"Perjanjian? " ucap Rendra
"Apa mau lo gue bakal turutin semua yang lo mau" ucap vano
"Gue mau, lo sama seluruh gang lo buat stop bully orang yang ga bersalah atau malak orang and lo juga harus berhenti buat kerusuhan dimanapun itu, ubah seluruh kegiatan negatif lo jadi kegiatan yang positif dan satu lagi"
Vano menaikkan salah satu alis nya "apa? "
"Gang lo dan gang gue termasuk TDQ baikan"
"Oke gue turutin"
"Inget kalo lo langgar itu semua apa akibatnya"
Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi Rendra dan zaidan pun meninggalkan lokasi tempat mereka balapan oh ya untuk motor Rendra itu di step sama zaidan
"Van " ucap putra tiba tiba membuyarkan lamunan vano
"Paan"
"Lo yakin bisa lakuin itu semua? "
"Harus lah resiko nya aja gede"
"Emang apaan? "
Vano menghela nafas berat "kalo gue langgar itu gue bayar mereka 1m dan gue bakal masuk penjara atas tuduhan perampokan, pembuat onar, dan banyak lagi apa lo lupa apa yang udah kita lakuin selama ini itu melanggar hukum" jelas Vano
"Gila yang bener aja siapa yang buat perjanjian kayak gitu? "
"Gue"
"Lo lupa apa gimana sih? Rendra itu udah di nggap raja jalanan dia udah beberapa kali menangin lomba balapan manapun ga pernah kalah bahkan gang yang di akui punya bakat balap bagus aja kalah sama Rendra"
"Gue tau, " Vano mengacak rambutnya kasar
--💐💐--
Zaidan dan Rendra pun sampai di depan rumah Rendra , zaidan ingin menjemput adiknya karna waktu sudah menunjukkan pukul 01.23
"Masuk aja gapapa" ucap Rendra, zaidan menjawab dengan anggukan kecil
"Abanggg" ucap eiden
"Kok eiden belum tidur besok bangun nya kesiangan lohh" ucap zaidan
"Hehe sengaja soalnya mau nungguin bang zaidan pulang "
"Yaudah pamit dulu sama kakak cantik, kakak ganteng, sama tante yaa"
Eiden pun mengangguk kecil lalu berjalan menuju Rendra "kakak ganteng eiden pamit pulang yaa, kakak cantik eiden pulang yahhh besok main lagii, tante cantik eiden pulang yaa" ucap eiden
"Iya eiden hati hati yaa besok main lagii" ucap vania
"Iyaa main aja kesini kalo udah pulang sekolah main sama kakak cantik yaa" ucap nauren
"Iyaa eiden bakal sering sering main kesini eiden bahagia cuma di sini hehe, iya kan abang"
"Ahh? Iya" ucap zaidan gugub
"Zaidan, tante boleh ngomong sesuatu ga sama kamu? " ucap vania
"Boleh tan ada apa ya? "
"Ini nomor saya nanti saya kabarin "
"Oh iya tan, kalo gitu kami pamit pulang dulu ya permisi"
"Iyaa" ucap nauren, Rendra, vania bersamaan
Zaidan dan eiden pun berjalan menuju luar rumah Rendra mereka tau apa yang terjadi di rumah nya nanti mereka menyimpan semua mental mereka untuk membuka pintu rumah nya
KAMU SEDANG MEMBACA
SEMESTA
Novela Juvenilsemesta menceritakan seorang anak kembar yang hidup dalam keluarga yang harmonis dan tidak pernah ada kekerasan dalam keluarga mereka nauren soraya seorang wanita yang selalu merasa bahagia berkat abang nya narendra maheza seorang lelaki yang sela...
