bag 59

4.2K 381 26
                                        

”suuut....udah sayang biar mami nya jelasin dulu ya.” ucap mama kia menyeka air mata christy yang tersisa

”ayo jelasin sekarang apa alasan kamu mau adopsi, kalau cuma karena kasian bunda rasa itu bukan alasan yang bisa diterima.” ucap bunda tya menatap putrinya

Chika mengangguk-angguk lalu menatap christy yang sedang berada di pelukan mama kia. ”alasan chika mau adopsi itu memang awalnya karena kasian ngeliat keadaan rumah nya yang bisa dibilang tidak layak, juga di usianya yang masih muda dia sudah harus berjuang untuk mencari makan dirinya sendiri, rasanya gak kebayang kalau posisi itu di umpamakan sama anak chika ma-bun,chika gak sanggup ngebayangin nya juga,ditambah chika merasa bersalah karena hampir mencelakai nya karena keteledoran chika saat berkendara pada malam itu.” jelas chika berhenti dulu untuk mengusap sedikit linang air mata di pelupuk matanya.

”kalau hanya karena rasa bersalah atas kejadian malam itu bukan berarti kamu bisa memutuskan untuk adopsi dia dong!kan bisa bertanggung jawab secara keuangan,udah selesai. Gak perlu repot-repot kamu urusin kehidupan nya lagi.” bantah bunda tya sedang yang lain hanya menyimak saja.

”tapi bun chika gak tega kalau membiarkan dia hidup sendiri, bahkan gak punya satupun keluarga, mas sam sempat nyari tau asal-usul nya dan memang dia sebatang kara, harta peninggalan orang tuanya diambil alih oleh kaki tangan papa nya,dia ditelantarin begitu aja, keluarga nya yang lain gak punya karena orang tuanya anak tunggal, oma-opa nya juga udah pada meninggal,dia sendiri bun. Coba bunda bayangin posisi itu ada pada cucu bunda?chika berencana adopsi biar christy bisa belajar berbagi dalam segala hal bun.” ucap chika yang malah memancing kemarahan suaminya.

”kamu gak salah ngomong kayak begitu,hah!” bentak sam menatap chika tajam. ”banyak cara untuk belajar berbagi tapi bukan berarti harus berbagi orang tua,dari awal saya udah bilang gak setuju sama keinginan kamu tapi kamu masih kukuh juga, terserah! saya gak mau ikut campur lagi sama keinginan kamu itu.” sambung sam segera menggendong christy keluar dari apartemen orang tuanya tapi sebelum sampai pintu putrinya malah mencegah sang papi untuk keluar.

”stop papi,kaka masih mau tau alasan mami yang lain dan bener kata niyang kalau kita menghindar akan semakin lama masalah ini selesai.” kata christy menatap dalam manik mata papi nya itu. Christy lega karena papi nya tidak setuju dengan rencana mami nya itu tapi dia juga masih penasaran alasan apa lagi yang akan mami nya itu utarakan.

Akhirnya sam pun menuruti keinginan putrinya dengan mereka kembali duduk di single sofa dan christy duduk dipangkuan papi nya.
”siapa anak yang akan mami adopsi, kasih tau kaka namanya,dan bila perlu kirim informasi tentangnya yang sudah papi selidiki.” ucap christy menatap chika dengan berani.

”nanti papi kirim hasil nya sayang.” sahut sam karena ia juga tidak mau menutupi apapun lagi dari anaknya, toh semuanya juga sudah terbongkar kan.

”nama nya Michellea Keyvara Alexandra dipanggil michie, dia anak yang waktu pagi kaka liat di rumah, yamg hampir mami tabrak pada saat mami perjalanan pulang ke rumah.” jelas chika singkat

”serius alasannya cuma karena mami kasian sama dia?” tanya christy lagi dan chika pun segera mengangguk.

Christy tersenyum kecil, ”mungkin sebelum nya michie hidup dengan orang tua yang lengkap, kehidupan yang mewah bahkan mama nya selalu ada untuk dia, tapi ketika orang tuanya meninggal semua itu lenyap dalam seketika. Coba mami putar ulang kehidupan aku, orang tua yang lengkap,kehidupan yang mewah,tapi sering ditinggal bekerja, sehari-hari bersama suster, bahkan rela tidur di ruang keluarga hanya untuk menunggu kalian pulang. Mami nggak kasihan sama aku pada waktu itu? Bahkan aku sampai masuk rumah sakit pun masih harus tetap menunggu kalian pulang!.” ujar christy turun dari pangkuan papi nya dan berdiri disebelah kursi papi nya.

PUTRI KECILKU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang