10

637 68 3
                                        

.



.




.

Sasuke menatap nanar gundukan tanah di depannya, dia merasa gagal. Dia gagal menepati janjinya pada sang ibu. Sasuke tidak menangis, tapi bukan berarti dia tidak sedih. Hanya saja air matanya benar-benar sudah habis.

Flashback

Di ruangan dengan penerangan yang samar, terdapat seorang pria yang terlihat kacau. Penampilan yang biasanya rapi, kini teracak-acak. Beberapa kali tangan nya terkepal erat, menunjukkan betapa emosi nya diri nya.

"Brengsek, wanita siluman." Matanya yang tadi terpejam mulai terbuka. Menampilkan bola mata sehitam langit malam itu.

"Berani-berani nya dia." Onyx menatap tajam foto wanita ditangannya. Wanita bersurai hitam merah jambu dengan paras yang memukau.

Wanita yang berhasil menambah kegelapan dalam kehidupan nya. Dengan lancang nya merenggut nyawa adik, yang amat ia sayangi.

Daisuke Uchiha, adik dari Sasuke Uchiha. Meskipun kembar, mereka berdua memiliki sikap yang sangat berbeda 180°. Jika Daisuke baik hati dan lembut maka Sasuke yang sebaliknya. Daripada kuliah Sasuke lebih memilih membantu sang ayah, Fugaku Uchiha. Namun ia tak pernah tampil di public. Ia lebih memilih bekerja dibelakang layar bersama Asisten kepercayaan nya, Kakashi Hatake.

Kakashi menghela napas gusar, sesuai dugaan. Respons Sasuke akan segila saat ini. Ia beberapa kali berusaha menenangkan atasan sekaligus sahabat, nya ini.

Jujur saja, Kakashi lah yang mengemban tugas menyelidiki kematian Daisuke yang begitu mendadak. Daisuke tidak memiliki riwayat penyakit. Dan Daisuke ditemukan tewas, di kamar miliknya. Ia dinyatakan overdosis obat tidur. Dan setelah penyelidikan Daisuke ternyata depresi. Penyebab utama nya adalah kekasih Daisuke sendiri, Sakura Haruno.

Sakura merupakan anak ketiga dari keluarga Haruno. Keluarga yang juga memiliki pengaruh kuat, namun tetap saja masih dibawah Uchiha.

Sakura terkenal dengan parasnya yang elok, namun jangan salah sangka. Ia adalah malaikat berhati iblis. Itulah sebutan yang selalu disematkan untuk wanita itu. Wanita yang suka mempermainkan para pria, simple nya playgirl. Satu-satu nya anak keluarga Haruno yang memiliki reputasi buruk. Sangat berbanding balik dengan keluarga nya yang terkenal mempunyai attitude yang baik.

Kakashi menggeleng, meletakkan kembali lima puluh lembar informasi mengenai Nona Sakura. Baru membaca sepuluh lembar saja ia sudah tak sanggup. Ia mengalihkan tatapannya kearah Sasuke.

.


.

"Menurut kamu balas dendam apa yang cocok untuk menghancurkan wanita itu?" Sasuke tersenyum sinis.

"Langsung eksekusi saja," saran Kakashi.

Sasuke mengeram. "Terlalu klise! Aku ingin sesuatu yang lain."

Sasuke kurang setuju, saran Kakashi memang simple hanya saja itu terlalu umum. Sasuke menginginkan sesuatu yang lain, sesuatu yang akan sangat menyakitkan untuk wanita itu.

"Culik dan siksa dia, jangan biarkan dia mati. Kita bisa menguliti kulit nya------dan menyiramkan garam setiap hari," ujar Kakashi. Kali ini ia memberi saran yang cukup sadis. Sasuke terkekeh, sesekali menutup wajah tampan nya.

"Ucapan yang membuktikan bahwa kamu layak menjadi orang kepercayaan keluarga Uchiha," tutur Sasuke. Kakashi sedikit tersipu. Mendapat pengakuan dari Sasuke adalah hal yang luar biasa.

"Namun-----aku kurang setuju, ada saran lain?"

Kakashi menghela napas berat, saran seperti apa yang di inginkan atasannya ini? Tiba-tiba terbesit ide dibenak nya, ia langsung tersenyum simpul.

"Tentu my lord," sahutnya dengan nada bercanda. Membuat Sasuke mendelik tak suka. "Bukankah bagi wanita, cinta itu segalanya?" Tanya Kakashi membuat Sasuke mengangkat satu alisnya.

"Kita telah menutup rapat kematian Tuan Daisuke, otomatis Nona Sakura tidak tahu kan?" Sasuke diam menunggu ucapan Kakashi yang selanjutnya. "Kau bisa menyamar menjadi Daisuke, buat wanita itu jatuh hati sedalam-dalam nya. Lalu tinggalkan, buat dia merasakan pedih nya cinta, seperti yang selama ini ia perbuat bagi orang lain. Hitung-hitung sebagai karma."

Tubuh Sasuke terangkat. "Kau gila? Saran yang membuang waktu ku, time is precious Shi," peringat Sasuke. Kakashi mengangkat bahu acuh.

"Come on, itu saran terbaikku." Kakashi berusaha meyakinkan Sasuke.

Setelah berpikir panjang, Sasuke tersenyum sinis. Ia berjalan meninggalkan ruangan yang redup itu. Mulai saat ini, ia memutuskan untuk menjadi karma bagi seorang Sakura Haruno. Ia akan membuat wanita manja itu merasakan pahit nya karma dan ia akan membalas sakit hati Daisuke selama ini.

Flashback off

To be continue...

Yang ikutin baik-baik dari awal pasti ngerti kalo ada fakta yang melenceng dari kejadian yang sebenarnya.

To Eunoia (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang