu. Tanpa menunggu lama pemakaman itupun di mulai. Jimin mulai di masukkan ke dalam peti dan di kebumikan. Jungkook tidak mengizinkan jika Jimin di kremasi karena ia ingin tubuh Hyung nya tetap utuh saat di kubur.

*Di pemakaman*

Jungkook: (mengusap nisan yang bertuliskan nama Jimin) Hyung.. aku harap kau bahagia di atas sana. Kau sudah lebih dulu bertemu dengan eomma dan appa. (Ucap nya) Aku akan menjaga nuna dan anak anak mu dengan baik di sini Hyung. Walaupun aku bingung harus mengatakan nya atau tidak (batin) beristirahatlah dengan tenang di sana Hyung. Aku menyayangimu (sambungnya)

...: Jim, kau belum mengatakan semuanya kepada Hyung. Tapi kenapa kau sudah meninggalkan Hyung, Jim. Apa permintaan mu jimin-aa, Hyung belum mendengarkan permintaan mu. (Batin) tapi apapun permintaan mu nanti, aku akan mengabulkannya (sambungnya) kook, Kaja kita pulang (ajaknya pada Jungkook)

Jungkook: nee Hyung. Jimin Hyung, aku pulang dulu nee. Ingat kata kata ku tadi. Selamat tinggal Hyung (ucapnya kemudian pergi perlahan meninggalkan makam Jimin)

*Skip*

Jungkook kembali ke hotel yang ia pesan kemarin bersama Jimin. Pria itu masuk ke dalam kamar hotel Jimin dan mengemasi barang barang kakaknya untuk ia bawa pulang ke rumah kakaknya.

Hah pulang ke rumah kakaknya? Kakaknya yang mana lagi?

Jungkook: (keluar dengan beberapa koper miliknya dan milik Jimin) Kaja Hyung (masuk ke dalam mobil)

Pria itu pergi dengan seseorang yang Jimin temui tadi. Setelah beberapa menit perjalanan, jungkook sampai di sebuah rumah mewah milik orang itu.

Jungkook keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah itu sambil menyeret kopernya.

sugar mommyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang