bag 27

3.8K 355 17
                                        

Mommy anin dan mamak yang lain sibuk menyiapkan daging,sosis dan bahan bakaran lainnya sedangkan anak-anaknya bagian yang ngerecok mamak-mamak nya di dapur.

"del coba deh cemplungin satu slice dagingnya ke bumbu yang diracik mommy anin, terus lu makan enak loh" celetuk olla diluar

"bisa-bisanya lu nyuruh gue,cobain aja sendiri" jawab adel sewot

"yehh gue nyuruh lu berarti udah pernah nyoba" ucap olla menahan tawanya

Dengan tanpa kata muthe segera mencobanya, sesuai dengan ucapan dari olla. "wlee..gak enak banget olla!" ucap muthe setelah mencoba, sesuai dengan perkataan temannya itu.

Olla segera melepaskan tawanya setelah melihat muthe melakukan sesuai dengan instruksi nya, "ya lagian muthe bisa-bisanya nurut apa kata olla" ucap freya

"muthe bisa-bisanya kemakan ucapan olla" ucap ashel sambil menepuk jidatnya

Yang lain hanya mentertawakan sedikit kebodohan muthe, yang percaya dengan ucapan olla manusia random di sirkel mereka. Mamak-mamak sibuk mengangkut bahan serta alat nya ke halaman belakang jadi gak tau kelakuan anak-anaknya.

Mari beralih ke ruang tamu, terlihat dua mamak yang masih menasehati anak-anak nya. "kaka kenapa?kok kayak gitu sama adeknya? biasanya juga akur." ucap mama gre lembut menatap sang anak dengan posisi berhadapan.

Pertanyaan yang sama mami chika lontarkan juga untuk anaknya. "adek juga kenapa? biasanya akur gak sebel-sebelan sama zee." membalas pelukan sang anak.

"zee duluan mami,adek gak peluk mama gre,tanya aja sama zee kenapa kayak gitu." jawab christy semakin mengeratkan pelukannya

Mama gre yang mendengar jawaban dari christy pun segera melontarkan pertanyaan lagi sama anaknya. "tuhh kata dedek christy, kaka nya yang kenapa,coba cerita sama mama?" desak mama gre menaikkan pandangan sang anak menjadi menatap nya

Zee pun akhirnya menceritakan kekesalan nya pada christy yang kemarin ia ajak untuk ikut mama gre periksa kandungan hingga cerita christy yang mengklaim adik bayinya itu. "aku gak suka ya,ini tuh adeknya zee ma,bukan adeknya christy! kalau dia mau adek minta aja sama mami chika." ucap zee mengutarakan isi pikiran nya sedari kemarin

"mami dengerkan alasannya zee terlihat menyebalkan hari ini" kata christy yang masih memeluk mami nya tanpa mau melepaskan sedikit pun, christy malas harus melihat zee.

"ya adeknya juga gak bisa mengklaim gitu aja dong, itukan memang adek nya zee." ucap mamai chika

"tapikan kata mama gre gak apa-apa, bareng-bareng,zee di panggil kaka aku di panggil cece atau gak cici." protes christy masih mempertahan kan pendapat nya.

"tuhh kan christy nyebelin ma..." rengek zee menatap mama gre dengan muka cemberutnya, "dia ngaku-ngaku adek bayinya kaka" lanjut zee

"ya gak apa-apa atuh ka,kan kaka anak baik, berbagai sama cece christy. Jadi adik bayinya banyak yang jagain nanti nya." kata mama gre meraup muka anaknya gemes

"gak mau!itu adek kaka zee gak bisa dibagi-bagi sama siapapun." kukuh zee

Mama gre pun menghela nafas, "iya ini adeknya kaka zee," ucap mama gre membawa zee kedalam pelukannya.

"maaf ya chik, moodnya lagi kurang baik nih kayaknya." sambung mama gre merasa tidak enak dengan temannya itu

Mami chika pun menampilkan senyumnya, "iya gak apa-apa ci, namanya juga anak-anak. christy juga moodnya emang lagi kurang baik maklum kecapekan ikut mami nya kerja jadinya kayak gini nih." balas mami chika menatap mama temannya itu yang ada di kursi sebrangnya.

"yaudah sekarang adek minta maaf sama zee ya" pinta mami chika akan melepaskan pelukannya tapi christy enggan melepas.

"kenapa adek yang minta maaf?kan zee duluan yang mulai." protes christy, engga melakukan sesuai dengan ucapan mami nya.

PUTRI KECILKU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang