2 tahun berlalu, dan sekarang Caca menduduki bangku kelas 12. Hari-hari berlalu dengan begitu cepat dan hanya tinggal 1 tahun lagi Caca akan lulus dan menjadi seorang mahasiswi. Dia berharap bahwa 1 tahun terakhirnya akan berjalan dengan lancar, tidak ada masalah, dan damai seperti tahun-tahun yang lalu.
Tapi sayangnya Caca benar-benar sial, dia harus mendapatkan kelas dimana terdapat begitu banyak anggota ke-3 geng yang selalu membuat masalah. Terlebih lagi sang ketua geng Trething, dia berada dikelas yang sama dengan Caca. Begitupun dengan kekasihnya, Raissa Fazzela Putri, yang dimana sekarang jabatannya adalah wakil ketua geng The Grils Tiran.
Entah hari-hari seperti apa yang akan ia hadapi, tetapi Caca merasa bahwa ia bisa melewatinya. Bukan hanya kesialan yang dia terima, tetapi keberuntungan pun masih tetap bersama dengan Caca. Dia tidak mengira akan berada dikelas yang sama lagi dengan teman-temannya. Diamana saat kelas 11 mereka terpisah dan harus berada dikelas yang berbeda-beda.
Shinta, Licia, Indah, dan juga Bellova, Caca tidak mengira bahwa ia akan berada dikelas yang sama bersama mereka lagi. Meskipun dia merasa kesal karena harus berada dikelas yang sama dengan ketua geng Trething, kekasihnya, dan juga temen-temennya. Tetapi dia senang, karena bisa bersama lagi dengan teman-temannya ditambah dengan sahabatnya Bellova.
■■■
"Sumpah gue gak nyangka kita semua bakalan sekelas lagi" ucap Shinta kepada teman-temannya dengan begitu terharu.
"Iya gue juga sama" jawab Caca yang sedang terisak tangis karena bahagia.
"Udah-udah, jangan lebay deh" ucap Licia kepada kedua temannya yang mulai menggila karena senang.
Mereka semua tidak menyangka bahwa mereka akan berada dikelas yang sama. Shinta dan Caca yang sedang kegirangan hingga tidak bisa berhenti mengecoh, Indah yang terus menangis karena terharu, Bellova yang sedang menenangkan Indah, dan Licia yang sedang berusaha mengurus Shinta dan Caca yang lepas kendali karena kegirangan. Seluruh kelas dibuat ricuh oleh mereka ber-5.
"Woi, berisik amat sih, ini tuh bukan RSJ yang nampung orang gila" teriak Rafael sang ketua Trething kepada Caca dan teman-temannya.
"Ya suka-suka kita lah, inikan bukan sekolah lo" Licia yang kesal karena dirinya dan teman-temannya yang diejek, tanpa rasa takut dia meneriaki sang ketua geng yang dikenal sangat kejam itu.
"Wah gila ya lo Cia?, lo neriakin si Rafael, lo tau kan dia tuh kejam banget ke orang-orang yang ngelawan dia!" bisik Shinta kepada Licia dengan panik.
"Heh, lo siapa yang berani nyolot kek gitu ke ayang gue?" tanya Raissa yang tidak terima kekasihnya diteriaki seperti itu.
"Ayang, ayang, sekolah tuh tempatnya buat belajar, bukan buat pacaran" ucap Licia kepada Raissa.
"Lo berani juga ya."
"Awas lo ya."
Raissa yang tidak terima dengan perkataan Licia berjalan mendekati Licia dan langsung menarik rambutnya. Begitupun dengan Licia, tidak terima rambutnya ditarik begitu saja, dia melawan dengan menarik balik rambutnya Raissa. Maka tidak bisa dihindari lagi, aksi saling menjambak rambut pun terjadi.
Raissa dan Licia yang tidak henti-hentinya bertengkar dengan saling menjambak rambut satu sama lain, bahkan Rafael yang dimana dia adalah kekasih dari Raissa, tidak mencoba untuk memisahkan mereka, dan justru dia malah terlihat sangat menikmatinya. Sementara Caca dan teman-temannya yang mencoba untuk memisahkan mereka berdua selalu gagal, entah bagaimana, tetapi tenaga teman mereka itu 'Licia' dia benar-benar kuat begitupun dengan Raissa. Semua orang yang mencoba memisahkan mereka berdua justru terpental karena tenaga yang begitu kuat dari kedua wanita itu.
Raissa dan Licia baru bisa dihentikan setelah guru-guru memisahkan mereka berdua. Dan mereka langsung dibawa ke ruang BK.
■
■
■
■
■
Segini dulu ya, see you next chapter, by by👋
KAMU SEDANG MEMBACA
5 Kisah [ END ]
RomansaKehidupan yg menyakitkan, kisah cinta yg di penuhi lika-liku, kisah yg penuh dengan drama dan plotwist yg tidak diduga-duga Langsung baca aja ya, jangan lupa difolow sama kasih votenya ya 😊👍
![5 Kisah [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/321369674-64-k326847.jpg)