"She knows?!" Regy membelalak. Gelas kopi di tangannya nyaris tumpah kalau saja Fael tidak menangkap lebih dulu.
Fael mengangguk singkat.
"But how?"
Pertanyaan Regy valid. Bagaimana Sora bisa tahu sedangkan Kylo mengunci rahasia percintaannya rapat-rapat dari orang lain? Regy dan Fael saja tahu karena tak sengaja memergoki riwayat akun Tokopedia Kylo yang berisi pembelanjaan sebuah tas tangan wanita. Terpaksa Kylo mengaku, daripada dianggap yang tidak-tidak?
"Pas detensi di perpus kita nggak sengaja ngelihat mereka ciuman."
Fael berharap Regy tidak bertanya lebih jauh. Bahkan sampai sekarang otak Fael masih belum beres akibat kejadian di perpustakaan tempo hari.
"Oh sh*t..." Regy mengiba. "Kylo pasti habis sih sama Sora."
Benar tebakan Regy.
"Gue di-bully."
Kylo melapor, datang dengan langkah gontai menghampiri kedua sahabatnya. Ia menyandarkan punggung di kursi dan menarik napas dalam-dalam. Dari semua orang di dunia ini yang bisa memergokinya, KENAPA HARUS SORA?
Mata Kylo langsung menyala sengit melihat Sora sengaja mengambil jalan di dekat tempat duduk Kylo. "Pokoknya dia harus sungkem sama gue dulu!" Sora melempar ultimatum dengan dagu terangkat sambil lewat.
"Makanya, kalau punya pacar tuh biasa aja. Nggak usah pakai rahasia-rahasiaan segala."
Kylo berdecak menyindir petuah Regy. "Kayak lo? Pamer mesra-mesraan di mana-mana sama Kinan?"
Regy cuma diam mendengar Kylo menyebutnya norak. Percuma adu mulut dengan Kylo kalau dia sedang bad mood. Kylo bisa menyeret argumen lawan sampai ke dasar jurang.
Sora adalah satu-satunya yang bisa menang dari Kylo karena Sora akan menoyor kepala Kylo tiap satu kata yang Kylo ucapkan.
"Tapi mending ketahuan Sora kan daripada emak lo?" Fael mencoba menghibur.
"Sama aja! Mereka berdua sama aja!" Kylo mengibas udara.
Farina tiba-tiba melompat masuk dan memberi pengumuman. "Guys, pelajaran olahraga kita digabung sama kelas X2! Ditunggu Bu Olin di gymnasium!"
"Kelas X2?" Sora merasa familiar dengan kelas X2.
Ternyata Sora tidak sendiri. Fael juga merasakan hal yang sama. "Itu kan—"
"Kelasnya Kinan."
Kylo menyelesaikan kalimat Fael. Ia tak bisa menyembunyikan wajah muaknya. Pertama, dia memang benci pelajaran olahraga. Kedua, dia sedang malas melihat Regy dan Kinan menye-menye padahal dia sendiri sedang tertekan oleh Sora perkara punya pacar.
Di kelas X2, ketua kelas memberi pengumuman serupa. "Kelas olahraga kita digabung sama kelas XIA4!"
Cewek-cewek langsung heboh menggoda Kinan. "Eh, itu kan kelasnya Kak Regy!"
"Kinan, ciyeee!"
"Ih, senengnya olahraga bareng pacar!"
Kinan tersipu menundukkan kepala pura-pura mencari sesuatu di dalam tas. "Apaan sih?"
Tepat saat itu, Regy, Fael, dan Kylo kebetulan melewati kelas X2 menuju ke gymnasium.
"Eh panjang umur! Orangnya lewat!"
"KAK REGY! KAK REGY!"
Mendengar namanya dipanggil seisi kelas, Regy pun menoleh.
"KAK REGY DICARIIN KINAN NIH!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Under My Sky
Teen FictionIni bukan sekadar kisah anak SMA. Ini adalah perjalanan tentang berdamai dengan luka masa lalu, bangkit dari titik terendah, dan belajar membuka hati untuk percaya kembali. Tentang kehangatan yang lahir dari persahabatan, serta keberanian untuk mene...
