Tian Xuning x ziyu (Magic pill💊) (4)

38.5K 810 54
                                        


"Tuan, apa sekarang aku bisa melihat wajahmu?" Ziyu yang lupa bahwa tubuhnya kini tidak mengenakan atasan sontak saja berbalik setelah bertanya.

"Eh, kenapa berbalik? bukankah kau ingin melihat wajahku?" Tian Xuning melingkarkan tangannya di pinggang pemuda hamil itu, sembari mengusap lembut perut Ziyu yang menonjol, lalu dia menempelkan hidungnya, mengendus perlahan ke kulit leher Ziyu.

"I ... ini memalukan, aku malu." Ziyu yang merasa geli ketika lehernya dicium beberapa kali lantas berbalik perlahan dan langsung menemukan tatapan tajam dari pria yang selama ini mengaguminya. "Tian Xuning-san ... " tangan Ziyu membelai wajah Tian Xuning dari pipi, mata hingga ke bibir.
Hidungnya mancung dengan kulit putih bersih, matanya mengerjap bersinar bak bintang di malam hari, Ziyu memandangi pahatan sempurna wajah penggemarnya tanpa berkedip.

"Aku tahu dan kau juga tampak lebih cantik jika dilihat secara langsung, kau lebih panas dari yang kukira." Tian Xuning segera mencium bibir Ziyu, melumatnya tanpa ampun, memainkan lidahnya menyisir seisi rongga mulut. Permainan lidah sangat intens bahkan mereka lupa masih berada di depan pintu kamar.

Keduanya benar-benar menginginkan satu sama lain. Ciuman terlepas menyisakan benang saliva bertaut di antara kedua bibir, nafas Ziyu ngos-ngosan karena selain berciuman, tangan Tian Xuning bermain di putingnya, memilin-milin niple yang sangat sensitif, hingga cairan susu merembes sedikit.

"Ahh... tuan, kau baru saja datang, apa kau tidak lelah?" ucap Ziyu sambil terengah.

"Tidak." Tian Xuning mencium bibir ranum itu lagi, mengulum dan bermain dengan lidah basah Ziyu, sambil berciuman Tian Xuning menggiring tubuh Ziyu untuk ke sofa.

Kini Ziyu duduk di atas pangkuan Tian Xuning, menatap wajah cantik tanpa polesan make up itu dengan seksama. "Cantik ... " gumamnya. Pandangan jatuh ke area dada, di sana penuh dengan bekas-bekas cairan susu. "Melihat dadamu membuatku haus." Iris kelam Tian Xuning kembali ke wajah Ziyu. "Boleh kah aku ... "

"Ya, tentu saja," sahut Ziyu secara tiba-tiba.

Padahal Tian Xuning belum sempat menyelesaikan ucapan tapi pria hamil di atas pangkuannya sontak mengatakan iya, menyadari hal itu Ziyu jadi malu lagi.

Tian Xuning menjulurkan lidah, menjilati puting yang menegang. Ujung lidah memutar di sekitar puting. Ziyu memejamkan mata, bibirnya melenguh ketika bibir Tian Xuning tiba-tiba menghisap kuat. Air susu terasa keluar dengan deras tapi kali ini air susu tidak keluar dengan sia-sia. Tegukan demi tegukan masuk ke tenggorokan Tian Xuning.

"Shhh... Ahh... tuan." Tubuh Ziyu melengkung, dadanya membusung ke depan, karena ukuran perut yang besar dia merasa sedikit sesak dengan posisi seperti ini. Perut tertekan bagian depan tubuh Tian Xuning. Tangannya menekan kepala pria di depannya.

Sesapan terus saja dilancarkan dan tangan Tian Xuning merayap ke bokong sintal, meremas kuat lalu menurunkan celana Ziyu hingga hampir setengah bokong putih itu terlihat jelas. Jari Tian Xuning mulai menjelajahi pantat berisi itu dan lubang crysan kembali basah oleh cairan pelumas alami. Dua jari langsung masuk menyentuh rektum, menggesek keluar masuk.

"Sayang, kamu sudah sangat basah." bisik Tian Xuning, setelah berucap dia lanjut menghisap puting kiri Ziyu yang masih penuh oleh air susu, Tian Xuning minum susu langsung dari sumbernya, ini adalah momen langka.

"Ahh ... Tuan bisa ahh berhenti, perut ku... "

"Ah... Gomen aku benar-benar lupa kamu sedang hamil. Apakah sakit?" Tian Xuning nampak panik, dia mengusap-ngusap perut besar Ziyu.

"Tidak, hanya saja sedikit sesak."

"Maaf, aku melakukan ini padamu, padahal kita baru saja bertemu."

"Kita memang baru saja bertemu, tapi kau bukan orang asing dan aku juga menginginkannya, jadi tidak apa-apa." Jelas Ziyu.

Melihat tak ada penolakan dari Ziyu, Tian Xuning meminta Ziyu mengubah posisi duduk. Kini pria hamil itu sudah telanjang sepenuhnya sedangkan Tian Xuning masih dengan pakaian lengkap, tapi berantakan dan penis besarnya juga mencuat keluar siap untuk dimanjakan.

Namun sebelum itu, Ziyu meminta kegiatan seks mereka direkam dia ingin mengabadikan momentum ini.

Ponsel diletakkan di atas meja dengan mode rekam. Ziyu kini duduk memunggungi Tian Xuning di atas pangkuan dia memposisikan penis besar itu pada lubang bawahnya. Karena hole yang sudah sangat basah, penis itu menerobos masuk dalam sekali dorongan. Benda kesejatian Tian Xuning kini tertanam di dalam lubang, "Akhh!" rintih Ziyu kepalanya terdongak.

Sedangkan Tian Xuning menggeram rendah, merasakan penisnya seperti dibungkus erat.

Ziyu mulai nenggerakkan pinggulnya. "Ohh... tuan, milikmu sangat besar, aku merasa bayi di perut bergerak terus."

Tian Xuning tersenyum. "Ya mungkin mereka senang saat milikku berkunjung ke dalam."

"Ahh ahhh... " desahan Ziyu bertambah nyaring, tapi sesekali dia mengigit bibirnya. Penis besar menumbuk titik sensitif Ziyu berulang kali, kenikmatan ini tidak bisa dilukiskan.

Tian Xuning yang tadi diam, kini juga ikut menggerakkan pinggulnya.
Suasana ruang tamu bertambah panas.

Kedua tangan Tian Xuning bermain di dada Ziyu, meremas dan menekan hingga air susu mengalir deras, Ziyu mengigit bibir bawahnya saat merasakan perutnya mengencang dan bertambah bulat. Akhh.... terasa semakin membesar...
Ohhh, Ahhh..." pinggul terasa kebas, bagian hole juga ngilu. Dia tidak bisa membedakan apakah ini sakit karena benda keras yang keluar masuk di dalam rektumnya atau karena pergerakan bayi semakin turun.

"Sebentar lagi sayang aku akan keluar." Tian Xuning mengangkat bokong Ziyu, menusukkan penisnya semakin brutal.

"Akhhh... tuan aku ahhhhhh..... " perasaan Ziyu bagai terhenyak oleh dorongan nafsu, menghantarkan dia pada gelombang kenikmatan tak berbatas dan di detik selanjutnya cairan putih kental muncrat dari ujung penisnya.

Gerakan Tian Xuning yang tak beraturan membuat tubuh lemas Ziyu berguncang, perut buncit itupun seakan-akan bergolak dari dalam, Ziyu yang tenggelam dalam pelepasan tak kuasa menahan bobot tubuhnya yang lemas, punggungnya bersandar sepenuhnya di dada Tian Xuning. Riak napas panas penuh nafsu bergejolak di telinga Ziyu hingga geraman itupun menggema, dibarengi tubuh bergetar pria yang diduduki, sekaligus cairan hangat yang menyembur kuat di dalam hole basah miliknya,

Tbc

Random StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang