bag 35

3.4K 340 14
                                        

Happy Reading.

-

--------------------------------------------------------
Mas Suami
Assalamualaikum mas,aku mau izin hari ini berangkat ke jogja untuk event nivea dan maaf belum bisa nyusul kamu ke singapore,tolong bilangin maaf juga ke dedek ya mas.
----------------------------------------------------------
Itu pesan singkat yang chika kirim pagi ini ke suaminya sebelum berangkat ke jogja.

”christy gimana kabarnya chik? rencananya kita bakal nengok hari rabu, pulang kita dari jogja.” ucap shani

Chika menghela nafas panjang, ”aku gak tau ci kabar anakku sekarang kayak gimana..” jawab chika menjeda ucapan nya.

Ci shani kaget mendengar jawaban dari chika, ”kok bisa gak tau? emangnya kamu gak jagain christy di rumah sakit?” sahut shani agak bingung dengan sahabatnya ini, masa gak tau kondisi anaknya sih?

Chika menggeleng, ”waktu ci gre ngasih kabar kalau christy masuk rumah sakit aku langsung datang ke rs gak lupa ngabarin sam juga,yang kebetulan dia baru nyampe rumah, terus kita ketemu di rs dan kemarin aku tinggal christy sama papi nya soalnya aku ada meeting bareng salah satu brend yang aku tunggu-tunggu banget kerjasama nya,tapi pas aku nyampe rs malam hari ruangan christy udah kosong.” beber chika menceritakan perihal yang sedang ia hadapi saat ini.

Posisi mereka berdua sedang berada di pesawat menuju Jogja bareng tim dan asisten masing-masing.

Shani kesal mendengar cerita dari sahabatnya ini, bisa-bisanya lebih memilih pekerjaan daripada anak sendiri, kalau ia ada diposisi sahabat nya ini pasti suaminya udah ngamuk-ngamuk dan bisa jadi ibu mertuanya juga memaki dirinya. ”ke mana mereka pergi nya?” tanya shani masih bisa menahan kekesalan nya agar tidak meluap detik ini juga.

”kata suster yang sempat nanganin christy, mereka pindah ke rumah sakit singapore.” jawab chika yang terkesan santai dimata shani.

Shani bingung harus menanggapi seperti apa,jujur ingin teriak biar sahabatnya bisa sadar dengan apa yang ia perbuat itu salah besar sebagai seorang ibu, walaupun anak kita sudah dewasa tapi ketika sakit yang lebih dibutuhkan itu pasti ibunya.

”emangnya sam gak ngasih tau kamu alasan kepindahan christy ke RS singapore?” tanya shani lagi.

”sam sempat ngabarin aku pada malam itu, dan mama kia juga sempat kirim pesan singkat..” balas chika menunjukkan pesan dari ibu mertuanya itu. ”tapi disitu ada nyinggung tentang kesehatan ayah sama christy,dan aku gak tau maksudnya apa, sampai saat ini semua orang gak ada yang angkat telpon dari aku ci.” lanjut chika

Shani geram ”kamu udah dikasih kode sama ibu mertuamu dan masih nggak paham juga Yesicca Tamara! Itu artinya ayah kamu lagi nggak baik-baik aja sama kayak christy.” ucap shani dengan penuh penekanan.

Chika diam mencerna ucapan cici nya itu,dan dia mulai sadar lalu melototkan matanya kaget sambil menoleh pada sahabatnya ini. ”tapi bunda gak ngabarin aku sama sekali ci, kemarin memang mereka izin ke singapura buat cek kesehatannya ayah.” ujar chika yang masih belum yakin banget dengan prasangka  dirinya

”kalau aku ada di posisi kamu suamiku udah pasti marah banget, bisa-bisanya kamu ngambil kerjaan di saat anakmu lagi sakit bahkan mungkin ayah kamu juga lagi sakit, bunda mungkin nggak ngabarin karena takut kamu khawatir, dan dia juga tahu kamu lagi repot jagain anaknya yang lagi sakit juga,tapi kenyataannya sekarang kamu malah berangkat ke Jogja bukannya ke singapura.” tekan Shani, lalu menepuk jidatnya, bingung dengan pemikiran sahabatnya ini.

”aku kemarin udah nolak sama manager ku tapi nggak bisa,kita kan udah tanda tangan kontrak artinya harus tetap profesional dong ci, salahnya ada di manager ku yang baru ngabarin kemarin malam pas aku lagi panik di perjalanan menuju rumah sakit.” bela chika

PUTRI KECILKU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang