Keesokan hari, seperti biasa sam sibuk dengan pekerjaan kantor, christy harus sekolah sedangkan chika hari ini ada kegiatan jadi bintang tamu di salah satu acara tv dan akan ada tapping wawancara eksklusif bareng media insert.
”selamat pagi sayang,” sapa sam memeluk chika dari belakang tak lupa juga dengan tangan yang mengusap permukaan perut isterinya itu.
”pagi mas,udah mau berangkat?” balas chika yang langsung direspon anggukkan oleh sam.
Sam membalikkan badan chika agar menghadap nya, ”mas berangkat lebih awal soalnya ada meeting pagi ini bareng investor dari singapore,jadi gak bisa nganterin kaka dulu, maaf ya.” pamit sam, mencium bibir chika dan juga kedua pipi serta keningnya juga. Chika mengalungkan tangannya dileher suaminya dan balas mencium bibir sam sedikit lama.
”gak sarapan dulu? pamitan dulu sama anaknya bisa gak?” tanya chika melepaskan tangan nya dari suaminya itu.
”mas sarapan roti sama selai coklat sayang, gak akan keburu,sekertaris mas udah nunggu di kantor buat presentasi dulu sebelum mulai.” jawab sam menunggu chika selesai membuatkan nya roti untuk ia makan diperjalanan.
”yaudah hati-hati ya, semoga lancar pekerjaannya hari ini.” ucap chika setelah memberikan sarapan beserta satu botol minum yang sudah siap, tadinya itu untuk putrinya tapi karena suaminya mau berangkat jadi di kasihlah dulu sama suaminya itu.
”iya sayang amin,papi pergi kerja dulu ya adek, baik-baik diperut mami sampai nanti kita ketemu,muach.” ucap sam berpamitan dulu sama calon anaknya dengan memberikan beberapa kaki kecupan di perut chika.
Setelah nya sam segera berangkat dengan mengemudikan mobilnya sendiri karena kedua supirnya masih dalam masa cuti,sedang chika langsung menuju kamar christy.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sebelum menghampiri putrinya yang masih terlelap,chika membuka gorden terlebih dulu mengecek jadwal mapel juga buku-buku christy yang ada di meja belajar nya dan memasukkan kedalam ransel sang anak sesuai dengan jadwalnya hari ini, barulah chika duduk di sebelah kanan putrinya itu.
”kaka bangun yuk sayang,udah jam setengah enam tuh.” ucap chika dengan lembut mengelus rambut christy tak lupa menyingkirkan helaian rambut yang menghalanginya
Christy menggeliat tapi malah berpindah posisi menjadi ke kanan menaruh kepalanya di pangkuan chika lalu menenggelamkan wajahnya ke perut chika. ”bangun sayang,kaka kan mandinya suka lama nanti kesiangan loh nak.” ucap chika lembut terdengar oleh christy
”lima menit lagi mami,kaka masih ngantuk.” balas christy masih memeluk chika dengan wajah tenggelam di area perut mami nya itu.
”papi udah berangkat kerja loh ka.” ujar chika dan buat christy bangun dari tidurannya.
”kok enggak pamit sama kaka?ahh kaka marah sama papi!.” ucap christy dengan pasang muka cemberut.
”tadi mami udah suruh papi pamitan tapi katanya gak keburu, soalnya sekertaris papi udah nungguin buat presentasi dulu sebelum meeting sama investor luar.” jelas chika, bantu mencepol rambut christy.