Siang ini chika sedang bersiap untuk menjemput putrinya sekaligus mengantar ke rumah sakit untuk kontrol rutin ke poli penyakit dalam yaitu dokter spesialis paru-paru.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Outfit chika)
”bi saya berangkat dulu ya.” pamit chika pada art di rumah nya.
”iya nyonya, hati-hati nyetir mobilnya ya, sebenarnya bibi ngeri kalau lagi hamil bawa kendaraan sendiri tapi semoga selalu dalam lindungan gusti allah ya nyah.” balas bi inah
”iya amin bi,saya berangkat ya. Takutnya kaka nunggu kelamaan.” ucap chika segera menuju ke garasi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mobil Mercedes Benz putih pilihan chika untuk menjemput putrinya di sekolah. Selang 30 menit chika sudah sampai di lobby sekolah, mengantri dengan mobil-mobil yang lain. Barulah giliran chika yang sedikit maju ke depan sejajar dengan putrinya yang sudah menunggu seorang diri, sepertinya teman-teman nya sudah pada dijemput.
”kok mami nyetir sendiri.” ucap christy setelah masuk mobil.
”ya kalau gak mami yang nyetir kaka mau dijemput siapa?kan supri cuti dua-duanya.” jawab chika, sambil memakaikan sabuk pengaman untuk putrinya itu.
”tapikan bisa naik grab atau minta anter papi.” lanjut christy yang sebenarnya dia khawatir sama keadaan mami nya yang lagi hamil tapi nekat bawa mobil sendiri.
”lama ka nanti nunggunya, lagian mami kan sehat dan bisa nyetir jadi gak apa-apa lah.” jawab chika senang karena putrinya mengkhawatirkan dirinya.
Sekilas chika melirik anaknya, ”terimakasih ya udah khawatir sama mami and adek bayi.” tambah chika
”enggak apaan sih,orang cuma takut mami kecapekan kalau bawa mobil sendiri.” bantah christy. Chika hanya tersenyum menanggapi kegengsian putrinya itu.
Akhirnya mereka berdua tak bersuara lagi, hanya fokus ke kegiatan masing-masing. Chika fokus menyetir sedang christy hanya sibuk memejamkan mata nya untuk pura-pura tidur. Dan sebentar lagi mereka akan sampai di rumah sakit.
”mau ke rumah aunty gre gak nengok adik bayi nya lagi?” tanya chika melirik sekilas christy.
”boleh.” jawab christy singkat tanpa membuka matanya.