Kringg kringg
Bell pulang berbunyi, yangyang seakan akan mendengar alunan indah dari arah ruang guru. Anak anak manusia berjalan beriringan di koridor yang mengarah ke parkiran motor.
"Gue denger denger sekolah mau diliburin." jeno memberi tahu teman temannya, tanganya menghitung.
1...
2...
3...
"Diberitahukan kepada seluruh siswa/i bahwa sekolah akan diliburkan karena akan ada renovasi. Sekali lagi bla bla bla..."
Suara bu yoona menggema keseluruh penjuru sekolah, siapa sih yang ga kenal bu yoona? Udah cantik, baik, kaya lagi, alasan lainya karena dia guru sih.
"Suaranya aja cantik banget" Jaemin
"Kek orang cabul lu, Na." Ucap Shotaro.
"Btw, masa kita libur gini gini doang sih." ucap yangyang, kalo cuma di rumah, lebih baik dia sekolah aja.
"Emang kalo libur lu berubah jadi ultraman gitu?" Renjun.
"Iyain dah."
"Nginep skuy, di rumah gue aja" entah keberanian dari mana, jeno menawarkan mereka agar menginap di rumahnya tanpa takut tentang ayahnya yang tiba tiba datang hanya untuk sekedar memukuli jeno atau bermain bersama wanita malam.
"Wihh boleh tuh."
"Gass."
"Asikk makan gratis."
"Makan gratis hidung lu warna warni? Kumpul duit lah gobs." Ucap Jeno sinis.
Berbeda dengan reaksi kawanya yang antusias, jaemin justru bingung plus panik.
"Bapak lu gimana ogeb?" Tanya jaemin tanpa suara, jeno yang sadar akan hal itu langsung meng ss chat dirinya dengan sang ayah beberapa waktu lalu dan mengirim ke kontak jaemin.
Ting!
Pesan masuk, jaemin membuka hpnya dan membaca chat tersebut.
Ayh :
Saya tidak pulang minggu ini
(12.30)
Y udh
(Read)
Jaemin hanya membulatkan mulutnya usai membaca pesan itu.
Anak manusia mulai menaiki kendaraan masing masing, mereka keluar dari kawasan sekolah. Daripada kembali kerumah masing masing dan beristirahat, mereka lebih memilih ke kafe 127 yang sudah dicap sebagai tempat nongkrong langganan.
"Pesen apaan lu pada?" Tanya pelayan kafe yang sudah akrab dengan anak manusia, kita sebut saja bang jepri.
"Kaya biasa bang." Renjun
"Oke."
"Lu pada datang ke rumah gua malam aja ye." ucap jeno yang hanya dibalas anggukan paham sama yang lain.
"Gue agak telat datangnya, biasa" Yangyang.
"Mau disamperin ga nih?" Tanya Haechan.
Yangyang menggeleng, "Kaga usah, kafe tutup cepet hari ini"
"Tau ga sih." haechan memulai pergibahan dengan serius.
KAMU SEDANG MEMBACA
MANUSIA SQ || 00L
FanficManusia SQ "TUHANNN, KENAPA TEMEN GUA KAGA ADA YANG WARASS" Jaemin. "Tau ga apa bedanya kamu sama kupu kupu. kupu kupu terbang dilangit, kalo kamu terbang di hati aku" Jeno. "INI MASIH JAM 4 PAGI ANJIR" Renjun. "BU SITI, SAYA UTANG DULU YA, BAYARNYA...
